Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid*

By On Minggu, Juni 14, 2026





Kelapa Dua– Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selama 2 hari, turnamen sepak bola putri perdana ini berhasil menjadi magnet baru warga Kelapa Dua. Meriah, lancar, dan penuh semangat.


Ketua Panitia Alfan Witular mengapresiasi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua. “Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas layak, yang bisa dirasakan langsung masyarakat Kelapa Dua dengan nyaman,” ujarnya.




Prosesi pembagian piala, medali, dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah untuk Juara 1 Tangsel City & untuk Juara 2 Tangsel Women sebesar 3 Juta Rupiah diserahkan langsung oleh Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua yang mewakili Bupati Tangerang.


“Kami atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih ke seluruh elemen masyarakat yang membuat acara ini sukses,” ucap Dadang Sudrajat.


Penutupan dihadiri jajaran lengkap: Ketua KOK, Sekcam Dwi Chandra akrab di disapa DCB, Ketua Karang Taruna Andi, Ketua Pemuda Pancasila Bang Yudi, Binamas, Babinsa, Forum RW, para Lurah se-Kelapa Dua, LPM,nakes Puskesmas hingga PMI.


Alfan menegaskan kunci sukses turnamen ini adalah gotong royong. Sponsor Mandiri, OKP, Ormas, Dinas Kesehatan, pelaku usaha Babe Bencongan, sampai crew KD PERTIWI bahu-membahu dari awal sampai akhir.


“Hal terpenting: terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah mewujudkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas memadai untuk berbagai wahana olahraga. Masyarakat Kelapa Dua ingin memberi warna positif lewat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan,” tegasnya.


*Target Jelas: Lahirkan Bintang Baru*  

Langkah ini menjawab kondisi pemain bola putri yang masih langka di Banten. Lewat turnamen, panitia ingin menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Tangerang, ujar Ketua KOK.


Antusiasme peserta jadi bukti. Febri Arum dari Tangsel Women yang baru berlaga di Gothia Cup U-13 dan Putri Tangerang City asal Kp. Gawir, eks SSB Tunas Cipta Bojong Nangka Kelapa Dua yang kini sudah tembus Timnas Putri, hadir dan memberi dukungan.


Zulhandikar, pelatih SSB Tunas Cipta yang mampu mencetak pemain putri ke tingkat nasional, mengaku bangga. “Kami bangga ada KD PERTIWI Cup. Harapannya Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional,” pungkasnya.


Senada, Ketua RW 04 Sutarjo Tarigan, advokat dari Law Firm, ikut mengapresiasi. “Sukses dan keren banget KD PERTIWI Cup 1 di Bencongan. Ini bukti warga bisa bikin event berkelas,”

H. Robinsar Terpilih Menjadi Ketua SOKSI Banten Secara Aklamasi

By On Minggu, Juni 14, 2026




Kabupaten Tangerang, 14 Juni 2026 – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar SOKSI) Provinsi Banten yang berlangsung di Aston Cilegon Boutique Hotel telah menetapkan H. Robinsar sebagai Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten periode 2026–2031 secara aklamasi, Minggu (14/06/2026).






Penetapan tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI se-Provinsi Banten yang memberikan dukungan penuh kepada H. Robinsar untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.


Dalam forum Musda yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan, para peserta menilai H. Robinsar memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen yang kuat untuk melanjutkan dan meningkatkan peran strategis SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar dalam memperkuat konsolidasi kader serta meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Provinsi Banten.


Ketua terpilih H. Robinsar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh jajaran SOKSI di Banten. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan SOKSI sebagai organisasi yang semakin solid, modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.


“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh keluarga besar SOKSI Banten. Ke depan, kita akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput, meningkatkan kualitas kader, serta memperkuat sinergi dengan Partai Golkar dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Robinsar.


Dalam pelaksanaan Musda tersebut, Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten periode sebelumnya, H. TB Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., yang juga Ketua Harian Depinas SOKSI menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader SOKSI agar terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, soliditas organisasi merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus memperkuat peran SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar.


Dalam arahannya, H. TB Iman Ariyadi menegaskan bahwa SOKSI harus tampil sebagai garda terdepan dalam upaya meningkatkan elektabilitas dan perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029 mendatang. Ia meminta seluruh kader untuk aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.


“SOKSI Banten harus melakukan konsolidasi yang baik dan benar untuk meningkatkan suara elektoral Partai Golkar. Seluruh kader harus bergerak bersama, menjaga soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat agar Partai Golkar semakin dipercaya dan dicintai rakyat menuju Pemilu 2029,” tegas H. TB Iman Ariyadi.


Ia juga berharap kepemimpinan H. Robinsar sebagai Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten yang baru dapat membawa semangat baru bagi organisasi, memperkuat sinergi dengan Partai Golkar, serta meningkatkan kontribusi SOKSI dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Banten.


Musda Depidar SOKSI Banten Tahun 2026 juga menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat struktur kepengurusan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik dan pembangunan di Provinsi Banten.


Dengan terpilihnya H. Robinsar secara aklamasi, diharapkan SOKSI Banten semakin solid, progresif, dan mampu menjadi motor penggerak dalam melahirkan kader-kader berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan organisasi, Partai Golkar, serta masyarakat Banten secara luas. Keputusan Musda ini sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan SOKSI Banten dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.

Joko Santoso SE., Musran dan Musanran Langkah Strategis Perkuat Konsolidasi Partai Hingga Akar Rumput

By On Minggu, Juni 14, 2026







SERANG- Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi PDI Perjuangan, Joko Santoso SE., menegaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput. Kegiatan Musran dan Musanran dilaksanakan di Lapangan Futsal Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Minggu, (14/06/2026) 









Joko Santoso SE., Anggota DPRD Kabupaten Serang bidang organisasi menyampaikan, "Konsolidasi ini adalah mesin penggerak kita. Sangat penting bagi kita untuk menjaga komunikasi yang intens antar kader dan menyatukan persepsi perjuangan. Kita harus memastikan seluruh kader tetap dalam satu barisan yang solid untuk memenangkan hati rakyat," ujar Joko Santoso. 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang, H. Madsuri, dan dihadiri sedikitnya 680 kader yang berasal dari Lima Pengurus Anak Cabang (PAC), yakni PAC Kopo, PAC Jawilan, PAC Cikande, PAC Pamarayan, dan PAC Bandung. 


Selain Joko Santoso SE., acara tersebut juga dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang H. Madsuri serta jajaran pengurus serta para PAC dan ranting. 


Dalam kesempatan itu, Joko Santoso SE., menekankan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, Musran dan Musanran memiliki peran penting dalam memperkuat struktur partai, membangun soliditas kader, serta menyamakan arah perjuangan di seluruh tingkatan organisasi.


Ia menilai keberhasilan partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat sangat bergantung pada kekuatan komunikasi dan koordinasi yang terbangun dari tingkat bawah hingga tingkat pusat. Karena itu, keberadaan pengurus ranting dan anak ranting menjadi ujung tombak dalam menjaga kedekatan partai dengan masyarakat.


Menurut Joko Santoso, kader partai harus terus hadir di tengah rakyat dan mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, partai dapat menjalankan fungsi politiknya secara maksimal sekaligus menjadi jembatan antara kepentingan rakyat dan kebijakan pemerintah.


Dalam forum yang dihadiri ratusan kader tersebut, Joko Santoso juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat semangat gotong royong dalam menjalankan tugas-tugas organisasi. Ia menegaskan bahwa soliditas merupakan modal utama yang harus dijaga oleh seluruh kader PDI Perjuangan.


"Kekuatan terbesar PDI Perjuangan itu bukan karena kita punya segalanya, tapi karena kita punya barisan yang solid dan tegak lurus," ungkapnya.


Tak hanya itu, Joko Santoso juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para kader yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran ratusan kader menunjukkan bahwa semangat perjuangan dan loyalitas kader PDI Perjuangan di Kabupaten Serang tetap terjaga dengan baik.


"Kehadiran 680 kader hari ini membuktikan bahwa semangat banteng di Kabupaten Serang tetap membara. Musran dan Musanran ini adalah fondasi utama perjuangan kita," tegas Joko Santoso. 


Ia menjelaskan bahwa Musran dan Musanran merupakan bagian penting dalam proses penguatan organisasi partai. Melalui forum tersebut, partai dapat memastikan struktur organisasi berjalan efektif hingga tingkat paling bawah serta mampu menjalankan fungsi politik dan sosial secara optimal.


Joko Santoso juga berharap kepada seluruh pengurus yang terbentuk agar segera bergerak aktif di tengah masyarakat. Menurutnya, pengurus partai harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.


"Saya berharap kepada seluruh pengurus yang terbentuk untuk segera tancap gas, turun ke bawah, dan menjadi solusi atas persoalan di masyarakat. Jika struktur bawah kita kokoh dan komunikasinya lancar, maka kejayaan partai di Kabupaten Serang adalah sebuah kepastian," tambahnya.


Ia menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi yang lengkap, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Karena itu, seluruh kader diminta untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat pelayanan kepada rakyat, serta aktif menyerap aspirasi masyarakat di wilayah masing-masing.


Melalui pelaksanaan Musran dan Musanran serentak tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang berharap dapat memperkuat mesin organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus menyiapkan kader-kader yang siap bekerja untuk kepentingan rakyat. Konsolidasi yang solid diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat perjuangan partai dan memenangkan kepercayaan masyarakat.

Bewok 

Satlantas Polres Serang Tindak Lanjuti Keluhan Warga Terkait Ceceran Tanah di Jalan Raya Serang –Jakarta

By On Minggu, Juni 14, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Satlantas Polres Serang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait adanya ceceran tanah yang diduga berasal dari aktivitas proyek urugan di kawasan Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.


Pada Minggu (14/6/2026), Kasatlantas Polres Serang AKP Muhammad Hafizh, M.A. memimpin langsung patroli dan pengecekan ke lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan.


Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi lokasi proyek PT Jalu Abadi Makmur yang disebut sebagai sumber aktivitas kendaraan pengangkut material. Kepada pihak pelaksana proyek, petugas memberikan sejumlah imbauan dan penekanan agar segera melakukan langkah-langkah pencegahan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.


“Kami meminta pihak proyek untuk segera membersihkan ceceran tanah yang berada di badan jalan, menyiapkan tangki air dan alat pembersih kendaraan, serta memasang rambu-rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada,” ujar AKP Muhammad Hafizh.


Selain itu, pihak proyek juga diingatkan untuk mematuhi ketentuan pembatasan jam operasional kendaraan angkutan tambang sebagaimana diatur dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 567 Tahun 2025.


Menurut Hafizh, keberadaan material yang tercecer di badan jalan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Karena itu, langkah-langkah pencegahan perlu dilakukan secara konsisten agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas maupun kecelakaan.


“Kami mengapresiasi informasi dan masukan dari masyarakat. Setiap laporan yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas akan kami tindak lanjuti dan lakukan pengecekan di lapangan,” katanya.


Satlantas Polres Serang juga akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan aktivitas proyek berjalan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kebersihan jalan, serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.


Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Serang dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Serang, sekaligus merespons setiap keluhan masyarakat yang berpotensi mengganggu keselamatan di jalan raya.

Syukur Memayungi Kelapa Dua: KD PERTIWI Cup 1 Resmi Dibuka Meriah.

By On Sabtu, Juni 13, 2026





Tangerang, Banten xbintangindo.com --

Pagi cerah mengiringi pembukaan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Turnamen sepak bola putri perdana di Banten ini berlangsung meriah dan lancar.


Turut hadir dalam acara, Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat, Sekcam Dwi Candra, perwakilan Polsek Kelapa Dua, Koramil 02 Curug, MUI, Forum RW, para lurah se-Kelapa Dua, KNPI, Karang Taruna, Pemuda Pancasila, LPM, PMI, dan tokoh masyarakat lainnya.






Dalam sambutannya, Camat Dadang Sudrajat mengapresiasi inisiatif turnamen sepak bola putri pertama di Kecamatan Kelapa Dua. Ia menegaskan, "KD PERTIWI bukan singkatan Kang Dadang atau Kang Dwi, melainkan Kelapa Dua Park".


Ketua KONI Eka Wibayu menyambut baik dan bangga atas terselenggaranya KD PERTIWI Cup. "Ini langkah awal yang penting untuk menjaring bibit pemain sepak bola putri di Kabupaten Tangerang. Saat ini pemain putri masih sangat langka di seluruh wilayah Banten," ujarnya.


Acara pembukaan diawali upacara dengan khidmat, pengibaran bendera, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, santunan anak yatim, lalu dilanjutkan kick-off pertandingan pertama.

Okta dan Angi , salah satu Pemian sari putri patriot Bekasi merasa senang dengan adanya kegiatan KD PERTIWI Cup.


Salah satu penonton warga bencongan, Bang Majid Mengucapkan terimakasih kepada panitia dan pemerintah kecamatan kelapa dua yang sudah mengadakan kegiatan dan meramaikan stadion mini kelapa dengan ada sepak putri , UMKM  lokal yang sudah mendukung kelancaran acara hari ini dengan penuh ceria. (*)

Bambang Ressy, Gegara Lapak besi tua Bikin Geger, diberikan 5 kali surat Teguran Masih minta Toleransi 4 Hari

By On Sabtu, Juni 13, 2026







Kab. Serang, xbintangindo.com --

Gegara bangunan liar lapak besi tua milik Robinson ada yang lolos atau tersisa tersisa luput dari eksekusi pembongkaran petugas, karena ada permohonan dan toleransi bongkar mandiri, akhirnya pasutri yang juga aktivis kabupaten Serang (Bambang Ressy) dan kasat Satpol-PP kabupaten Serang Subur Prianto angkat bicara.


" Masa iya diberikan 5 kali surat teguran untuk membongkar secara mandiri tidak diindahkan, mengapa dihari H pemilik lapak besi tua masih minta toleransi lagi..ini lucu, kita lihat.. apakah benar pemilik lapak akan membongkar secara mandiri...!" Cetus Bambang Ressy.


Dan Dinas Satuan Polisi Pamong Puraja (Satpol PP) Kabupaten Serang memastikan memberikan tenggat waktu selama 4 hari satu bangunan liar (bangli) di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Citawa, Desa Kibin, Kecamatan Kibin agar melakukan pembongkaran mandiri.



Sebelumnya satu bangli atau lapak Besibtua yang lolos atau luput dari eksekusi pembongkaran petugas Satpol PP lantaran adanya kebijakan akan membongkar secara mandiri dan diberikan tenggat waktu 4 hari sejak Kamis, 11 Juni 2026.



Hal ini disampaikan Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Subur Prianto sebagai upaya meluruskan informasi adanya dugaan pelicin sehingga satu bangli atau lapak luput dari pembongkaran Satpol PP pada Kamis, 11 Juni 2026. "Bangunan yang ditertibkan oleh Satpol PP sebanyak 28 bangunan, berdasar laporan masyarakat melalui kades dan camat,"kata Subur Prianto melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu, 13 Juni 2026.


Dijelaskan Subur Prianto, tidak dibongkarnya satu bangunan liar pemilik meminta waktu selama 4 hari berniat akan membongkar secara mandiri. Atas kebijakan petugas, maka diberikan tenggat waktu 4 hari.


"Informasi dari lokasi bahwa lapak tersebut akan dibongkar mandiri oleh pemilik, dan meminta waktu 4 hari karena jenis dan volume barang yang  harus dipindahkan memerlukan waktu, peralatan dan kendaraan mobilisasi yang memadai,"paparnya.


Akan tetapi, Subur Prianto menegaskan jika selama tenggat waktu yang ditentukan namun belum adanya upaya pembongkaran mandiri maka Satpol PP melakukan kembali pembongkaran. "Jika pembokaran mandiri belum selesai dalam tenggat waktu yang ditentukan, maka akan dilakukan penertiban kembali,"tandasnya.


Subur Prianto kembali menegaskan, membantah dan tidak membenarkan adanya upaya pelicin pihak tertentu agar bangunan liar luput dari pembongkaran. "Satpol PP dan seluruh instansi/jajaran yang bertugas tidak memungut, meminta apalagi menerima sejumlah uang dalam kegiatan penertiban tersebut,"bener Subur.(*)


Heyy....!" Lapak Besi Tua, Ditenggat Waktu 4 Hari, Satpol PP Bakal Bongkar Sisa Bangunan Liar di Kibin*

By On Sabtu, Juni 13, 2026








Satpol-PP kabupaten Serang Bergerak. .

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang memastikan memberikan tenggat waktu selama 4 hari satu bangunan liar (bangli) di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Citawa, Desa Kibin, Kecamatan Kibin agar melakukan pembongkaran mandiri.



Sebelumnya satu bangli atau lapak Besibtua yang lolos atau luput dari eksekusi pembongkaran petugas Satpol PP lantaran adanya kebijakan akan membongkar secara mandiri dan diberikan tenggat waktu 4 hari sejak Kamis, 11 Juni 2026.



Hal ini disampaikan Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Subur Prianto sebagai upaya meluruskan informasi adanya dugaan pelicin sehingga satu bangli atau lapak luput dari pembongkaran Satpol PP pada Kamis, 11 Juni 2026. "Bangunan yang ditertibkan oleh Satpol PP sebanyak 28 bangunan, berdasar laporan masyarakat melalui kades dan camat,"kata Subur Prianto melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu, 13 Juni 2026.


Dijelaskan Subur Prianto, tidak dibongkarnya satu bangunan liar pemilik meminta waktu selama 4 hari berniat akan membongkar secara mandiri. Atas kebijakan petugas, maka diberikan tenggat waktu 4 hari.


"Informasi dari lokasi bahwa lapak tersebut akan dibongkar mandiri oleh pemilik, dan meminta waktu 4 hari karena jenis dan volume barang yang  harus dipindahkan memerlukan waktu, peralatan dan kendaraan mobilisasi yang memadai,"paparnya.


Akan tetapi, Subur Prianto menegaskan jika selama tenggat waktu yang ditentukan namun belum adanya upaya pembongkaran mandiri maka Satpol PP melakukan kembali pembongkaran. "Jika pembokaran mandiri belum selesai dalam tenggat waktu yang ditentukan, maka akan dilakukan penertiban kembali,"tandasnya.


Subur Prianto kembali menegaskan, membantah dan tidak membenarkan adanya upaya pelicin pihak tertentu agar bangunan liar luput dari pembongkaran. "Satpol PP dan seluruh instansi/jajaran yang bertugas tidak memungut, meminta apalagi menerima sejumlah uang dalam kegiatan penertiban tersebut,"bener Subur.(*)

Diduga Pihak Manajemen SPBU 34 -  15703 Jayanti Timur Gagal Menganalisa Kebutuhan BBM Harian Konsumennya

By On Sabtu, Juni 13, 2026








Foto : Tampak Terlihat antrian panjang kendaraan yang membeli BBM di SPBU 34-15703 Jayanti Timur.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Antrian panjang kendaraan motor maupun mobil terlihat di SPBU- SPBU di wilayah kabupaten Tangerang Banten, para konsumen membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) mengaku kesal jika beberapa hari ini ketika membeli BBM di SPBU 34 - 15703 wilayah kabupaten Tangerang harus mengantri panjang hingga berjam-jam. Sabtu, 13/06/26.





Menurut Siti Marwah warga Sumur Bandung Jayanti yang mengaku hampir setiap hari saat pulang kerja membeli BBM Pertalite di SPBU Jayanti Timur selalu kena antrian panjang.


" Biasanya kalau saya mengisi membeli BBM Pertalite di SPBU Jayanti Timur tidak pernah mengalami antrian panjang, tapi beberapa hari ini saat saya membeli pertalite selalu kena antrian panjang, tapi bukan di pertalite saja di pelayanan tempat pengisian BBM Solar juga antrian kendaraan yang didominasi truk-truk begitu panjang hingga berjam-jam dan keluar SPBU. " Ujar Siti Marwah.


Menurut aktivis Banten Panji Abdillah SE antrian panjang di SPBU - SPBU di dominasi para konsumen yang membeli BBM beberapa hari terakhir diduga pihak manajemen SPBU telah gagal menganalisa kebutuhan harian pembelanjaan konsumen. Pihak SPBU seharusnya sudah memiliki analisa tepat kebutuhan harian konsumen, karena SPBU yang di kelolanya bukan SPBU yang buka sebulan atau dua bulan melainkan SPBU yang sudah tahunan dalam melayani penjualan kepada konsumennya. " Kata Panji Abdillah SE. Sebagai ketua umum LSM Bintang Indonesia.

Red xbi//.*

Bekerja dari Bawah, Subhan Disebut Paling Paham Ritme DPRD Banten

By On Sabtu, Juni 13, 2026










Subhan Setia Budi Ganda

Serang - xbintangindo.com --

Di balik jabatan Sekretaris DPRD Banten yang kini disandangnya, Subhan Setia Budi Ganda memiliki perjalanan panjang di dunia birokrasi. Mulai dari mengurusi risalah rapat, alat kelengkapan dewan hingga memimpin sejumlah unit kerja, pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal yang cukup untuk memimpin sekretariat dewan.


Kepala Bagian Persidangan, Aspirasi dan Humas Sekretariat DPRD Banten, Suryana mengatakan, penunjukan Subhan sebagai Sekwan bukan tanpa dasar. Menurutnya, Subhan memiliki rekam jejak panjang di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk di lingkungan Sekretariat DPRD Banten.


"Pak Subhan memiliki pengalaman birokrasi yang cukup lengkap. Beliau pernah menduduki berbagai posisi strategis dan memahami tata kelola pemerintahan maupun dinamika kerja di DPRD," kata Suryana, Jumat (12/6/2026).


Ia menjelaskan, sebelum menjabat Sekwan definitif pada November 2025, Subhan telah beberapa kali bertugas di Sekretariat DPRD Banten. Mulai dari Kepala Sub Bagian Rapat dan Risalah, Kepala Sub Bagian Alat Kelengkapan DPRD, Kepala Sub Bagian Peliputan dan Protokol, hingga Kepala Bagian Aspirasi dan Humas serta Kepala Bagian Persidangan, Aspirasi dan Humas.

"Beliau bukan orang baru di DPRD. Hampir seluruh proses administrasi, persidangan, pelayanan anggota dewan hingga komunikasi publik sudah pernah ditangani secara langsung," ujarnya.


Selain itu, Suryana menyebut Subhan juga pernah dipercaya memimpin sejumlah instansi lain di lingkungan Pemprov Banten. Di antaranya menjadi Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Ciputat pada Bapenda Banten dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banten.


Menurutnya, pengalaman lintas sektor tersebut membuat Subhan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola pemerintahan daerah.


"Kalau melihat perjalanan kariernya, beliau memiliki pengalaman mulai dari pemberdayaan masyarakat desa, perdagangan, pendapatan daerah hingga kesbangpol. Jadi kompetensi manajerial dan birokrasinya sudah teruji," katanya.


Suryana menambahkan, selama menjabat sebagai Plt Sekwan hingga menjadi Sekwan definitif, berbagai tugas pelayanan kepada DPRD dapat berjalan dengan baik. Hubungan kerja antara sekretariat dengan pimpinan dan anggota DPRD juga tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.


"Kami menilai kinerja beliau selama ini baik. Pelayanan terhadap kegiatan DPRD berjalan normal dan tugas-tugas kesekretariatan dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya," ujarnya.


Ia berharap publik dapat melihat sosok Subhan secara objektif berdasarkan rekam jejak dan pengalaman kerja yang dimiliki, bukan semata dari persepsi yang berkembang.


"Kalau melihat perjalanan karier dan pengalaman yang dimiliki, kami optimistis beliau mampu menjalankan amanah sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Banten," kata Suryana.

Diduga Minim Pengawasan, Proyek Revitalisasi SMPN 3 Cisolok Satap Rp1,1 Miliar Jadi Sorotan

By On Jumat, Juni 12, 2026







Kab. Sukabumi, xbintangindo.com --

Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 3 Cisolok Satu Atap, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dengan nilai bantuan pemerintah mencapai Rp. 1,157,431,000 miliar dari APBN 2026, menuai sorotan. Sejumlah kejanggalan diduga terjadi di lapangan, mulai dari sulitnya menemui penanggung jawab kegiatan hingga minimnya pengawasan terhadap pekerja.






Program revitalisasi yang dilaksanakan melalui mekanisme swakelola tersebut berada di bawah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMP Negeri 3 Cisolok Satu Atap. Namun, transparansi pelaksanaan proyek bernilai miliaran rupiah itu dipertanyakan.


Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, upaya konfirmasi ke lokasi proyek telah dilakukan sebanyak dua kali. Akan tetapi, Ketua Panitia Pelaksana yang diketahui bernama Asep disebut selalu menghindar dan tidak dapat ditemui.


Tidak hanya itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Cisolok Satu Atap, Tian, juga disebut tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi. Padahal, menurut keterangan sejumlah pekerja di lokasi, kepala sekolah sebelumnya masih berada di area proyek.


"Baru saja ada, Pak," ujar salah seorang pekerja ketika ditanya mengenai keberadaan kepala sekolah.


Kondisi serupa juga terjadi saat awak media menanyakan keberadaan ketua pelaksana kegiatan. Para pekerja mengaku yang bersangkutan tidak ada di lokasi. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan pekerjaan yang sedang berlangsung.


Lebih jauh, awak media menemukan sejumlah pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melaksanakan pekerjaan. Padahal, aspek keselamatan kerja merupakan bagian penting yang wajib diperhatikan dalam pelaksanaan proyek konstruksi.


Ironisnya, upaya konfirmasi tidak hanya dilakukan secara langsung. Pesan melalui aplikasi WhatsApp juga telah dikirimkan kepada Kepala Sekolah Tian maupun Ketua Panitia Asep. Namun hingga berita ini diturunkan, keduanya belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi.


Sikap tertutup tersebut justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, proyek yang menggunakan uang negara senilai lebih dari Rp.1,157,431,000 miliar seharusnya dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.


Jika benar para pekerja dibiarkan bekerja tanpa pengawasan dan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai, maka hal itu patut menjadi perhatian serius pihak terkait. Sebab, proyek pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana belajar jangan sampai justru menyisakan persoalan baru terkait transparansi dan keselamatan kerja.


Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Cisolog Satu Atap, Tian, maupun Ketua Panitia Pelaksana, Asep, belum memberikan tanggapan atas berbagai pertanyaan yang disampaikan awak media. Dengan demikian, publik masih menunggu penjelasan resmi mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah yang menelan anggaran Rp 1,157,431,000 tersebut.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *