Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Periksa Kepsek MAN 1 Kragilan Atas Pertanggung Jawaban Pemakaian Uang Operasional Sekolah Dari Wali Murid








Serang, menurut Roni Naenggolan Pengurus DPW Lembaga Perlindungan Konsumen Provinsi Banten, hukumnya wajib di periksa Momon Adriwinata kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kragilan sebagai pertanggung jawaban pemakaian uang wajib dari wali murid untuk operasional sekolah


" Hukumnya wajib untuk di lakukan pemeriksaan kepada MA kepala sekolah MAN 1 Kragilan, sebagai pertanggung jawaban pemakaian uang wajib dari wali murid untuk operasional "


Yang di sebut uang wajib dari wali murid untuk operasional sekolah, biaya tersebut terbentuk saat rapat komite dengan wali murid, menetapkan hasil rapat adanya pembebanan biaya untuk operasional sekolah dalam memenuhi program - program sekolah yang di sampaikan oleh kepsek di hadapan para wali murid pada pembukaan rapat komite


Masih menurut Roni, hal tersebut menjadi wajib dan harus terpenuhi dalam pembebanan biaya oleh komite, ternyata seolah peran sekolah turut membantu untuk meringankan beban wali murid


" Ini konyol, seolah sekolah membantu meringankan beban wali murid yang muridnya tidak mampu, untuk memenuhi kewajiban membayar sekolah memasukan nama - nama Murid yang tidak mampu untuk mendapatkan bantuan sebagai penerima infak, zakat dan bantuan lainnya, bantuan tersebut di masukan dalam biaya wajib komite tanpa terlebih dahulu di terima oleh siswa penerima bantuan "


Yang lebih miris, hal tersebut sudah terjadi tiga tahun berturut - turut dan di masa kepemimpinan MA 


" Kami mohon kepada kejaksaan, MA kepsek MAN 1 Kragilan sudah sepatutnya di periksa mengingat ini tahun ke tiga MA melakukan hal serupa, dugaan lain telah penyalahgunaan wewnang dalam kekuasaannya selaku kepsek MAN 1 Kragilan dan pelanggaran tugas - tugas selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tercantum dalam isi undang - undang "


Pada Kamis, 18 Desember 2025, Roni mengajak insan pers untuk terus mempublikasikan terhadap hal - hal yang terindikasi adanya kolusi dan korupsi sekalipun itu di sekolah, agar ada efek jera


" Informasi jangan berhenti, publik menunggu kabar yang sebenarnya jangan ragu untuk pemberitaan sampaikan ke ranah publik agar publik mengetahui " tegasnya (indra).

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *