Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Demo.12 Pekerja Di-PHK Sepihak, Massa Duduki PT SMP , PT. SMA

By On Rabu, Januari 28, 2026









SERANG, - Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Junti, menggelar aksi unjuk rasa di depan PT. Surya Mulia Anugrah (SMA), dan PT. Suqma Makmur Persada (SMP),di Desa Junti  Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten. Rabu (28/01/2026).


Aksi ini dipicu oleh pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap dua belas pekerja yang dipekerjakan melalui perusahaan outsourcing PT Gama.


Massa mulai memadati gerbang perusahaan sejak jam 9 pagi, menuntut agar pihak PT SMP. PT SMA dan perusahaan outsourcing bertanggung jawab atas PHK yang dinilai tidak sesuai prosedur.


“Kami menuntut keadilan atas PHK sepihak yang dilakukan oleh pihak outsourcing. Dua belas Warga kami diberhentikan tanpa prosedur yang jelas,” ujar Marhana alias Gajah Mada selaku olator aksi


Sementara menurut pihak manajemen PT Gama Jopker Infocom yang disampaikan melalui Agus Setia bahwa 12 pekerja terdiri dari 4 karyawan kontrak dan 8 karyawan harian lepas yang dikembalikan oleh user PT. Surya Mulia Anugrah (SMA) dan PT SMP dengan alasan 12 karyawan tersebut dari hasil rapot memiliki catatan absen dan kinerja yang buruk serta tidak konsisten sehingga pihak penerima pekerja memutuskan untuk memutasikan 12 pekerja ke wilayah Tigaraksa Tangerang, sangat di sayangkan pihak yayasan gama melalui korlap Bowo tidak menyampaikan hal tersebut kepada 12 pekerja.


Dalam pertemuannya pihak karyawan masih merasa belum puas lantaran pertemuan tersebut sudah ketiga kalinya belum juga membuahkan hasil.

Aman xbi//.*

Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) Mendorong Penguatan Polri di Bawah Presiden dalam Kerangka Demokrasi Pancasila dan Negara Hukum

By On Rabu, Januari 28, 2026





Serang — Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) memandang bahwa pembahasan mengenai posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam struktur ketatanegaraan merupakan diskursus penting dan sah dalam negara demokrasi. Diskursus tersebut perlu ditempatkan secara jernih, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa dan negara.







Menurut Ketua Harian DPP PSKBI H.Lutfi Tri Putra Mengatakan Sebagai organisasi yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan, demokrasi Pancasila, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, PSKBI menilai bahwa penempatan Polri di bawah Presiden Republik Indonesia tetap relevan dan konstitusional, sepanjang dijalankan dalam kerangka negara hukum, prinsip akuntabilitas, dan pengawasan demokratis yang kuat, Rabu (28/01).




Dalam sistem presidensial yang dianut Indonesia, Presiden memegang mandat langsung dari rakyat dan bertanggung jawab penuh atas jalannya pemerintahan, termasuk stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, keberadaan Polri di bawah Presiden dapat dipahami sebagai upaya menjaga kesatuan komando, efektivitas koordinasi nasional, serta kepastian tanggung jawab politik dalam pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat.


PSKBI memandang bahwa dalam konteks negara kesatuan dengan wilayah yang luas, heterogenitas sosial yang tinggi, serta dinamika keamanan yang kompleks, Polri sebagai institusi nasional membutuhkan posisi strategis yang memungkinkan respons cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh. Penempatan Polri langsung di bawah Presiden dinilai masih paling sesuai untuk menjawab kebutuhan tersebut.


Namun demikian, PSKBI juga menegaskan bahwa dukungan terhadap posisi Polri di bawah Presiden tidak boleh dimaknai sebagai penyerahan kewenangan tanpa batas. Dalam negara demokrasi, setiap kekuasaan harus dibatasi, diawasi, dan dipertanggungjawabkan. Prinsip ini berlaku pula bagi institusi kepolisian dan relasinya dengan kekuasaan eksekutif.

Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa persoalan utama dalam tata kelola kepolisian bukan terletak semata-mata pada struktur formal organisasi, melainkan pada kualitas pengawasan, budaya profesionalisme, serta kejelasan batas antara kebijakan strategis dan tindakan operasional penegakan hukum. Tanpa pengawasan yang memadai, struktur apa pun berpotensi disalahgunakan.


Atas dasar itu, PSKBI berpandangan bahwa penguatan Polri di bawah Presiden harus disertai dengan beberapa prasyarat penting, antara lain:

- Penegasan batas kewenangan Presiden dalam hubungannya dengan Polri, yakni pada tataran kebijakan strategis dan arah umum keamanan nasional, bukan pada intervensi langsung terhadap proses penegakan hukum atau tindakan operasional sehari-hari.

- Penguatan mekanisme pengawasan sipil terhadap Polri yang bersifat independen, transparan, dan memiliki kewenangan substantif, sehingga mampu menjamin profesionalisme dan akuntabilitas institusi kepolisian.

- Optimalisasi fungsi pengawasan parlemen, khususnya dalam aspek anggaran, kebijakan, dan evaluasi kinerja Polri, sebagai bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem demokrasi.

- Peneguhan prinsip netralitas Polri dalam kehidupan politik, terutama dalam konteks kontestasi elektoral, agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.


PSKBI meyakini bahwa kepolisian yang kuat bukanlah kepolisian yang bekerja tanpa kontrol, melainkan kepolisian yang bekerja dalam koridor hukum, etika, dan tanggung jawab publik. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugasnya, dan kepercayaan tersebut hanya dapat tumbuh apabila Polri dipastikan bebas dari kepentingan politik praktis.


Dalam konteks reformasi kelembagaan, PSKBI mendorong agar fokus perbaikan diarahkan pada peningkatan profesionalisme sumber daya manusia, pembenahan tata kelola internal, penegakan kode etik, serta penguatan budaya pelayanan publik. Perubahan struktural tanpa pembenahan substansi dikhawatirkan tidak akan menyentuh akar persoalan.

Jajaran Pengurus Kesti TTKKDH Mendukung Polri Tetap Berada dibawah Presiden RI

By On Rabu, Januari 28, 2026

 







Foto : H. Maman Soleman 

Banten, xbintangindo.com --

Jajaran pengurus Kesti TTKKDH Banten mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Indonesia. Pasalnya, hal ini dinilai baik dan memberikan manfaat yang banyak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat. 


"Dengan segala kerendahan hati, keikhlasan dan penuh tawakal kepada Allah SWT, bersama ini saya H. Maman Soleman wakil Ketua DPW II Provinsi Banten, menyatakan mendukung sepenuhnya Polri di bawah Presiden dan bukan yang lain," kata H. Maman Soleman.Rabu (28/1/2026). 


Polri di bawah Presiden seperti sekarang ini, kata H. Maman Soleman, adalah posisi yang sangat ideal atau tepat. Penempatan tersebut lebih banyak dirasakan manfaat positifnya untuk masyarakat Indonesia. 


"Posisi ini adalah sesuatu yang sangat ideal, dan yang selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan dan kemanfaatan yang baik, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya. 


H. Maman Soleman berharap, Presiden dan Polri harus terus bersama-sama menjaga bangsa dan negara ini, demi menciptakan masyarakat yang maju dan modern. 


" Mari kita bersama-sama doakan agar Polri senantiasa berada dalam lindungan, bimbingan dan ridho Allah SWT, untuk membersamai Presiden dan kita semuanya menjaga negara dan bangsa ini, menuju satu masyarakat yang maju, yang modern, yang diridhoi Allah SWT, Amin YRA," tuturnya.








Begitu pula dikatakan penasehat organisasi pencak silat Kesti TTKKDH provinsi Banten H. Muslik," ketetapan DPR RI itu sudah tepat jika polri dibawah naungan presiden RI, kami dari Kesti TTKKDH sangat mendukung polri dibawah presiden RI." Kata H. Muslik.

Red xbi//.*

Ketua Umum MUI Dukung Polri di Bawah Presiden

By On Rabu, Januari 28, 2026







Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden Indonesia. Pasalnya, hal ini dinilai baik dan memberikan manfaat yang banyak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat. 


"Dengan segala kerendahan hati, keikhlasan dan penuh tawakal kepada Allah SWT, bersama ini saya M Anwar Iskandar Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, menyatakan mendukung sepenuhnya Polri di bawah Presiden dan bukan yang lain," kata KH Anwar dalam tayangan videonya sebagaimana dikutip Rabu (28/1/2026). 


