Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Quick Respon Kapolsek Cikande Mengatasi Masalah Jalan Nasional Yang Berlubang, Langsung Koordinasi Dengan Badan Jalan Nasional ( BJN) Provinsi Banten Untuk Langsung Diperbaiki

By On Jumat, Januari 31, 2025








Kab Serang xbintangindo.com

Berkat kerja sama dan komunikasi yang pro aktif antara media dengan instusi kepolisian sektor Polsek Cikande yang dimana Polsek Cikande ada dua kecamatan yaitu kecamatan Cikande dan Kibin yang ada di kabupaten serang Banten terkait keluhan masyarakat sekitar dan juga pengguna jalan, yang berada di jalan nasional tepatnya di desa Nambo Ilir dan desa Julang kecamatan Cikande dan Kibin.


Kapolsek Cikande AKP Tatang beserta jajaran beraksi cepat tanggap terhadap informasi yang sempat di perbincangkan dan di sebar luaskan melalui pemberitaan media online, terkait kondisi jalan nasional yang masuk wilayah hukum Polsek Cikande yang rusak dan berlubang yang membahayakan pengguna jalan hari ini setelah sebelumnya kepolisian Polsek Cikande sempat mengkomunikasikannya dan juga menginformasikan ke Balai Jalan Nasional yang ada di propinsi Banten agar terkait kerusakan jalan yang disebabkan oleh Musim hujan sehingga jalan berlubang dan tergenang air bisa di perbaiki imbuhnya.


Jumat 31 Januari 2025 sudah terlihat petugas Pupr sedang bekerja melakukan perbaikan penambalan jalan yang rusak di depan pintu gerbang PT lami packing yang tak jauh dari pintu masuk akses tol Jakarta Merak gerbang tol Cikande

Warga yang kemarin yang sebelumnya mengeluhkan dan menyampaikan ke pihak kepolisian setempat mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Cikande yang belum lama menjabat Kapolsek yang selalu bereaksi cepat dalam menerima keluhan masyarakat terkait titik lokasi jalan yang berlubang yang membahayakan pengguna jalan di wilayah hukum Polsek Cikande.


Kapolsek Cikande AKP Tatang juga menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan agar  selalu berhati-hati dan selalu gunakan perlengkapan keselamatan dalam berkendara jangan ugal-ugalan di jalan sebab jalan raya bukan arena balap ingat sebab keluarga selalu menanti dirumah karena pengguna jalan harus selalu mengutamakan keselamatan  Guna menghindari hal-hal yang akan membahayakan tandasnya melalui pesan singkat yang di sampaikan nya.

Memperkuat Sinergritas Polri Dengan Perangkat Desa, Kapolsek Cikande Bersama Bhabinkamtibmas Lakukan Sambang Ke Kantor Desa Cikande.

By On Jumat, Januari 31, 2025





Kab Serang xbintangindo.com

Guna untuk lebih mengetahui situasi dan kondisi yang ada di Desa,  Kapolsek Cikande Polres Serang  Polda Banten secara rutin mengelar dan melaksanakan giat sambang Desa  sekaligus bersilaturahmi untuk mengadakan dialogis bersama dengan perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen lainnya yang ada ditengah tengah masyarakat untuk memberikan himbauan dan sampaikan pesan pesan Kamtibmas secara langsung sekaligus menyerap berbagai informasi yang sedang berkembang ditengah tengah masyarakat.



Kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut, seperti yang dilaksanakan oleh Kapolsek Cikande Polres Serang AKP Tatang,SH bersama Kanit Provost dan Bhabinkamtibmas Desa Cikande Bripka H.Suardi,  Jumat (30/01)   


Melaksanakan sambang Desa dan berdialogis dengan para perangkat Desa, dalam kesempatan itu Kapolsek Cikande AKP Tatang tidak lupa untuk memberikan himbauan dan sampaikan pesan pesan Kamtibmas sekaligus mengajak para perangkat Desa untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian guna untuk mengantisipasi dan mencegah segala macam bentuk gangguan Kamtibmas.


“Mari kita bersama sama untuk membangun kebersamaan dan kita selalu mengedepankan rasa kekeluargaan untuk mencapai suatu keamanan dan ketertiban secara bersama sama,” kata Kapolsek Cikande 


Ia juga mengatakan akan selalu melaksanakan giat rutin untuk turun kedesa agar dapat mengetahui secara langsung setiap persoalan yang ada didesa  sehingga setiap persoalan yang ada akan dapat segera untuk terpecahkan dan terselesaikan dengan penuh kedamaian.


Sementara itu Kapolsek Cikande AKP Tatang, SH mengatakan bahwasannya dengan adanya sinergitas dan kemitraan diantara Bhabinkamtibmas dengan aparatur pemerintahan desa maka akan dapat menyelesaikan segala macam bentuk permasalahan dan persoalan yang terjadi didesa binaan masing masing.


“Saya sebagai Kapolsek telah mengintruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Cikande untuk selalu melekat dan membangun kebersamaan dengan seluruh perangkat Desa dan warga masyarakat guna terciptanya kondusifitas Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Cikande,” terang AKP Tatang

Personil Polsek Carenang Polres Serang Dan BPBD Provinsi Banten Evakuasi Pohon Tumbang Di Teras  Carenang

By On Jumat, Januari 31, 2025






Kab Serang  xbintangindo.com

Dengan gerak cepat personil Polsek Carenang, Polres Serang dan BPBD Provinsi Banten mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Raya Wr Selikur Carenang, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.


Pohon berukuran besar tersebut tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang, yang melanda kawasan Carenang. Kamis, 30/01/25.


Atas insiden itu, sempat mengganggu arus lalulintas, di jalan raya tersebut. Namun dengan kesiapsiagaan Personil Polsek Carenang pohon tumbang tersebut dapat di evakuasi dan arus lalulintas kembali lancar.


"Dengan kesiapsiagaan Personil, Polsek Carenang, dan BPBD Provinsi Banten serta dibantu oleh masyarakat sekitar, Alhamdulillah pohon yang tumbang akhirnya dapat segera di evakuasi dan arus lalulintas kembali lancar", kata Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna SH saat dikonfirmasi Wartawan.

 *Polsek Tigaraksa Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu*

By On Kamis, Januari 30, 2025







TANGERANG  – Jajaran Polsek Tigaraksa, Polresta Tangerang, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu. Dua tersangka diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan di sebuah rumah di  Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (17/01) sekitar pukul 03.50 WIB.


Dalam Konfersi pers, kamis sore (30/01) kapolresta tangerang kombes pol baktiar joko mujiono melalui Kapolsek Tigaraksa, AKP I Made Artana, S.H., M.H., melaporkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan informasi tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Tigaraksa segera melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi yang dimaksud.


Dalam operasi ini, dua tersangka berhasil diamankan, yakni I (24thn), dan A  (37 tahun), warga Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa tiga plastik klip bening berisi sabu dengan total berat bruto 0,74 gram serta satu unit handphone merk OPPO F1A warna putih gold.


Kapolsek tigaraksa menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari respons cepat anggota terhadap informasi masyarakat. "Kami mengapresiasi peran serta masyarakat dalam memberikan informasi. Ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memberantas peredaran narkotika," ujar AKP Sri Raharja.


Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Tigaraksa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Dengan ancaman 5 tahun dan paling lama 15 tahun


Kapolsek Tigaraksa menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika.


Dengan keberhasilan ini, diharapkan wilayah hukum Polsek Tigaraksa semakin bersih dari penyalahgunaan narkotika, serta memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkoba. Kegiatan pengungkapan ini berjalan dengan aman dan kondusif.

Babak Baru...!!! Soal Pemagaran Laut dan Penerbitan SHGB, Ketua APDESI Kabupaten Tangerang "Cuci Tangan"

By On Kamis, Januari 30, 2025






Maskota 

KABUPATEN TANGERANG - Setelah sekian lama tak muncul kini akhirnya Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Tangerang, H.Maskota HJS.SE, angkat bicara dan mengklaim tidak pernah bicara apapun soal pemagaran laut dengan Arsin, Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji


Menurutnya soal urusan pemagaran laut, ataupun pembuatan SHM dan SHGB, tak ada kaitannya dengan APDESI Kabupaten Tangerang, itu ranah dan kewenangan wilayah Desa Kohod sendiri, Kami tak pernah mencampurinya," jelasnya H.Maskota HJS.SE


“Cuma saya biasa berkomunikasi sebagai sesama Kepala Desa aja,” klaimnya kepada Awak Media usai menghadiri acara KNPI Kabupaten Tangerang di Kelapa Dua (30/01/2025).


Pria besar berkumis yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, itu mengaku keberadaan pagar laut bukan berada di wilayah kerja organisasinya.


“Saya tidak bisa berkomentar untuk urusan tanah dan pemagaran laut di Desa Kohod, dan soal pagar laut yang sekarang menjadi polemik, adalah masalah Kepala Desa masing - masing," terang H. Maskota HJS


“Saya pikir itu wilayahnya masing - masing dan kalau APDESI itu hanya Organisasi,” kilah Maskota.


Diketahui, pagar laut ilegal yang membentang sepanjang 30,16 kilometer berada pada wilayah 16 Desa dan 6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.


Rincian 3 Desa di Kecamatan Kronjo, 3 Desa di Kecamatan Kemiri; 4 Desa di Kecamatan Mauk; 1 Desa di Kecamatan Sukadiri, selanjutnya 3 Desa di Kecamatan Pakuhaji; dan 2 Desa di Kecamatan Teluknaga.


Bahkan saat itu Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid membenarkan Sertifikat berseliweran di lokasi pagar laut, Dan terbitnya SHGB tersebut jumlahnya mencapai 263 bidang. Pemiliknya atas Nama : PT Intan Agung Makmur 234 bidang. PT Cahaya Inti Sentosa sebanyak 20 bidang, kemudian atas nama perseorangan 9 bidang, serta ada juga Sertifikat Hak Milik sebanyak 17 bidang.


"Saya juga sempat berdebat dengan Pak Lurah (Arsin). Dia Ngotot bahwa itu dulunya adalah tambak atau empang, lantas katanya terkena abrasi sejak Tahun 2004,” kata Nusron saat di Desa Kohod, Pakuhaji, Jum’at (24/01/2025)


Menteri Agraria dan Tata Ruang, Nusron Wahid, pun sambil bercanda mengatakan,"Saya enggak mau debat dengan Pak Lurah. Ini kampung die. Karena kalo debat nanti gak bisa pulang saya ? Intinya mau pak lurah itu bilang empang/ tambak atau apa saja, tapi secara faktual yang jelas fisiknya sudah enggak ada tanahnya, berarti dianggap tanah musnah,” ucap Nusron.


Nusron juga secara langsung telah mencabut sedikitnya 50 Sertifikat yang berada di perairan laut Kabupaten Tangerang.


Sementara itu Arsin yang berdiri di samping Nusron Wahid hanya terdiam sambil sesekali berkata siap. Ia pun langsung bergegas pergi menghindari pertanyaan wartawan dengan alasan hendak Shalat Jum’at.dengan pengawalan Puluhan orang loyalisnya.


Adapun ke 2 Korporasi pemilik SHGB di perairan laut Kabupaten Tangerang yang dipagari bambu tersebut benar merupakan anak perusahaan dari PT. Agung Sedayu Grup.

(YN/RED xbi)

PPDB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Ditutup, Pendaftar Capai 11.022 Orang, Yang Akan dipilih 120 Orang

By On Kamis, Januari 30, 2025










Banten,|| Masa pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah ditutup. Total pendaftar mencapai 11.022 orang untuk Tahun Ajaran 2025-2026.


Sekolah ini menerapkan konsep pendidikan asrama, dengan kurikulum pendidikan International Baccalaureate (IB). Panitia penerimaan siswa baru akan menyeleksi 11.022 pendaftar hingga nantinya dipilih 120 pendaftar dengan perolehan nilai terbaik. 


"Kehadiran SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan upaya Polri dalam berperan menyiapkan SDM-SDM unggul yang memiliki kemampuan mumpuni dan berpengetahuan global untuk menyongsong cita-cita Indonesia Emas tahun 2045, sehingga aejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," kata Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Kamis (30/1/2025).


Syarat mendaftar di SMA ini adalah nilai rerata Matematika, IPA, dan Bahasa Inggris dari semester 1- sampai 5 sekurang-kurangnya 80 dalam skala 100 atau 8,0 dalam skala 10. Bagi peserta yang tak memenuhi syarat nilai, wajib melampirkan hasil tes IQ mandiri dari lembaga pemberi tes IQ yang terakreditasi Himpsi dengan skor minimal 121. 


Seleksi ketat dilakukan karena nantinya seluruh siswa menerima beasiswa penuh mulai kelas X hingga XII dari SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari mayoritas komentar yang berharap dirinya, anaknya atau kerabatnya dapat diterima di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.


"Bismillah tahun ini menjadi bagian dari keluarga SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Amin," komentar pemilik akun IG martinawulandarii.


"Bismillahirrahmanirrahim semoga termasuk siswa di 120 anak saya. Amin," komentar pemilik akun IG nenkirvha.


"Yang diterima cuma 1 persennya, gila. In the name of Jesus, hanya bisa berserah," komentar pemilik akun IG jemmisnaroy.


"Ya Allah kabulkanlah, semoga bisa jadi siswi di SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Amin," komentar pemilik akun IG its.raa5.


Sebelumnya SMA Kemala Taruna Bhayangkara membuka PPDB pada 27 Desember 2024. Dalam menjaga akuntabilitas seleksi PPDB, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan sistem penerimaan need blind admission, di mana penerimaan siswa hanya melihat kepada prestasi siswa, bukan pada kemampuan ekonomi keluarga. 


Akademi Kader Bangsa akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada 14 Februari 2025.

Gelar Ngariung Iman Ngariung Aman, Kapolres Serang Bersilaturahmi Dengan Emak Emak Buruh Tani

By On Kamis, Januari 30, 2025






Kab Serang xbintangindo.com

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko bersama Kabid Propam Polda Banten Kombes Marwoto melaksanakan program silaturahmi Ngariung Iman Ngariung Aman bersama emak-emak buruh tani di Kampung Pandangan, Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Rabu (30/01/2025).


Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, kegiatan silaturahmi Ngariung Iman Ngariung Aman kali disisipi pengobatan gratis oleh Sie Dokkes Polres Serang. Turut hadir dalam kegiatan itu, Wakapolres Kompol Fauzan Afifi, Kasie Propam Ipda Rahayu Abdullah.


“Kegiatan ngariung ini tiada lain adalah silaturahmi yaitu sebagai sarana menyampaikan pesan kamtibmas sesuai yang diamanatkan pimpinan dalam rangka menjaga kondusifitas Kamtibmas,” kata Kapolres Condro Sasongko.


Dalam kesempatan itu, AKBP Condro Sasongko menyampaikan pesan kepada warga yang didominasi emak-emak lanjut usia agar selalu diberikan kesehatan. Kapolres juga berharap segala jerih payah menggarap sawah bisa menghasilkan hasil panen yang baik.


“Saya juga berharap agar warga yang hadir disini mengajarkan anak-anaknya bertani agar program swasembada pangan yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto bisa berjalan berkesinambungan,” ucap pria kelahiran Trenggalek, Jawa Timur.


Tidak hanya itu, lanjut Kapolres, dengan memberikan ilmu bertani tentunya akan menjadikan anak-anak hidup mandiri dan dapat menekan angka pengangguran.


Kapolres juga menekankan pentingnya peran orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan pada anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.


“Peran orang tua lebih dibutuhkan untuk menghindari anak-anak terjerumus dalam kenakalan remaja. Awasi jika anak keluar malam dengan alasan yang tidak jelas,” pesan Condro Sasongko.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan pesan agar semangat gotong royong turut dipertahankan dan dikembangkan. Pasalnya, kata Kapolres, semangat gotong royong di beberapa daerah sudah mulai luntur.


“Saya juga mengimbau agar semangat gotong royong terus dijaga dan dikembangkan. Dengan semangat gotong royong, silaturahmi antar warga akan lebih kuat lagi,” tandas Alumnus Akpol 2005.


Diakhir pertemuan, Kapolres memberikan bingkisan sembako kepada emak-emak serta uang untuk pengganti transport serta melaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat yang hadir.


“Silahkan bingkisan sembako ini dipergunakan untuk kebutuhan di rumah dan mudah-mudahan bermanfaat untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga. Bagi emak-emak yang tadi melaksanakan pengobatan gratis, saya doakan cepet sembuh,” ungkap Kapolres.


Sementara Ketua Kelompok Tani Desa Penggalang Suldi mengatakan bahwa emak-emak yang hadir sebagian bukanlah pemilik sawah melainkan buruh tani yang hanya berupah Rp35 hingga Rp50 ribu sehari.


“Mayoritas yang hadir disini merupakan buruh tani yang hanya berupah paling tinggi Rp50 ribu sehari. Kami berterimakasih kepada Kapolres yang telah datang dan memberi bantuan sembako dan pengobatan gratis,” ujarnya.

Lakalantas di Jl. Ringrood Pintu Air Kota Tangerang Truck Container VS Motor 4 Orang Tewas di Tempat

By On Kamis, Januari 30, 2025

pengendara motor tewas ditempat 

Kota Tangerang,|| xbintangindo.com --

Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di jalan Ringrood pintu air kota Tangerang provinsi Banten truk container nomor polisi B 9899 BET dengan 2 unit kendaraan roda dua (motor) 4 orang pengendara dan penumpang motor tewas ditempat. Kamis, 30/01/25.










Truk kontainer yang menabrak motor di jalan Ringrood pintu air.

Menurut saksi mata mobil truk kontainer menabrak 2 motor sekaligus.


"Saya mendengar suara benturan keras ketika saya lihat mobil truk kontainer menabrak 2 motor sekaligus, motornya berada di kolong truk kontainer semuanya sedangkan 4 orang yang meninggal dunia juga berada di bawah truk kontainernya." Ujarnya.


Lanjut," kejadian sekitar pukul 12.30 wib, warga tidak berani mendekat dan menolongnya karena para korban tampak tidak bergerak sama sekali, kami juga tidak mengetahui warga mana nya yang menjadi korban tersebut." Sambung saksi mata.


*Tahun Ini,2025 DPRKP Kabupaten Serang Target Bangun 1000 Unit Rutilahu*

By On Kamis, Januari 30, 2025







Kabupaten Serang,|| Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang menargetkan pada Tahun 2025 membangun sebanyak 1.000 unit dari 8.196 rumah tidak layak huni atau Rutilahu di Kabupaten Serang. Pembangunan menggunakan dana baik dari APBD, APBD Provinsi, APBN, Baznas dan CSR Bank bjb KCK Banten.


”Kalau dari berbagai anggaran bisa 1000 unit (Rutilahu dibangun) itu harapan kita, mudah-mudahan dari 8.196 Rutilahu di Kabupaten Serang progresnya terlihat,”kata Kepala Bidang (Kabid) Perumahan pada DPRKP Kabupaten Serang, Deni Hartono melalui keterangan tertulisnya yang di siarkan Diskominfo pada Kamis, 30 Januari 2025.


Deni mengungkapkan, berdasarkan data pada Tahun 2025 menyisakan sebanyak 8.196 Rutilahu yang sudah adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Serang karena RTLH menjadi Sadar atau Satu Data Rutilahu. Sehingga, dalam penanganan rutilahu baik DPRKP, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang, CSR Bank bjb KCK Banten, Pemprov Banten, maupun Pemerintah Pusat jika akan melakukan penanganan rutilahu menggunakan Satu Data Rutilahu.


”Kedepannya para pengampu rutilahu baik kita (DPRKP), Baznas, CSR Bank bjb, pemerintah provinsi, maupun bersumber dana dari APBN menggunakan data kita (Satu Data Rutilahu) untuk penanganannya. Kemarin juga sudah ada beberapa yang Mou dengan DPRKP baik Bank bjb, Baznas dan provinsi intinya untuk penanganan rutilahu menggunakan data kita,”terangnya.


Sedangkan untuk tahun ini, sebut Deni, pembangunan rutilahu yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2025 sebanyak 200 unit rutilahu. Sedangkan untuk setiap rutilahu mendapatkan dana APBD sebesar Rp25 juta. ”200 unit dari APBD yang tersebar di 29 kecamatan. Diharap dari anggaran lain bisa mencapai 1000 unit minimal untuk tahun ini, karena jika hanya mengandalkan APBD terbatas,”paparnya.


*Aplikasi Digimon Rutilahu*

Deni menambahkan, sebagai inovasi DPRKP dalam penanganan rutilahu melalui digital dengan meluncurkan Aplikasi Digital Monitoring atau Digimon Rutilahu. Nantinya, untuk pengajuan penanganan rutilahu tinggal mellaui Aplikasi Digimon.


”Kami siapkan dasboard siapapun bisa mengakses, jadi penanganannya dengan usulan bukan dlaam bentuk proposal fisik tapi melalui aplikasi. Lebih jelasnya seperti Serang Open, nanti masing-masing desa punya akun supaya bisa mengakses,”paparnya.


Sekadar diketahui, Digimon adalah sebuah aplikasi berbasis teknologi digital yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan dan pemantauan berbagai aspek penting terkait perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Serang.


Aplikasi ini mencakup informasi yang komprehensif, meliputi Perumahan, RTLH, Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU), dan Kawasan Kumuh, yang tujuannya adalah mengelola data secara real-time, Mendukung perencanaan strategis, Mempermudah koordinasi, dan Memantau progres Pembangunan perumahan dan Kawasan permukiman.

RED 

Pertarungan Public Relation VS Public Opinion Masyarakat Sipil

By On Kamis, Januari 30, 2025

Ditulis oleh : Kurtubi, Juru bicara (Forum Ulama Akademisi dan Tokoh Masyarakat Banten) Yang diketuai oleh H.Embay dan KH. Ma"aruf Amin sebagai Dewan Pembina



KABUPATEN TANGERANG - Belakangan ini terkuak persoalan yang menyita mata manusia terfokus pada satu persoalan yaitu PSN PIK 2 yang berada di wilayah Tangerang Utara Kabupaten Tangerang.

PIK 2 yang di PSN kan menimbulkan permasalahan mendasar bagi masyarakat Tangerang Utara yaitu terusirnya masyarakat Tangerang di wilayahnya sendiri, menimbulkan kemiskinan serta adanya Variditas kesenjangan sosial di masyarakat Tangerang Utara

.

Selain itu, PSN PIK 2 di Tangerang Utara secara sengaja telah merubah aspek alih fungsi, berupa alih fungsi hutan lindung,, alih fungsi pantai publik, serta alih fungsi lahan sawah produktif. Semua itu terjadi bukan dengan tiba - tiba, namun adanya perencanaan yang sistematis yang melibatkan banyak pemangku kebijakan, mulai dari tingkat Desa,, tingkat Bupati sampai tingkat Gubernur, bahkan sampai Pemerintah Pusat


Peraturan perundang - undangan, peraturan Pemerintah maupun peraturan Menteri hanyalah sebuah peraturan semu bagi Oligarki untuk memuaskan hasrat ambisinya. Para Oligarki bahkan menyulap Tangerang Utara sebagai wilayah Ekpansi Oligarki.


Presiden Republik Indonesia mestinya berada pada pilihan Publik Opini, untuk bisa dengan tegas menghentikan adanya kegiatan Proyek Strategis Nasional PIK 2 demi untuk membela masysrakat yang dipimpinnya

.

Aksi - aksi yang dilakuan masyarakat sipil Tangerang Utara, Serang dan jakarta sebagai bentuk protes terhadap penguasa sampai saat ini belum mendapat perhatian yang serius dari para pemangku kebijakan


Bahkan Tiga Issue yang harus saya angkat adalah hasil dari rekomendasi pertemuan yakni, Masalah pagar laut, Masalah alih fungsi hutan lindung di Tangerang Utara, Masalah alih fungsi aktivasi pengurugan pantai publik di Desa Kohod dan Desa Muncung, serta alih fungsi lahan pertanian dilindungi atau LSD. YN/RED xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *