Menu 3 hari dari Dapur MBG Jayanti diduga tidak Sesuai Anggaran, Aktivis Banten Minta BGN Tutup SPPG Jayanti
On Selasa, Maret 10, 2026
Foto : menu yang diberikan SPPG Jayanti ke penerima untuk 3 hari.
Kab. Tangerang, xbintangindo.com --
Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Jayanti mengirim menu makanan untuk 3 hari ke sekolah-sekolah yang ada di Desa Jayanti dikeluhkan wali murid karena nilai menu yang diberikan tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah. Senin, 09/03/26.
Keluhan wali murid SDN Jayanti 1 dan TK Asmaul Husna terkait kiriman menu untuk 3 hari diduga tidak Sesuai dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah.
"Saya menilai bahwa menu yang diberikan oleh SPPG Jayanti kepada penerima tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat, menurut saya pengelola SPPG Jayanti sudah berani mengurangi nilai anggaran menu dan SPPG Jayanti sudah tidak memperhatikan kwalitas menu yang diberikan kepada penerima." Ujarnya.
"Buah-buahan yang anak saya terima buah naganya separuh busuk, yang bisa dimakan hanya separuh saja, buah pier nya juga busuk separuh, jeruknya peot kering, Snack nya diduga asal-asalan lalu dimana nilai gizinya..?" Tanya Wali murid.
" Jangan bilang makanan gizi geratis, Saya masyarakat yang taat bayar pajak, sedangkan MBG itu didanai oleh pemerintah, pemerintah mengucurkan anggaran untuk Makanan Bergizi Geratis (MBG) dari pajak rakyat, jadi kami rakyat Indonesia telah membayarkannya untuk kegiatan MBG. Jadi Badan Gizi Nasional (BGN) dan SPPG selaku penerima amanah seharusnya mengoptimalkan dan memperhatikan kwalitas menu yang diberikan kepenerima, jangan asal-asalan begini," tutur wali murid. Selasa, 10/03/26.
Aktivis Provinsi Banten Panji Abdillah SE ketua LSM Bintang Indonesia angkat bicara, " pihak BGN harus bertanggung jawab dan memberikan tindakan tegas terhadap dugaan SPPG nakal, bila perlu BGN berani menutupnya, seperti BGN di kabupaten Lebak 2 SPPG dicabut izin operasionalnya karena SPPG nakal tersebut dikeluhkan beberapa Wali murid telah karena nilai menu tidak sesuai dengan anggaran yang dikucurkan pemerintah, apa kah BGN berani mencabut izin operasional SPPG Jayanti...!" kata Panji
" Saya akan mengawalnya informasi ini ke BGN agar BGN memberikan tindakan tegas terhadap SPPG Jayanti." Tegas Panji Abdillah SE.
Sampai berita ini disiarkan pihak pengelola Jayanti belum dapat dikonfirmasi.
Red xbi//.*