Polri di bawah Presiden seperti sekarang ini, kata Anwar, adalah posisi yang sangat ideal atau tepat. Penempatan tersebut lebih banyak dirasakan manfaat positifnya untuk masyarakat Indonesia. 


"Posisi ini adalah sesuatu yang sangat ideal, dan yang selama ini sudah kita rasakan kemaslahatan dan kemanfaatan yang baik, dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya. 


Anwar berharap, Presiden dan Polri harus terus bersama-sama menjaga bangsa dan negara ini, demi menciptakan masyarakat yang maju dan modern. 


" Mari kita bersama-sama doakan agar Polri senantiasa berada dalam lindungan, bimbingan dan ridho Allah SWT, untuk membersamai Presiden dan kita semuanya menjaga negara dan bangsa ini, menuju satu masyarakat yang maju, yang modern, yang diridhoi Allah SWT, Amin YRA," tuturnya.

Berita Desas Desus Pernyataan Warga Bahwa Kades Sumur Bandung "Pelit" ditepis Sahabat dan Pengusaha Jayanti

By On Rabu, Januari 28, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com -- 

Berita yang beredar desas desus dan pernyataan warga Desa Sumur Bandung A. Jajuli SE "Pelit" ternyata di tepis oleh sahabat dan juga pengusaha kecamatan Jayanti, bahwa kades Sumur Bandung A. Jajuli SE orang baik "kades Sumur Bandung tidak pelit".  Rabu, 28/01/26.


Menurut Frass dirinya bersaksi bahwa kades Sumur Bandung A. Jajuli SE orang baik dan tidak pelit.


"Selama kenal beliau seh gak pelit ya pak, saya bersaksi bahwa kades Sumur Bandung A. Jajuli orang baik beliau tidak pelit." Kata Frass sahabat kades Sumur Bandung.


Lanjut Frass," Beliau orang baik, Banyak kok pekerjaan dan pengajuan pak lurah itu terealisasi, Mungkin pak lurah jarang dikantor itu ada kesibukan diluar dengan nyapa warga atau ada keperluan diluar, yang pasti semua yang dikerjakan oleh pak lurah Jajuli Baik untuk kemajuan desanya." Sambung Frass 


Masih dengan Frass," Beliau rela nyari kegiatan diluar, Iya intinya mah untuk kemajuan desa sumur bandung, saya tau banyak tentang pak lurah A. Jajuli SE, mungkin warga yang berbicara itu lawan politik saja." Tutur Frass.


"Banyak kok pekerjaan pak lurah sumur bandung itu di roda pemerintahan dalam bentuk infrastruktur maupun kunjungan kerja kewilayahan terealisasikan dari awal dia menjabat, Emang dia itu keliatan nya seperti itu tapi dia hatinya lengkap." Tutup Frass 

Red xbi//.*

Bicara Tentang Kades Sumur Bandung Jayanti Mayoritas Warganya Mengatakan Kades Sumur Bandung " PELIT "

By On Rabu, Januari 28, 2026






Foto : Tampak Depan kantor Desa Sumur Bandung kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

 Desas desus suara tak sedap yang dilontarkan dari mulut mayoritas warga Desa sumur bandung tentang royalitas diri kinerja aktif seorang kepala Desa (Kades) Sumur Bandung A. Jajuli SE seperti sudah menjadi ikon tetap pada hati dan mulut warga Desa Sumur Bandung bahwa kades sumur bandung mah " PELIT ".


Ketika wartawan media online xbintangindo.com bincang-bincang dengan salah satu warga kampung Kunir Desa Sumur Bandung inisial CM menjelaskan jika kades sumur bandung mah A. Jajuli SE dari dulu sudah terkenal pelitnya.


" Kades Sumur Bandung sekarang mah sudah terkenal pelitnya sejak sebelum jadi kades, royalitas ke warganya kurang, jadi lurah juga karena nama besar bapaknya saja yang sekarang sudah menjadi mantan kades  sumur bandung (Johari -Red), " kata CM.


Begitu pula dikatakan warga kampung Kramat Desa Sumur Bandung inisial TS dirinya membenarkan jika kades nya terkenal pelitnya.


" Wuuhh..pak sudah gak aneh jika ada orang yang mengatakan jika kades saya (A. Jajuli SE) itu PELIT, kurang royalitas nya itu seperti sudah karakternya, jangankan kepada orang luar Desa sumur bandung kepada warganya saja PELIT, kinerjanya juga kurang aktif ngantor di kantor Desa, kalau pun datang ke kantor Desa paling sebentar saja, lalu pergi ke sebrang jalan ke rumah orang tua nya,  seperti tidak betah duduk di kantor desa." Kata TS.


" Begitu lah bang kalau bicara loyalitas kades sumur bandung, sudah terkenal dengan kalimat "PELIT" oleh warga luar maupun warga Desa sumur bandung sendiri. Kalau kami sudah tidak aneh lagi, tapi malu jika diledek oleh orang luar Desa sumur bandung." Ujar KD warga kampung Sumur Bandung.


Masih banyak ucapan tak sedap yang dilontarkan oleh warga Wilayah Desa Sumur Bandung tidak disiarkan dimediia kami.


Sampai berita ini disiarkan kepala Desa sumur bandung A. Jajuli SE belum dapat terkonfirmasi.

Red xbi//.*

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan Mengganjar  Unit Opsnal Reskrim Polsek Cikande Dengan Penghargaan

By On Rabu, Januari 28, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan memberikan penghargaan kepada Kapolsek dan  Unit Opsnal Reskrim Polsek Cikande 

Saya bangga dan saya sangat berterima kasih kepada unit opsnal  Reskrim Polsek Cikande yang mana secara terus menerus melaksanakan pengungkapan kasus.


Unit Opsnal yang dikomandoi oleh Ipda Ibnu Arif SH  dan kami tim yang  solid dalam menangani atau mengungkap kasus diwilayah hukum Polsek Cikande 

Unit opsnal Reskrim Polsek yang mendapat penghargaan dari Kapolres yaitu :


1. Ipda Ibnu Arif SH 

2. Aipda  H.Roby Setiadi, SH 

3. Aipda Mulya 

4. Bripka  Esa 

5. Brigpol  Safrudin

6. Brigpol Yusri 


Atas keberhasilan pengungkapan kasus penculikan secara cepat dan profesional

Kegiatan upacara berakhir pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


Melalui momentum ini, diharapkan seluruh personel Polres Serang semakin meningkatkan semangat pengabdian, profesionalisme, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Kapolres menegaskan agar keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan respons cepat dalam penanganan kasus yang menjadi perhatian publik.


Kapolres Andri  mengatakan Personil yang mendapat penghargaan karena telah melakukan kinerjanya dengan baik sesuai dengan standar yang telah ditentukan. 


Saya berharap personil Polres Serang dan jajaran dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksinya demi kemajuan Polri khususnya Polres Serang ” harap Kapolres Serang yang belum genap sebulan menjabat ini.

Polres Serang Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan dan Penghargaan bagi Personel Berprestasi

By On Rabu, Januari 28, 2026







Kab, Serang xbintangindo.com

Polres Serang melaksanakan Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Pengabdian dan Pemberian Penghargaan kepada personel berprestasi pada Rabu (28/01/2025) pukul 07.55 WIB di Lapangan Hijau Polres Serang. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti sekitar 150 personel.


Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Serang, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara, serta dihadiri Wakapolres, Pejabat Utama Polres Serang, para Kapolsek jajaran, anggota Polri, dan ASN Polres Serang.


Dalam amanatnya, Kapolres Serang menyampaikan bahwa penganugerahan tanda kehormatan merupakan bentuk penghargaan institusi atas loyalitas, dedikasi, serta pengabdian personel kepada bangsa dan negara.


Adapun tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan diberikan kepada:

2 personel masa dinas 32 tahun

2 personel masa dinas 16 tahun

6 personel masa dinas 8 tahun

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel dan satuan kerja yang menunjukkan prestasi dan kinerja terbaik. Salah satunya Unit Reskrim Polsek Cikande yang berhasil mengungkap kasus penculikan dalam waktu kurang dari 1x24 jam.


Kapolres menegaskan agar keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dan respons cepat dalam penanganan kasus yang menjadi perhatian publik.


Di bidang ketahanan pangan, Polres Serang juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Peringkat 1 Lomba Ketahanan Pangan jajaran Polda Banten melalui program penanaman jagung. Penghargaan diberikan kepada:

Polsek Kopo – Juara 1 (99,50 Ha)

Polsek Jawilan – Juara 2 (62 Ha)

Polsek Pamarayan – Juara 3 (30 Ha)

Sementara itu, penghargaan individu diberikan kepada: AKP Tatang, S.H. (Ps Kapolsek Cikande), IPDA Ibnu Arif, S.H.Brigpol Yusri Atas keberhasilan pengungkapan kasus penculikan secara cepat dan profesional

Kegiatan upacara berakhir pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


Melalui momentum ini, diharapkan seluruh personel Polres Serang semakin meningkatkan semangat pengabdian, profesionalisme, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

300 warga binaan Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang mengikuti pelatihan bahasa inggris

By On Rabu, Januari 28, 2026






Tangerang, Banten, xbintangindo.com 

Sebanyak 300 warga binaan Rumah Tahanan Kelas I Tangerang mengikuti pelatihan bahasa Inggris yang diselenggarakan sebagai upaya peningkatan keterampilan dan pembinaan kemandirian. 


Pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan membekali warga binaan dengan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, yang diharapkan dapat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat. 


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhammudin mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. 


"Penguasaan bahasa Inggris memiliki nilai penting di era globalisasi, terutama dalam dunia kerja. Melalui pelatihan ini, pihak rutan berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan tambahan yang dapat digunakan untuk membuka peluang kerja maupun usaha mandiri setelah bebas nanti," kata Irhammudin. 


Pelatihan bahasa Inggris tersebut meliputi materi dasar seperti percakapan sehari-hari, pengenalan kosakata umum, serta latihan pengucapan.  


"Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan," jelasnya kembali. 


Dengan adanya program pelatihan ini, Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang edukatif dan produktif demi mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. (Sly)

 *BPN Banten Siap Kawal Penataan Ruang dan Pengadaan Tanah untuk Atasi Banjir Tangerang Raya*

By On Rabu, Januari 28, 2026





Tangerang Selatan – xbintangindo.com

 Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, didampingi Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Fahmi, serta para Kepala Kantor Pertanahan se-Tangerang Raya, mengikuti rapat koordinasi penanganan banjir di wilayah Tangerang Raya, Senin (26/1/2026).


Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Banten (Gedung BLKI Provinsi Banten) tersebut menjadi forum strategis lintas instansi dalam menyelaraskan langkah mitigasi dan penanganan bencana banjir secara terpadu.


Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota di Tangerang Raya terus mengoordinasikan berbagai upaya mitigasi banjir. Ia menyoroti masih ditemukannya bangunan liar di sejumlah bantaran sungai yang menyebabkan penyempitan alur sungai, sehingga diperlukan langkah normalisasi sungai yang melintas di kawasan tersebut.


"Normalisasi sungai ada beberapa berdasarkan dari hasil kunjungan atau dari hasil kita datang ke lokasi banjir. Ada beberapa wilayah yang mengalami penyempitan dan menemukan juga banyak bangunan-bangunan yang tidak semestinya ada di bantaran sungai," jelas Andra.


Andra menegaskan pentingnya koordinasi dengan Kantor Wilayah BPN terkait status hak atas tanah dan bangunan di sepanjang bantaran sungai. “Kami akan berkoordinasi dengan kantor wilayah pertanahan untuk memastikan status haknya. Walaupun memiliki hak, tetap ada kewajiban dan larangan yang harus dipatuhi demi kepentingan bersama,” tegasnya.


Menanggapi hal tersebut, Harison mengungkapkan komitmen BPN dalam mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait penanggulangan banjir.


“BPN Banten siap mengawal revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar selaras dengan mitigasi bencana. Kami juga akan ikut serta mengendalikan pemanfaatan ruang, baik pada bidang-bidang tanah yang sudah bersertipikat maupun yang belum. Jika terdapat bangunan liar yang menghambat aliran air atau menjadi penyebab banjir, kami siap melakukan penertiban sesuai regulasi,” tegas Harison.


Lebih lanjut, Harison menambahkan bahwa BPN akan berperan aktif dalam memfasilitasi pengadaan tanah pada titik-titik strategis penanganan banjir. “Pengadaan tanah untuk normalisasi sungai maupun pembangunan kolam retensi di lokasi rawan banjir akan menjadi prioritas untuk dipercepat prosesnya,” ujarnya.


Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan, diharapkan proses pengadaan tanah serta penataan aset untuk kepentingan umum dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga upaya penanggulangan banjir di Tangerang Raya dapat memberikan dampak nyata bagi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.(Oman ncek)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *