Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Kantor Satpol PP, Kantor DPRD Dan Kantor Walikota Tangerang Digeruduk Ratusan Aktivis Meminta Kabid Dan Kasie Gakumda Di Copot

By On Rabu, Agustus 13, 2025







Kota Tangerang, Ratusan Jurnalis yang tergabung dalam beberapa organisasi Media dan berbagai dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Tangerang mengadakan aksi demo di depan kantor Satpol PP Kota Tangerang. Pada Rabu (13/8/2025) 






Selanjutnya, Aksi tersebut berlanjut  menuju pusat pemerintahan (Puspem) Kantor Walikota Tangerang menggunakan mobil komando yang digunakan untuk berorasi dalam menyampaikan beberapa tuntutan kepada instansi terkait. 


Sambil membentangkan poster dengan berbagai tulisan dan spanduk, Dalam orasinya itu menuntut bahwa kinerja Satpol PP Kota Tangerang bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) dinilai tidak transparan dan sangat lamban dalam sajian pelayanan yang menyangkut terkait bangunan tanpa PBG. 


Koordinator aksi, Syamsul Bahri, ketua GWI DPD Provinsi Banten yang juga Pimpinan Redaksi (Pimred) dari Focusflash, dengan tegas menyampaikan bahwa pentingnya penerapan Undang- Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dan Undang- Undang Keterbukaan Informasi Publik No.14 Tahun 2008. 


"Dengan seruan aksi damai ini, serta seruan untuk menegakkan Undang- Undang Pers dan Keterbukaan Informasi Publik, hari ini demokrasi terancam karena salah satu lembaga Pemerintah yang seharusnya melayani rakyat justru membatasi ruang gerak jurnalis. Apa yang terjadi dengan Satpol PP Kota Tangerang bukan hanya masalah personal, tetapi kegagalan lembaga dalam memberikan pelayanan yang transparan kepada kami, para jurnalis dan LSM,”ujar Syamsul Bahri dalam orasinya. 


Dia menjelaskan bahwa aksi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Yang pertama dilakukan di halaman kantor Satpol PP pada tanggal 3 Juli 2025 dan kali ini bertepatan dengan refleksi menyambut HUT RI yang ke 80, demo tetap dilakukan di halaman kantor Satpol PP dan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang. 


"Satpol PP Kota Tangerang belum memberikan layanan informasi yang transparan kepada media, terutama saat diminta klarifikasi terkait penegakan Peraturan Daerah di Kota Tangerang. Saya berharap 

aksi ini akan memberikan masukan kepada Satpol PP Kota Tangerang untuk memperbaiki sistem pelayanan informasi kepada wartawan dan LSM,"urainya. 


Syamsul meminta, Jika tidak ada perubahan, dirinya bersikeras bahwa mereka akan terus mengingatkan akan pentingnya transparansi dan komunikasi dalam era keterbukaan informasi publik saat ini.


Ditempat yang sama, Slamet Widodo, yang akrab disapa Romo, selaku ketua LSM Geram DPC Kota Tangerang, mengatakan bahwa Satpol PP Kota Tangerang seharusnya menjadi garda terdepan untuk Penegakan Perda, bukan untuk simbolis jadi penonton di tengah maraknya pelanggaran. 


"Fakta di lapangan menunjukan adanya pembiaran terhadap segala aduan masyarakat. Seolah hukum hanya berlaku untuk kaum lemah, sementara pelanggar yang punya kepentingan tertentu justru dibiarkan,"kata Romo. 


Romo menjelaskan bahwa inilah alasan para jurnalis dan LSM untuk mendesak Walikota Tangerang untuk segera mencopot Kasatpol PP, Kabid dan Kasie Gakumda. 


"Jika tidak, pembiaran ini akan terus menggerogoti kepercayaan publik, melemahkan wibawa Pemerintah dan membuka ruang bagi pelaku penyalahgunaan wewenang." Jelasnya 


Senada disampaikan Sekjen DPC GWI Kota Tangerang, Coki Siregar mengatakan bahwa orientasinya adalah untuk menekankan pentingnya perlindungan terhadap wartawan sebagai kontrol sosial dan LSM sebagai pengawas keadilan.


"Ini Kasatpol PP bersembunyi tidak tau dimana. Kami berharap agar Kasatpol PP bertanggung jawab atas bobroknya kinerja pelayanan yang amburadul,"paparnya


Dia melanjutkan, bahwa Satpol PP jangan diam, jangan membisu. Kami punya media untuk mengontrol kinerja Satpol PP. Ini sebagai pintu masuk untuk SKPD yang lain. 


Selain itu, Mereka juga menuntut untuk menghentikan segala bentuk pungli dan sigap saat masyarakat memberikan informasi terkait pelanggaran dalam progres proyek pembangunan yang melanggar. 


Dan inilah beberapa tuntutan- tuntutan yang mereka sampaikan. Tuntutan tersebut mencakup :


1.Copot Kasatpol PP Kota Tangerang yang tidak tegas terhadap bawahannya dalam menjalankan tugas. Dan Copot Kabid dan  Kasie Gakumda Kota Tangerang yang diduga "bermain" serta lamban dalam pelayanan dan pengaduan yang molor. 


2.Tutup dan tindak tegas seluruh pelaku usaha yang mendirikan bangunan tidak memiliki dasar hukum seperti izin yang resmi dari Dinas terkait. 


3.Berikan kepastian atas dasar pengaduan masyarakat, jangan menimbulkan ketidakpercayaan publik kepada Satpol PP. Tumpas oknum petugas yang bermain, kami minta adanya keterbukaan. 


4.Kami meminta agar Peraturan Daerah (Perda) dijalankan oleh Satpol PP dengan profesional sesuai kewenangannya dalam melakukan penegakan dan penertiban. 


5.Kembalikan tugas pokok Satpol PP dalam Penegakan Perda. Menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat. 


6.Proses pengaduan yang tidak ada keterbukaan, kami menduga Satpol PP tidak netral dan terkesan adanya permainan yang diduga dilakukan oleh oknum petugas. 


Dalam aksi demo secara damai tersebut, Ratusan jurnalis dan LSM yang tergabung dalam "Aksi Wartawan Dan LSM Tangerang Raya Bersatu," Diantaranya meliputi: Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Asosiasi Kabar Online Indonesia (Akrindo), LSM Geram, LSM BP2A2N, LSM PKN, LSM Aliansi lndonesia, LSM Garuda, LSM Investigasi Negara, LSM Pewarna, LSM KGI-ai serta ratusan jurnalis dari berbagai Redaksi bersatu dalam aksi menuntut penerapan pelayanan yang lebih baik dan transparansi di Satpol PP khususnya di bidang Gakumda.(Red)

Toko-toko Menjual Obat Daftar G di Kota Tangerang dikatakan Pelayannya Milik "Bos Bewok"

By On Selasa, Agustus 05, 2025








Foto : Toko yang menjual obat tramadol dan exsimer di wilayah kota Tangerang.

Kota Tangerang - xbintangindo.com --

Peredaran obat-obatan terlarang jenis daftar G di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota kian merajalela. Kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat Kota Tangerang dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah. Namun, di balik citra tersebut, praktik penjualan obat keras tanpa izin semakin terbuka tanpa pengawasan yang ketat dari aparat penegak hukum (APH). 03/08/2025.








Sejumlah titik rawan seperti wilayah Pinang, Pasar Bengkok, Kunciran Induk, Cipete Pakojan, Jalan Baru Pinang, Jalan Benteng Betawi, hingga Batuceper, diduga menjadi lokasi aktif penjualan obat terlarang. Ironisnya, aktivitas ilegal ini telah berjalan begitu lama dan nyaris menjadi hal biasa di tengah masyarakat


Para pedagang obat terlarang menyamarkan toko mereka dengan menjual kosmetik, tisu, hingga minuman kemasan seperti teh sisri, sehingga sulit dikenali kecuali oleh konsumen tetap. Pembelinya pun rata-rata berasal dari kalangan usia produktif, yakni 20 hingga 30 tahun, yang sudah menjadi pelanggan setia.


Obat-obatan seperti tramadol dan hexymer—yang termasuk daftar G dan seharusnya hanya bisa dibeli dengan resep dokter—diperjualbelikan secara bebas. Hal ini tentu menjadi ladang bisnis yang sangat menguntungkan bagi para pelaku, namun di sisi lain memberikan ancaman besar terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.


Obat-obatan ini, ketika dikonsumsi secara tidak tepat dan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan ketergantungan hingga gangguan mental serius. Warga menyampaikan kekhawatiran mereka dan meminta Kapolres Metro Tangerang Kota untuk segera bertindak dan menutup toko-toko obat ilegal yang telah “mendarah daging” di berbagai sudut kota.


“Ini bukan sekadar bisnis ilegal, tapi sudah masuk ke ranah kejahatan terhadap masa depan anak bangsa. Kami berharap aparat bertindak tegas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Menurut Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pelaku pengedar obat terlarang tanpa izin edar dapat dijerat Pasal 435 jo. Pasal 436 ayat (2), juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.


Masyarakat berharap pihak berwenang tidak lagi tutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil langkah konkret demi menjaga kesehatan dan moral generasi muda Kota Tangerang. 


Salah aktivis anggota LSM Penjara Ahmad Nasiman Setiawan. Yang saya tau dan mendapatkan informasi dari teman-teman aktivis bahwa toko-toko obat ilegal yang berada di wilayah kota Tangerang tersebut milik bewok, karena setiap ditanyakan ke pelayan toko yang menjual obat tramadol dan exsimer mengatakan jika bos mereka dipanggil "Bewok". Red xbi//.*

Pelantikan Pengurus SMSI Kota Tangerang Periode 2025-2028 Berjalan dengan Khidmat

By On Selasa, Maret 18, 2025





Kota Tangerang, – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangerang resmi melantik pengurus baru periode 2025-2028 dalam sebuah acara yang penuh semangat dan kebersamaan. Acara ini menjadi momentum penting dalam perjalanan SMSI Kota Tangerang, yang telah delapan tahun berkiprah sebagai wadah media siber yang bermitra erat dengan pemerintah setempat. Tangerang Pakons Prime Hotel Jl. Daan Mogot No.62, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Senin, (17/3/2025).


Pelantikan ini dipimpin oleh A. Fauzi Chan, Sekretaris Jenderal SMSI Provinsi Banten, yang mewakili Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Fauzi Chan menekankan bahwa SMSI harus terus berkembang sebagai organisasi yang profesional dan berintegritas dalam dunia jurnalistik.


SMSI Kota Tangerang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepada masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi hal yang sangat penting agar informasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata, ujar Fauzi Chan.


Acara ini juga menjadi momen penghormatan bagi almarhumah plt Ayu Kartini ketua SMSI Kota Tangerang, yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas Ketua SMSI Kota Tangerang. Ia dikenang sebagai sosok pelopor yang berjasa besar dalam membangun dan mengembangkan SMSI di Kota Tangerang. Kini, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Azhari Zaki Alqodri ST, yang secara resmi dilantik sebagai Ketua SMSI Kota Tangerang.


Dalam pidatonya, Azhari Zaki Alqodri menegaskan komitmennya untuk membawa SMSI Kota Tangerang ke arah yang lebih baik dengan memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak.


Kami berkomitmen untuk menjadikan SMSI Kota Tangerang sebagai organisasi yang lebih solid dan terus bersinergi dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat dalam menyebarkan informasi yang objektif dan berkualitas, ujar Azhari.


Dukungan Penuh dari Pemerintah Kota Tangerang


Pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang, H. Nurhidayatullah, S.IP., M.Si., serta Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik, Ian Chavidz Rizqiullah, S.STP. Dalam sambutannya, Sekdis Kominfo Kota Tangerang menyampaikan pentingnya peran media dalam pembangunan daerah.


Kami sangat mengapresiasi keberadaan SMSI Kota Tangerang yang selama ini turut serta dalam penyebaran informasi yang membangun. Mari bersama-sama kita kolaborasi untuk menjadikan Kota Tangerang semakin maju dan informatif, ujar Nurhidayatullah.


Senada dengan itu, Ian Chavidz Rizqiullah menegaskan bahwa Kominfo Kota Tangerang siap bekerja sama dengan SMSI untuk memperkuat diseminasi informasi kepada masyarakat.


Media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik yang sehat. SMSI sebagai organisasi media harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan berita yang benar dan berimbang. Kominfo Kota Tangerang siap berkolaborasi untuk membangun Kota Tangerang yang lebih baik, tegas Ian.


Sebagai bagian dari keterlibatan pemerintah dalam acara ini, Ian Chavidz Rizqiullah juga mengadakan kuis interaktif terkait lima program unggulan Pemerintah Kota Tangerang. Peserta yang berhasil menjawab dengan benar berkesempatan mendapatkan hadiah buka puasa bersama.


Selain pejabat pemerintah, acara ini juga dihadiri oleh Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Aryono, yang mewakili Kapolres Kota Tangerang. Dalam sambutannya, Kompol Aryono menegaskan bahwa SMSI harus tetap teguh dalam jalurnya dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika yang terjadi.


Dalam perjalanan organisasi, tantangan dan dinamika adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah SMSI tetap berjalan di jalur yang benar dan tidak goyah dalam prinsip jurnalistik yang profesional, ujar Kompol Aryono.


Ia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam membantu aparat keamanan dalam menyebarkan informasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Kami mengajak media, khususnya SMSI, untuk ikut serta dalam kampanye keamanan, termasuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap kejahatan jalanan dan memastikan anak-anak tidak berada di luar rumah pada larut malam, tambahnya.


Sebagai penutup, acara ini diisi dengan tausiah Ramadan oleh Ustadz H. Syarif Abdillah. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran agama dan mempererat tali persaudaraan, khususnya dalam dunia jurnalistik.


Berpegang teguhlah kepada agama Allah dan janganlah bercerai-berai. Mari kita bersatu dalam kebaikan, termasuk dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, pesan Ustadz Syarif Abdillah.


Sinergi Media dan Pemerintah untuk Masa Depan Kota Tangerang


Pelantikan pengurus SMSI Kota Tangerang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara media dan pemerintah daerah. Dengan kepengurusan baru yang dipimpin oleh Azhari Zaki Alqodri, SMSI diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Tangerang.


Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari SMSI Kabupaten Tangerang, Humas Kota Tangerang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang. Dan (PWI) Kabupaten Tangerang.


Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, SMSI Kota Tangerang siap menjadi mitra strategis dalam membangun Kota Tangerang yang lebih informatif, transparan, dan maju.

PWI Kota Tangerang Bersatu Mendukung Rian Nopandra Nahkodai Kembali PWI Banten 2024-2029

By On Sabtu, Maret 23, 2024






Para Pengurus PWI kota Tangerang 

Kota Tangerang - xbintangindo.com-

Anggota PWI Kota Tangerang deklarasikan dukungan untuk pemenangan bagi bakal calon Ketua PWI Banten, Rian Nopandra. Pernyataan dukungan terhadap petahana tersebut secara bulat disampaikan para anggota PWI Kota Tangerang dalam cara buka bersama yang dilaksanakan di Sekretariat bersama PWI-SMSI jl Daan Mogot Suka Asih Kota Tangerang, Sabtu (23/3/2024).


“Kami anggota PWI Kota Tangerang tetap bersatu mendukung Rian Nopandra untuk memimpin PWI Banten Periode 2024 - 2028,"ucap R. Herwanto, Ketua PWI Kota Tangerang. 


Herwanto menjelaskan, dengan mendeklarasikan pemenangan calon ketua petahana ini, kami menegaskan ke seluruh anggota PWI Kota Tangerang untuk memenangkan Rian Nopandra, dalam pemilihan konferensi PWI Banten yang akan digelar di Puri Retno Anyer, pada 27 Maret 2024.


R. Herwanto menegaskan, dirinya  percaya pada kepemimpinan dan pengalaman yang telah teruji dari calon ketua petahana Rian Nopandra. 


Menurutnya, kepemimpinan yang telah terbukti ini akan terus membawa PWI Banten menuju prestasi yang lebih tinggi dan memperkuat posisi PWI sebagai garda terdepan dalam melindungi kebebasan pers dan integritas jurnalistik.


Ia juga mengapresiasi langkah para ketua PWI se-Banten yang berkomitmen akan menjaga jalannya acara konferensi dengan damai dan lancar.


Deklarasi konferensi damai tersebut patut diacungi jempol. Dan komitmen itu yang harus kita jaga bersama-sama! Semoga acara konferensi dapat berjalan lancar.


“Mari kita sukseskan konferensi PWI Banten, sebagai kewajiban konstitusional untuk memilih dan menetapkan Ketua PWI Banten, Ketua Dewan Kehormatan dan Pengurus PWI Provinsi Banten masa bakti 2024-2029,” tutupnya.

Redaksi xbi//.*

Mantan Kades dan ASN Kabupaten Tangerang di Tangkap Polisi Gegara Palsukan Sertifikat Tanah

By On Selasa, Juli 18, 2023







Karikatur.

Tangerang kota, xbintangindo.com

Tim Penyidik Unit Harda Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota menangkap mantan Kepala Desa (Kades) Rawa Boni dan seorang oknum pegawai Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, selasa (18/07).

Diduga AM dan AS di tangkap polisi gara-gara memalsukan dukumen sertifikat tanah milik warga.

Saat di tangkap AM dan AS tidak melawan, dan kini sudah di Polres Metro Tangerang Kota, untuk mejalani pemeriksaan selanjutnya.

AM dan AS juga sudah di percaya oleh Kecamatan Pakuhaji, karena ia lihai dalam pengurusan surat dan menyurat.

Pakah ada lagi tersangka setelah dua orang ini di tangkap?

“Kemungkinan ia, tergantung pada saksi-saksi nanti menjelaskan saat pemeriksaan akan di mulai”, katanya Samsudin, SH.

Saksi juga bisa nantinya tersangka asal ia jawabnya dan memberatkan mereka ia juga kena.

Menurut Polisi Metro Tangerang kota, bahwa kedua orang berinisial AM dan AS tersebut diringkus lantaran diduga melakukan tindak pidana pemalsuan berbagai surat mengatasnamakan Kepala Desa Rawa Boni.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kasie Humas, Kompol Abdul Jana.

Ya benar, mantan Kades Rawa Boni berinisial AM dan oknumnya berinisial AS ditangkap oleh Tim Penyidik Unit Harda Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Kompol Abdul Jana, Senin (27/7/2023).

Lebih lanjut Abdul Jana menjelaskan, pemalsuan surat yang dilakukan para pelaku tersebut dengan cara memalsukan tanda tangan dan cap stempel Kepala Desa Rawa Boni.

Beberapa surat-surat yang dipalsukan seperti surat pernyataan menjual, hingga surat pernyataan tidak sengketa, dikutip tribunnews.com.

Perkara pemalsuan itu terungkap setelah adanya laporan warga atas berinisial sdri E yang datang ke Kantor Desa Rawa Boni untuk mengurus mutasi ataupun balik nama PBB dengan membawa beberapa dokumen surat,” kata dia.

Akan tetapi setelah dokumennya dicek oleh sekretaris desa bahwa tanda tangan dan cap stempel di duga bukan milik pejabat Kepala Desa Rawa Boni saat ini, sehingga dilaporkan sejak bulan Mei 2022 lalu,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, ke dua oknum pejabat desa di Kabupaten Tangerang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 263 Jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Oknum PNS Bapenda Samsat Ciledug ,Diduga Gadaikan BPKB Wajib Pajak Pengurusan Balik Nama

By On Rabu, September 21, 2022









TANGERANG,|xbintangindo.com--

Seorang Oknum PNS Bapenda Samsat Ciledug Inisal (E ) diduga telah melakukan tindakan yang tidak terpuji dan merugikan yang dilakukannya  terhadap masyarakat yang melakukan pengurusan balik nama kendaraan bermotor di Samsat Ciledug Kota Tangerang.


Adapun tindakan yang dilakukan (E ) adalah dengan mengulur waktu penyelesaian proses pengurusan   BPKB yang ditanganinya  .


Hal ini disampaikan oleh salah seorang korban yang dirugikan oleh tindakan (E ) terhadap dirinya kepada awak media Selasa,20 September 2022.


Prastowo (54) yang melakukan pengurusan balik nama BPKB di Samsat Ciledug yang ditangani oleh E  dimana setelah semua persyaratan dan data serta biaya  diserahkan kepada(E ) untuk di proses dan diminta menunggu sampai proses pengurusan selesai.


Namun sampai waktu yang ditentukan BPKB yang sudah di balik nama tersebut tak kunjung jadi juga sehingga Prastowo merasa kesal menunggu proses pengurusan yang dianggapnya terlalu lama lalu mendesak dan menanyakan perihal surat kendaraannya tersebut  kepada( E) ,namun jawaban dari (E )hanya diminta besabar dan terkesan berbelit-belit Oleh karena tidak puas dengan jawaban(E) ,maka Prastowo mencoba mencari tahu kenapa proses pengurusan balik BPKB nya sekian lama tak kunjung selesai.


Alhasil Prastowo mendapat informasi dari sumber yang dipercaya bahwa sebenarnya BPKB yang akan dibalik nama tersebut tidak diproses malah telah digadaikan oleh (E ) kepada pihak pemberi pinjaman  namun tidak di jelaskan alasan kenapa (E) melakukan hal tersebut dan ini jelas tindakan pelanggaran hukum dan kode etik profesi.


Mengetahui informasi Prastowo langsung melaporkan kepada pihak Samsat Ciledug untuk melaporkan kasus yang dialaminya tersebut dan setelah dikonfirmasi kepada E ,yang bersangkutan tidak mengelak dan membenarkan laporan tersebut.


Dari keterangan dan informasi  korban di ketahui bahwa tidak hanya BPKB Prastowo saja yang tidak selesai pengurusannya  tapi ada beberapa  korban  lainnya yang juga yang juga mengalami hal yang sama.


Untuk itu Prastowo  bersama beberapa korban lain menuntut dan meminta pertanggung jawaban dari E terkait apa yang tekah dilakukannya.


"Iya memang benar orang itu memang banyak buat masalah  kita juga sudah mengingatkan agar tidak berbuat sperti itu dan sudah kita laporkan ke BKD untuk diambil tindakan karena yang berwenang adalah BKD jadi tinggal  tunggu surat eksekusi saja ," Kata Kepala UPT Samsat Ciledug Firman saat di konfirmasi awak media, Rabu (21/9/2022). 


"Jadi bagi yang merasa dirugikan kami siap membantu sampai selesai  dan mohon lampirkan data ke saya biar kita bantu pengurusannya sampai selasai,dan sebelumya saya sempat berinisiatif untuk pasang fotonya dilantai bawah agar yang mau urus pajak kendaraan jangan sampai ketemu dan melalui  orang itu",Tegas Firman. 


Selanjutnya diketahui dari informasi korban bahwa pihak Samsat menyuruh para korban mendatangi rumah (E) ,kemudian disuruh kembali ke samsat sehingga para korban beranggapan bahwa UPT Samsat Ciledug seolah mau lepas tangan.


Prastowo membeberkan  yang mengherankan dan  menjadi pertanyaan adalah "jika memang sudah lama dilaporkan ke BKD perilaku (E ) tersebut mengapa sampai butuh sekian lama dan tidak segera diambil putusan/tindakan  tegas terhadap E serta masih dibiarkan berkeliaran melakukan aksinya dan semakin menambah banyak korban dan  terkesan ada pembiaran oknum-oknum seperti ini di lingkungan Samsat Ciledug.


"Mengapa harus menunggu sampai terjadinya insiden korban marah dan mengancam ( E) secara pribadi juga akan melaporkan kepada aparat yang berwenang pihak  jika urusan tidak diselesaikan hari ini".Pungkas Prastowo.


.(LAG/RED xbi/PJN)

Izin minta surat pengantar IMB, Pihak RW 03 Kel.Gondrong Diduga Tidak Responsif

By On Rabu, September 07, 2022







KOTA TANGERANG - xbintangindo.com- Seorang pemilik lahan membangun tiga unit Rumah di RT 03 RW 03 Kelurahan Gondrong Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Ingin meminta surat pengantar untuk mengurus soal surat Izin Mendirikan Bangun belum dapat respon dari pihak RW 03 Kelurahan Gondrong.


Sebelumnya seorang pemilik lahan membangun tiga unit Rumah di RT 03 RW 03 Kelurahan Gondrong. Walau sejauh ini tidak ada IMB-nya, Namun pembuat tersebut melalui proses yang selama ini terganjal soal surat pengantar dari pihak RW. Padahal pemilik lahan tersebut sudah bertemu beberapa kali dengan ketua RW 03.


Pada awal pemilik lahan ingin mendirikan bangunan, beliau sudah koordinasi dengan ketua RT 03 dan berlanjut dengan ketua RW 03 setempat. Bahkan kami sudah sudah berkontribusi kepada dengan memberikan sejumlah uang kepada RT dan RW tersebut.


"Salah kami dimana, hingga persoalan surat pengantar sampai sekarang belum keluar. Hampir sebulan kami mengajukan surat tersebut, sampai hari ini belum keluar dan gak ada kabar beritanya," kata pemilik lahan ketika ditemui para awak media, Selasa (7/9/22).


"Bahkan, setiap apa yang mereka inginkan kami sudah berikan, uang untuk kordinasi sudah saya berikan, dan uang untuk surat pengantar sudah saya berikan," lanjutnya.


"Padahal, RW adalah lembaga kemasyarakatan yang berkedudukan mitra kerja  kelurahan dalam pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan pelayanan masyarakat. Tapi kok gak gak ada respon ketika kami ingin mangajukan surat pengantar," tutupnya. 

Redaksi xbi//.

Puncak Peringatan Hari Lansia Tingkat Kota Tangerang, Pemkot Launching Peri Lansia

By On Selasa, Juli 19, 2022








Kota Tangerang,|xbintangindo.com

Sebagai rangkaian memperingati puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meluncurkan Pendamping Resiko Tinggi Lanjut Usia (Peri Lansia) di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Selasa (19/07/22).

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Dini Anggraeni mengatakan Peri Lansia adalah kader ataupun anggota keluarga yang sudah dilatih oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas. Mereka dilatih untuk merawat lansia yang memiliki keterbatasan untuk melakukan kegiatan sehari-hari karena penyakit kronis yang diderita.

Jadi, lansia yang memiliki penyakit kronis seperti stroke atau yang mengalami kelumpuhan dan yang tidak bisa beraktivitas seperti biasa akan ada kader atau anggota keluarga yang dilatih oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas untuk merawat para lansia tersebut," ungkapnya.

Ia melanjutkan, seluruh 38 Puskesmas di Kota Tangerang sudah melakukan pelatihan kepada para kader Peri Lansia. Tercatat, kini sudah ada 280 kader Peri Lansia yang tersebar di Kota Tangerang.

Tiap-tiap Puskesmas sudah melakukan pelatihan para kader. Sekarang, tercatat sudah sebanyak 280 kader yang sudah terlatih untuk menjadi Peri Lansia," 

Tak hanya itu, Pemkot Tangerang juga memiliki beberapa program kesehatan untuk para lansia. Mulai dari pelayanan dalam gedung dan pelayanan di luar gedung.

Kalau di Puskesmas, kami ada pelayanan kesehatan seperti biasa untuk check up dan sebagainya. Lalu, ada juga Posyandu Lansia untuk pelayanan pendukung perawatan penyakit para lansia. Di Kota Tangerang ini, penyakit para lansia didominasi oleh hipertensi, diabetes yang memerlukan pengobatan jangka panjang," pungkas dr. Dini.

Selain peluncuran Peri Lansia, dalam acara ini juga ada pemberian hadiah lomba Posyandu Lansia Terbaik. Juara 1 dari lomba Posyandu Terbaik tersebut adalah Posyandu Sari Kencana 06 dari Puskesmas Manis Jaya.

Ketua Posyandu Lansia Sari Kencana 06, Eka Devi Susanti berharap dapat meningkatkan layanan posyandunya dan lansia di Kota Tangerang dapat lebih sehat juga bermanfaat bagi Kota Tangerang.

Semoga kami bisa meningkatkan layanan jadi lebih baik lagi, dan kesehatan para lansia di kota Tangerang juga semakin baik, juga bermanfaat bagi Kota Tangerang," harapnya


Selasa, 19 juli 2022

Red, Yusup hadi saputra

Para Pemudik di Agen Bus Bitung-Kota Tangerang Kesal Gegara Bus Ngaret Sampai 5 Jam

By On Sabtu, Juli 09, 2022






Agen bus di Bitung Kota Tangerang Banten dipenuhi para pemudik sedang menunggu kedatangan bus yang sudah di bokingnya. (Foto: Tri Nandar)

Kota Tangerang, xbintangindo.com

Tampak ramai ratusan pemudik yang bertujuan ke Jawa Tengah, Jawa Timur maupun Sumatera memadati sekitaran Agen Bus di Jl. Raya Gatot Subroto KM 10 Bitung, Tangerang. Biasanya ramai penumpang pada sore hari, namun saat ini hingga malampun masih ramai, hal itu terjadi karena adanya lonjakan penumpang yang akan mudik merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H/ 2022 M di kampung halaman mereka. Selain itu, armada yang akan mereka tumpangipun terjebak macet dalam perjalanan menuju agen bus Bitung.

Saat awak media berbincang dengan salah satu pemudik penumpang Bus Damri jurusan Cilacap yaitu Rudi mengatakan " Saya sudah dari sore disini mas, saya bela-belain izin kerja setengah hari, eh malah sampai jam 8 malem belum dateng juga bis saya, haduhhhh " gumam dia sambil menyalakan sebatang rokok.

Tak jauh dari situ, Edi seorang penumpang Bus Dewantara jurusan Malang berkata " Ga nyangka bakal ngaret sampai malem gini, kesel banget udah nungguin dari siang. Belum nanti macet di perjalanan, mau nyampe jam berapa ini besok " ucap dia mengeluh.

Di belakang terdapat seorang Ibu paruh baya yaitu salah satu petugas agen menjelaskan " Seharusnya kalau sesuai jadwal, busnya paling lambat jam 16.00 WIB juga berangkat dari agen sini, tapi karena macet di perjalanan jadi ya kita tidak bisa berbuat apa-apa, selain cuma bisa minta maaf kepada penumpang dan memint untuk sabar menunggu. " ungkap dia menerangkan.


Tri Nandar/ Redaksi xbi*/..

Viral, Warga Panik Gegara Kabut Gas di Cimone, ini Kata Kapolsek Karawaci

By On Rabu, Juli 06, 2022

kabut tebal yang menutupi jalan Gatot Subroto Cimone Tangerang Kota (Foto: Ebet).


Tangerang Kota,|xbintangindo.com

Viral video kabut tebal yang menyelimuti kawasan di Jalan Gatot Subroto, Cimone, Kota Tangerang, Rabu (6/7) pagi berdurasi (11.11 menit) membuat panik warga dan penguna jalan, Kondisi berkabut itu pun sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Terdengar teriakkan dan kepanikan  warga yang memposting video tersebut, " harap jangan melewati jalan Cimone ada gas menutupi jalan Cimone, kendaraan macet total, kendaraan banyak yang mati total".

Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang memastikan saat ini situasi lalu lintas telah kembali normal. Kabut dari gas CO2 yang menghalangi jarak pandang warga pun telah hilang.

Warga sempat menduga gas yang bocor adalah oksigen. Hasoloan menjelaskan, "Itu bukan gas oksigen tapi CO2 yang diperuntukkan untuk bahan APAR (alat pemadam api ringan), tidak mudah terbakar," katanya saat dikonfirmasi melalui via aplikasi telepon WhatsApp.

 Masih penjelasan Kapolsek Karawaci "Itu bukan kebocoran, ada kelalaian dari karyawan, waktu ditutup kerannya itu terbuka. Tapi sekarang di lokasi sudah kondusif, sudah aman," jelasnya.

Lanjut Hasoloan, "masyarakat panik saat gas CO2 menyelimuti jalan, karena jarak pandang terhalang. "Jadi mengundang perhatian masyarakat dan ada perlambatan lalu lintas. Jadi dia itu kan asap, karena di dalam perusahaan distributor itu kan derajatnya minus tuh, akhirnya mengeluarkan asap (menguap) dia kan liquid gitu. Saya sudah ngobrol sama (perusahaannya) jadi kalau keluar itu minus 100, jadi kalau dia (asap) keluar, langsung jadi es beku. Es nya itu kaya dry es gitu mengeluarkan asap," ungkapnya.

Warga sekitar Andrian saat dikonfirmasi adanya kabut tebal di pagi hari mereka merasa kaget dan panik ketika melihat asap tebal menutupi jalan Gatot Subroto Cimone.

" Panik lah pak, kaget aja tiba-tiba ada asap seperti kabut yang dikeluarkan dari gas tapi Alhamdulillah sekarang sudah normal, infonya kelalaian karyawan gas memasang katup pada tabung," katanya.

Redaksi xbi/Armin*/.

4 Bocah Jadi Korban Pencabulan Tukang Bubur di Cipondoh, Pelaku Ditangkap Polisi*

By On Minggu, Juli 03, 2022







Ilustrasi foto stop kekerasan terhadap anak.


TANGERANG,|xbintangindo.com

Polisi menangkap tukang bubur, Ahmad Fauzi alias Tolib (33) warga Cirebon. Dia diduga sebagai pelaku pencabulan anak di Cipondoh Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Aksi bejat pelaku dilakukan pada bulan Mei 2022 lalu terhadap 4 (empat) orang bocah yang masih berusia 6 - 7 tahun.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan kronologi kasus pencabulan tersebut. Awalnya pada Mei 2022 ke empat korban anak itu sedang bermain. lalu dipanggil oleh pelaku ke semak-semak belakang vihara di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

"Tersangka menjanjikan para korban akan diberikan burung dara, jika mereka mau menuruti kemauannya," kata Zain.

Zain menuturkan, 4 korban anak laki-laki ini diminta oleh pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang bubur tersebut untuk menurunkan semua celana dan membelakangi korban, kemudian mencabulinya.

"Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku mengancam dengan menekan perut para korban seraya berkata, 'Jangan bilang siapa-siapa," ungkap Kapolres.

Atas laporan salah satu orang tua korban H (28) pada Kamis 30 Juni 2022 kemarin, Unit VI PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengamankan pelaku di kontrakannya.

"Pelaku sudah kami amankan, kami terapkan pasal Pasal 76E Jo pasal 82 UURI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 th 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2022 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang, ancaman hukumannya 15 tahun penjara," pungkas Zain.

Redaksi xbi/

Lahir di Hari Bhayangkara, Tiga Bayi di Kota Tangerang Disambangi Kapolres dan Jajaran*

By On Jumat, Juli 01, 2022











TANGERANG, xbintangindo.com

Tiga bayi yang baru lahir di Kota Tangerang, Banten bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke- 76, Jum'at (1/7/2022) oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho diberi bantuan dan bingkisan.

Dua bayi berjenis kelamin laki - laki itu lahir di Rumah Sakit (RS) Sari Asih Sangiang, Kota Tangerang. Satu bayi perempuan lahir di Rumah Bersalin (Bidan) Diana Lisnawati, Karawaci, Kota Tangerang.

Pasangan Suami - Istri Wangsa Darma Agit dan Indah Indriani serta Sabrawi dan Tuti Alawiyah, yang masih berada diruang perawatan yang sama kaget bercampur haru mendapat kan surprise dan perhatian dari orang nomer satu di Polres Metro Tangerang Kota itu.

Begitu juga pasangan muda yang tengah berbahagia Iswahyudi dan Yuliana di ruang perawatan Bidan Diana Lisnawati merasa bahagia mendapatkan kado istimewa di hari kelahiran putrinya tersebut.

Zain bersama pejabat PJU Polres Metro Tangerang Kota didampingi para ibu bhayangkari datang membawa bingkisan dan bantuan ibu melahirkan putra dan putri nya tepat di hari Bhayangkara ke-76, 1 Juli 2022.

"Ini sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kami dari Polres Metro Tangerang Kota di Hari Bhayangkara ke-76, kebahagian kami sama seperti kebahagian orang tua yang dikaruniai putra dan putri oleh Allah SWT," tutur Zain.

Dalam kesempatan yang baik tersebut, Kapolres mendoakan semoga putri- putra yang baru lahir menjadi anak yg soleh-solehah, taat dan berbakti kepada orang tua serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. 

Tak lupa Kapolres juga meminta doa, dukungan dan support mayarakat Kota Tangerang di hari bhayangkara ini agar kinerja kepolisian Polres Metro Tangerang Kota semakin profesional, dekat dan dicintai rakyat.

"Sehat-sehat selalu ibu - bapak dan Dede bayi nya, semoga bantuan ini dapat bermanfaat, doakan kami polisi republik Indonesia semakin lebih baik lagi dalam melayani masyarakat," ucap Zain

Sebagai informasi tahun ini, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke- 76 mengangkat tema “Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”.

Om Endi*/.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *