Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Warga Mengeluh Sulit Mendapatkan BBM Pertalite, 2 SPBU di Jayanti dipasang Panduk Peringatan Oleh Aktivis

By On Jumat, Agustus 21, 2026






Foto : Aktivis Kecamatan Jayanti sedang memasang spanduk peringatan didepan pagar SPBU.

KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) - Sebagai bentuk pengawasan sosial dan kepedulian terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tepat sasaran, gabungan kontrol sosial yang terdiri dari elemen LSM, Kelompok Kerja (Pokja), dan Media turun langsung ke lapangan hari ini. Mereka memasang spanduk imbauan dan peringatan keras di area SPBU Sumur Bandung dan SPBU Jayanti.






Aksi gabungan yang dimotori oleh Media Center Jayanti (MCJ), LPK-RI DPD Prov Banten, dan Pokja Gabungan Jayanti ini merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang di SPBU. Hal ini diduga kuat diakibatkan oleh maraknya oknum "pelangsir" yang membeli BBM bersubsidi jenis Pertalite secara berulang-ulang untuk ditimbun dan dijual kembali.


Melalui spanduk berukuran besar yang dibentangkan di area strategis SPBU, tim gabungan memberikan edukasi sekaligus peringatan tegas terkait aturan pengisian BBM. Berikut adalah poin-poin utama yang ditekankan:


 * Batasan Pengisian: Maksimal 1 kali pengisian dalam sehari untuk setiap kendaraan.


 * Larangan Pengisian Berulang: Dilarang keras melakukan pengisian secara bolak-balik, khususnya bagi pengguna motor bertangki besar seperti Suzuki Thunder dan sejenisnya.


 * Larangan Eceran: BBM bersubsidi tidak untuk dijual kembali secara eceran di warung kelontong.


Lebih lanjut, spanduk tersebut juga mencantumkan dasar hukum untuk memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang masih membandel. Berdasarkan UU Migas No. 22 Tahun 2001 Pasal 55, setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dapat dijerat pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda maksimal Rp 60.000.000.000,00.


"Sanksi tegas bagi pelanggar! Berlaku untuk pihak SPBU atau konsumen," tulis penegasan dalam spanduk tersebut, mengingatkan bahwa operator SPBU juga harus taat aturan dan tidak memfasilitasi para pelangsir.


Dengan adanya langkah kontrol sosial ini, diharapkan pendistribusian BBM bersubsidi di wilayah Banten dapat kembali normal, tepat sasaran, dan hak-hak masyarakat umum yang membutuhkan BBM bersubsidi tidak lagi dirampas oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.


Edward selaku Ketua LPK RI DPD Provinsi Banten menjelaskan jika dirinya bersama dengan teman-teman aktivis kecamatan Jayanti lainnya dengan sengaja memasang spanduk peringatan didepan pagar 2 SPBU yang berada di wilayah kecamatan Jayanti karena banyak aduan masyarakat khususnya kecamatan Jayanti terkait sulitnya mendapatkan BBM Pertalite di SPBU kecamatan Jayanti, 


" Kami aktivis kecamatan Jayanti banyak mendapatkan keluhan-keluhan dari masyarakat terkait mereka sulit mendapatkan BBM Pertalite di SPBU wilayah kecamatan Jayanti, jika pun ingin mendapatkan BBM Pertalite masyarakat harus ikut mengantri panjang dengan motor-motor yang memiliki tangki besar ada pula motor besar tangki modifikasi." Jelasnya.


" Kami tidak melarang siapa pun untuk pembelian BBM Pertalite di SPBU Jayanti namun kami harap khususnya motor besar ikuti aturan dan pengelola SPBU jangan diam saja, kepada SPBU di kecamatan Jayanti, Melalui teguran lisan sudah kami lakukan dengan pemberitaan sudah kami lakukan namun pihak SPBU masih terkesan diam saja dan terlihat aktivitas pembelian BBM Pertalite dengan motor besar tangki besar masih terus berlangsung, akhirnya hari ini kami aktivis kecamatan Jayanti memasang spanduk peringatan didepan pagar SPBU nya, semoga saja pengelola SPBU di Jayanti dapat paham dan mengerti." Tegas Edward.

Cmk Red xbi//.*

Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Bedah Rumah Camat Solear Kab. Tangerang diberi Surat Somasi DPP LSM Bintang Indonesia

By On Jumat, Agustus 21, 2026

















































Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Bedah Rumah Camat Solear Kab. Tangerang diberi Surat Somasi DPP LSM Bintang Indonesia 

Tangerang, suarabantenpost.com

Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Intelek Anak Negeri (Lsm Bintang Indonesia) layangkan somasi ke Pemerintah Kecamatan Solear Tangerang Banten  (20/08/2026)


Hal ini di sampaikan langsung oleh Ketua Umum (ketum) LSM Bintang Indonesia. menurutnya surat somasi tersebut berkelanjutan dari hasil surat audiensi klarifikasi yang sebelumnya telah di sampaikan.


“hari ini kami telah melayangkan surat somasi kepada Camat Solear Tangerang. Terkait adanya dugaan pekerjaan Fiktif pada kegiatan bedah rumah tahun anggaran 2025 yang ada di kecamatan


Dugaan korupsi yang di lakukan oleh petugas pengelola kegiatan pembangunan bedah rumah di kecamatan Solear, dari hasil investigasi team kami dilapangan, menemukan adanya dugaan pekerjaan bedah rumah tahun 2025 tidak dikerjakan sebanyak lima unit.


Terakhir Ketum LSM Bintang Indonesia menegaskan dalam waktu dekat apa bila surat yang kami kirimkan tidak di respon dirinya akan segera melanjutkan dugaan korupsi ini ke aparat penegak hukum (APH). tegasnya.

Red Xbi 

Apresiasi dan Kado Terindah Polda Banten, Berhasil Ungkap 6 Tambang Ilegal.

By On Jumat, Agustus 21, 2026

BANTEN - El Koko Haryono,SH, selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Reporter dan Jurnalis Republik Indonesia (DPP FRJRI) Memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten,Irjen. Pol. Hengki,S.I.K.M.H.atas langkah tegas jajaran kepolisian dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal di wilayah Banten, khususnya kerja keras Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang dipimpim Kombes Pol Yudhis Wibisana, juga Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea. 


Menurutnya, Penindakan ini dinilai penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah ancaman bencana "Hidrometeorologi" seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir.


El Koko Haryono,SH, mengatakan bahwa keberanian Polda Banten dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal patut diapresiasi dan perlu terus dilanjutkan secara konsisten.


"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Irjen Hengki. Harapannya, penertiban dan penindakan tambang ilegal terus dilakukan dan tidak tebang pilih,"ujarnya (21/08/2026)


Menurutnya, aktivitas tambang ilegal terutama yang berada wilayah Kabupaten Tangerang, Serang, dan Lebak, sangat berpotensi memicu bencana seperti banjir bandang dan longsor.


El Koko Haryono,SH, mengingatkan bahwa Banten pernah mengalami bencana besar serupa pada 2020, tepatnya di Kabupaten Lebak, yang disebabkan oleh kerusakan daerah resapan dan alih fungsi lahan,"jelasnya


"Kita tentu tidak ingin terjadi bencana seperti di Aceh, Sumut, dan Sumbar kemarin. Banten juga pernah merasakan dampaknya pada banjir bandang Lebak 2020. Akibat aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah yang jelas sangat berbahaya bagi ekosistem," tegasnya.


Sekali lagi saya meminta agar upaya kepolisian dalam penertiban ini juga mendapat dukungan penuh dari Perangkat Daerah terkait.


Ia menilai peran Pemerintah Daerah sangat penting dalam memastikan data dan informasi mengenai status perizinan tambang dapat disampaikan secara jelas kepada Aparat Penegak Hukum.


Ia juga menekankan bahwa 3 Instansi, yakni DPUPR, Dinas ESDM dan DLHK Provinsi Banten, memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi yang akurat kepada Polda Banten.


"DPUPR, ESDM dan DLHK Provinsi Banten, harus memberikan data lengkap, mana tambang yang berizin, mana yang berizin tetapi masih nakal, serta mana yang benar-benar tidak memiliki izin. Jangan sampai ada informasi yang simpang siur, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,"jelas El Koko.


Lebih jauh, Dirinya menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tugas Kepolisian atau Pemerintah Daerah, melainkan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan keberlangsungan alam bagi generasi mendatang.


"Ini tugas kita semua untuk menjaga alam, menjaga lingkungan, dan melindungi ekosistem demi hidup anak cucu kita kelak,"tuturnya.


El Koko menambahkan bahwa masyarakat Banten, khususnya Kabupaten Tangerang (red. Ds. Bakung, Kec. Kronjo) mendukung penuh langkah Kapolda Banten Irjen Hengki dalam memberantas tambang ilegal.


"Insya Allah kami, rakyat Banten dan masyarakat Kabupaten Tangerang, bersama Pak Irjen," tegasnya.


Dengan semakin intensifnya penindakan terhadap aktivitas pertambangan ilegal, Saya berharap kerusakan lingkungan di wilayah Banten dapat diminimalisir dan risiko bencana dapat ditekan sedini mungkin,"pungkasnya mengakhiri

(Yanto)

 *Bukan Sekadar Memanjat, Anak-Anak Panongan Belajar Arti Perjuangan dari Sebatang Pinang*

By On Kamis, Agustus 20, 2026









KAB TANGERANG, — Sebatang pohon pinang yang licin mungkin terlihat sederhana. Namun bagi anak-anak yang mencoba menaklukkannya, ada pelajaran besar tentang kehidupan: untuk mencapai puncak, seseorang tidak bisa selalu berjalan sendiri.


Pesan itulah yang terasa dalam lomba panjat pinang anak-anak yang digelar Polsek Panongan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (20/8/2026).


Bertempat di halaman apel Polsek Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, suasana sore berubah menjadi penuh keceriaan. Anak-anak saling berusaha mencapai puncak, sementara teman-teman dan masyarakat yang menyaksikan terus memberikan semangat.


Namun di balik riuhnya perlombaan, panjat pinang menyimpan filosofi yang jauh lebih dalam daripada sekadar memperebutkan hadiah.


Ada perjuangan untuk mencapai tujuan. Ada kegagalan yang harus diterima. Ada keberanian untuk kembali mencoba. Dan ada kebersamaan yang membuat sesuatu yang sulit menjadi mungkin.


Tidak ada satu pun peserta yang bisa dengan mudah mencapai puncak seorang diri. Ketika satu anak menjadi pijakan, yang lain memanjat. Ketika ada yang tergelincir, mereka kembali menyusun kekuatan.


Kadang seseorang harus menjadi pijakan agar orang lain dapat lebih tinggi. Kadang kita berada di bawah bukan berarti kalah, tetapi sedang membantu seseorang mencapai sesuatu yang belum mampu kita raih bersama.


Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas untuk menghadirkan kemeriahan kemerdekaan sekaligus menanamkan nilai positif kepada anak-anak.


 “Panjat pinang bukan hanya perlombaan. Ada nilai kebersamaan, kekompakan, kerja keras dan pantang menyerah yang bisa dipelajari anak-anak. Untuk mencapai sesuatu, kita membutuhkan perjuangan dan kerja sama,” ujar Irruandy.


Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya tentang mengingat sejarah, tetapi juga bagaimana nilai perjuangan para pendahulu diteruskan kepada generasi berikutnya.


 “Kami ingin anak-anak merasakan kegembiraan dalam memperingati kemerdekaan sekaligus belajar bahwa setiap keberhasilan membutuhkan proses dan perjuangan,” katanya.


Lomba tersebut diawali dengan apel persiapan, kemudian dilanjutkan perlombaan panjat pinang. Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, Kapolsek Panongan menyerahkan hadiah kepada para peserta.


Kegiatan turut dihadiri Ka Pol Sub Sektor Iptu Fuadi, Kanit Intelkam Polsek Panongan Iptu Iman Sodikin, personel Polsek Panongan, peserta lomba serta masyarakat sekitar.


Mengusung tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” kegiatan tersebut menjadi gambaran kecil tentang bagaimana persatuan dapat menjadi kekuatan sebab puncak tidak selalu dicapai oleh mereka yang paling kuat, Puncak sering kali dicapai oleh mereka yang mampu saling menguatkan.


Dan mungkin itulah makna paling sederhana dari kemerdekaan yang bisa diwariskan kepada anak-anak: bahwa hidup bukan hanya tentang siapa yang sampai lebih dulu, tetapi tentang bagaimana kita bisa mencapai tujuan dengan saling membantu.


Dari sebatang pinang, anak-anak Panongan belajar satu hal penting: ketika tangan saling menggenggam dan langkah saling menopang, jalan menuju puncak terasa lebih mungkin.


Karena pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas berdiri sendiri, tetapi tentang mampu berdiri bersama.

Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH Resmikan Rumah Siap Huni Gratis ke-575, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

By On Kamis, Agustus 20, 2026




Kab, Serang xbintangindo.com

Polsek Carenang bersama Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) Cabang Kibin dan Pemerintah Desa Teras meresmikan Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) Gratis ke-575 bagi warga kurang mampu di Kampung Petanduk RT 03/06, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Rabu (20/8/2026).


Kegiatan peresmian yang dimulai sekitar pukul 10.10 WIB tersebut dihadiri sekitar 50 orang. Rumah tersebut merupakan milik Sdri. Juniah yang dibangun melalui kolaborasi Polsek Carenang, Koperasi Syariah BMI dan Pemerintah Desa Teras dengan anggaran pembangunan sebesar Rp65 juta.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten, perwakilan Dinas Perkim Provinsi Banten, jajaran Pemerintah Kecamatan Carenang, pengurus Koperasi Syariah BMI, personel Polsek Carenang, Pemerintah Desa Teras, tokoh masyarakat, pemuda serta warga setempat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Carenang AKP Desma Priatna, SH menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya membantu warga yang sebelumnya menempati rumah yang tidak layak huni.


Kegiatan bedah rumah ini merupakan kepedulian Polri kepada masyarakat, alhamdulillah Kami menemukan rumah milik ibu juniah di kampung Petanduk Desa Teras Kec. Carenang kemudian berkolaborasi dengan koperasi BMI dan Pemerintah Desa untuk membangun kembali rumah tidak layak huni tersebut. Ujar Desma


Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.


“**Polri dekat dengan masyarakat. Apapun permasalahan sosial di masyarakat, Polri dan Polsek Carenang akan selalu hadir dan berupaya membantu masyarakat. Selamat kepada Ibu Juniah yang mendapatkan Hibah Rumah Siap Huni Gratis ini. Semoga rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan manfaat bagi keluarga,” tuturnya.


Selain pembangunan rumah dengan anggaran Rp65 juta, Kapolsek Carenang juga memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, sementara Pemerintah Desa Teras turut memberikan bantuan berupa 40 sak semen.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan, pemotongan pita, pembukaan prasasti, serta peninjauan Rumah Siap Huni Gratis milik Sdri. Juniah.


Kegiatan peresmian selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Carenang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai wujud nyata Polri yang Presisi, humanis dan dekat dengan masyarakat.

Polres Serang Gelar Pesta Rakyat Meriahkan HUT RI ke-81, Kapolda Banten Ajak Masyarakat Junjung Sportivitas

By On Kamis, Agustus 20, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Serang menggelar rangkaian kegiatan Pesta Rakyat yang berlangsung meriah di Lapangan Undar Andir, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (20/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari personel kepolisian, unsur pemerintahan, tokoh masyarakat serta warga Kecamatan Kragilan. Kegiatan tersebut berada di bawah penanggung jawab Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H.


Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolda Banten, Karoops Polda Banten, Dir Krimum Polda Banten, Dir Binmas Polda Banten, Kabid Propam Polda Banten, Kabid Humas Polda Banten, Kapolres Serang, Kaban Kesbangpol Kabupaten Serang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Wakapolres Serang, PJU Polres Serang, Kasatpol PP Kabupaten Serang, para Kapolsek jajaran Polres Serang, Apdesi Kecamatan Kragilan serta masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas pesta rakyat, pembagian doorprize dan penutup.


Adapun perlombaan yang digelar meliputi panjat pinang, balap karung serta tarik tambang, yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten memberikan arahan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat serta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.


Untuk perlombaan panjat pinang, juara pertama diraih Tim Desa Kragilan, juara kedua Tim Desa Kendayakan dan juara ketiga Tim Desa Undar Andir.


Sementara pada perlombaan balap karung kategori pria, juara pertama diraih Lutfi dari Desa Undar Andir, juara kedua Imam dari Desa Pematang dan juara ketiga Katullah dari Desa Cisait.


Untuk kategori wanita, juara pertama diraih Berlin dari Desa Dukuh, juara kedua Mastunah dari Desa Pematang dan juara ketiga Sri dari Desa Sentul.


Pada perlombaan tarik tambang kategori pria, juara pertama diraih Tim Desa Undar Andir, juara kedua Tim Desa Jeruk Tipis dan juara ketiga Tim Desa Tegal Maja. Sedangkan kategori wanita, juara pertama diraih Tim Desa Pematang, juara kedua Tim Desa Dukuh dan juara ketiga Tim Desa Kragilan.


Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan mengatakan bahwa kegiatan Pesta Rakyat tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Serang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memeriahkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Yang terpenting adalah semangat persatuan, kegembiraan dan sportivitas dalam memperingati kemerdekaan,” ujar Kapolres Serang.


Kegiatan selesai sekitar pukul 17.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.


Dengan terlaksananya Pesta Rakyat tersebut, diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan dampak positif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Serang.

Wujud Kepedulian HUT RI ke-81, Kapolres Serang Melalui Polsek Cikande Gelar Sunatan Masal hingga Donor Darah

By On Kamis, Agustus 20, 2026



Kab, Serang xbintangindo.com

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Cikande menggelar serangkaian kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat di halaman Mapolsek Cikande, Kamis (20/8/2026).


Mengusung tema "Bakti Bhayangkara di Hari Kemerdekaan", aksi sosial ini menghadirkan layanan sunatan masal gratis bagi anak-anak yatim dan yatim piatu, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga pembagian santunan untuk kaum dhuafa di wilayah hukum Polsek Cikande.


Kegiatan ini terselenggara atas sinergi dan kerja sama antara Polsek Cikande, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang, serta Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Serang. Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan untuk menyapa sekaligus memberikan dukungan moril kepada para peserta dan penerima manfaat.


Kapolres Serang melalui Kapolsek Cikande, Kompol Rudika Harto Kanajiri, menyampaikan bahwa rangkaian bakti sosial ini merupakan instruksi langsung Kapolres Serang sebagai komitmen nyata menghadirkan pendekatan Polri yang humanis.


"Kegiatan ini terlaksana atas wujud kepedulian Bapak Kapolres Serang melalui Polsek Cikande untuk menyemarakkan HUT RI ke-81. Melalui kolaborasi bersama PMI Kab. Serang dan Sie Dokkes Polres Serang, Bapak Kapolres ingin memastikan kebahagiaan Kemerdekaan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat—mulai dari khitanan anak yatim, bantuan untuk kaum dhuafa, hingga fasilitas kesehatan gratis," ujar Kompol Rudika Harto Kanajiri.


Rangkaian acara berlangsung hangat dan kondusif. Selain mendapatkan pelayanan medis secara gratis, para anak yatim dan kaum dhuafa juga menerima santunan serta pengayoman langsung dari jajaran kepolisian sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang institusi Polri kepada masyarakat.

Kapolres melalui Kapolsek melaksanakan bakti sosial..khitanan dan santunan yatim dhuafa

By On Kamis, Agustus 20, 2026

Serang, xbintangindo.com --

Kegiatan bakti sosial ini di laksanakan di setiap tahun dan  laksanakan di setiap  Kapolsek lainya ujar AKBP dr. Andri Kurniawan sik.MH. Kapolres serang 


Semoga kegiatan  bakti sosial ini dapat membantu masarakat untuk khitanan masal.donor darah.dan santunan yatim dhuafa sekali Gus cek kesehatan. pungkasnya AKBP dr.Andri Kurniawan SIK.M.H


Terima kasih pa Kapolres.dan Kapolsek dengan adanya acara ini kami sangat terbantukan sekali..semoga pak Kapolres dan jajaranya semoga panjang umur sehat selalu murah rejekinya..tutur doa sang ibu yang merasa haru  terbantukan..

 *HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan*

By On Kamis, Agustus 20, 2026








Jakarta - xbintangindo.com Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan tiga transformasi dalam layanan dan organisasi sebagai kado kemerdekaan bagi masyarakat. Ketiga transformasi tersebut meliputi layanan Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak Terintegrasi, dan penerapan sistem Organisasi Berbasis Wilayah, yang diluncurkan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat pada Senin (17/08/2026).


“Dengan suasana yang baik pada 17 Agustus 2026 ini, saya nyatakan pelayanan Peralihan Hak Terintegrasi dengan target penyelesaian 10 hari efektif diberlakukan mulai hari ini. Kemudian Pengukuran Terjadwal, meskipun sudah banyak yang berjalan, kita nyatakan efektif juga hari ini di 446 kantor. Ini kado buat rakyat Indonesia,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid.


Transformasi pertama dihadirkan lewat layanan Pengukuran Terjadwal dalam proses pendaftaran tanah, yang menetapkan masa tunggu pengukuran maksimal tujuh hari dan penyelesaian berkasnya dalam lima hari. Selanjutnya, transformasi melalui layanan Peralihan Hak Terintegrasi atau balik nama, menargetkan keseluruhan prosesnya selesai maksimal 10 hari. Transformasi ketiga dilakukan dalam tubuh Kementerian ATR/BPN, yakni penerapan Organisasi Berbasis Wilayah yang menetapkan struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) baru di 10 Kantah, dengan penataan jabatan Kepala Seksi (Kasi) berdasarkan wilayah kecamatan atau kelurahan.


Peluncuran tiga transformasi tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Menteri ATR/Kepala BPN, didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan; Inspektur Jenderal ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi; Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi; serta Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Virgo Eresta Jaya.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa transformasi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, transformasi pelayanan harus berpedoman pada peraturan yang berlaku sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.


“Esensi pelayanan publik adalah menciptakan kepuasan masyarakat karena pelayanan publik itu hak dasar daripada warga negara. Kita sebagai pemerintah, sebagai aparatur negara harus memberikan hak dasar warga negara,” tegas Menteri Nusron.


Untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan transformasi layanan dan organisasi, 17 Kepala Kantah yang menjadi lokasi _pilot project_ fase I Peralihan Hak Terintegrasi atau balik nama, dalam kesempatan ini melakukan penandatanganan Pakta Integritas. Enam Kepala Kantah melakukan penandatanganan secara langsung, yaitu dari Kantah Kota Administrasi Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Depok.


Sementara itu, 11 Kepala Kantah lainnya melakukan penandatanganan secara daring, yakni Kantah Kota Surabaya I, Kabupaten Malang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Batam, Kota Pontianak, Kota Samarinda, Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng, Kota Makassar, dan Kota Kupang. Pakta Integritas juga ditandatangani oleh Dirjen PHPT, Asnaedi.


“Asas kita melakukan inovasi ini adalah memberikan kepastian sama masyarakat, kapan masalahnya selesai kalau dia datang ke BPN. Jadi tidak boleh orang datang ke BPN itu tidak ada kepastian kapan masalahnya selesai,” tutur Menteri Nusron.


Turut hadir dalam acara _Launching_ Transformasi Layanan dan Organisasi ini, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat beserta para Kepala Kantah; Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran; Ketua Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah; dan Wali Kota Jakarta Barat beserta Forkopimda. (Oman ncek)

Jl. Cirendol-Pagupon Desa Leuwi Limus Rusak Gegara Parkir Mobil Beton Jayamix, warga," Kades dan Sekdes "Omdo"

By On Rabu, Agustus 19, 2026







Kab. Serang, xbintangindo.com --

Gegara mobil truk besar jenis molen muat beton Jayamix sering digunakan putar balik (Parkir) di jalan penghubung antara kampung Cirendol-Pagupon Desa Leuwi Limus Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten rusak, akhirnya warga meminta kepada kepala Desa Leuwi Limus dan sekertaris Desa Leuwi Limus agar segera jalan tersebut yang rusak di perbaiki. Rabu, 19 Agustus 2026.


Menurut warga Desa Leuwi Limus Ipul menjelaskan kepada wartawan jika warga sudah menegur dan meminta kepada kades dan Sekdes Leuwi Limus agar jalan penghubung antara kampung Cirendol-Pagupon Desa Leuwi Limus yang rusak di perbaiki.


" Ya...kami bersama warga Desa Leuwi Limus sudah meminta kepada kepala Desa dan Sekdes Leuwi Limus agar segera memperbaiki jalan penghubung antara kampung Cirendol-Pagupon jawab mereka berdua akan segera di perbaiki dalam waktu dekat namun teguran dan permintaan kami sudah dua Minggu lebih tapi kades dan Sekdes Leuwi Limus belum juga memperbaikinya, jadi saya katakan kades dan Sekdes Leuwi Limus omong doang " Omdo"." Kata Ipul kesal.


Lanjut Ipul, " rusaknya jalan penghubung antara kampung Cirendol-Pagupon itu rusak nya akibat dijadikan tempat parkir oleh mobil truk besar molen muat beton Jayamix, makanya saya tegur kades dan Sekdes Leuwi Limus agar segera meminta kepada pihak Jayamix untuk segera memperbaikinya, kami warga Cirendol-Pagupon sangat menginginkan jalan tersebut bagus kembali." Ujar Ipul.


Sampai berita ini disiarkan Kades dan Sekdes Leuwi Limus belum dapat dikonfirmasi.

Red Xbi//.*



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *