Kab. Serang, xbintangindo.com --
Dewan Pimpinan Cabang Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (DPC TTKKBI) menyelenggarakan kegiatan sosial kemanusiaan di markas DPC Kragilan yang berlokasi di Kampung Pinggir Kali, Desa Tegal Maja. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 41 anak yatim dan 22 warga kategori lansia menerima santunan berupa uang tunai sebagai bentuk kepedulian antarsesama manusia, Kabupaten Serang pada Minggu (28/6/2026).
Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Kragilan, Amin Kuncir, menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan cerminan dari komitmen organisasi terhadap nilai-nilai luhur kebudayaan yang tidak hanya berfokus pada seni ketangkasan, melainkan juga pada aspek sosial kemasyarakatan.
“Kalau seandainya kita komitmen kepada budaya, kita tidak usah malu menunjukannya kepada masyarakat, harus berani berbagi. Selain ada unsur silaturahmi juga paling penting unsur kemanusiaannya,” ujar Amin Kuncir dengan nada santai saat menerangkan jalannya kegiatan di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Sosok Amin Kuncir yang kini aktif memimpin DPC TTKKBI Kragilan memiliki latar belakang cerita kehidupan yang cukup menyita perhatian. Pria yang di masa lalunya sempat akrab dengan dunia premanisme ini mengakui bahwa bergabung dengan wadah budaya TTKKBI telah mengubah arah hidupnya secara total untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi warga sekitar.
“Waduh, itu masa lalu saja. Alhamdulillah kehidupan hitam yang pernah saya alami saya sudah tinggalkan semua. Bagi saya sekarang hidup itu untuk mengabdi kepada Allah, agama saya, masyarakat, tidak lupa untuk TTKKBI, yang menjadi spirit hidup saya untuk mengubah segalanya,” tutur Amin secara terbuka mengenai perjalanan transformasinya.
Menurut Amin, kegiatan sosial serupa sudah sering dilaksanakan secara berkala oleh jajaran pengurus DPC TTKKBI Kragilan di bawah kepemimpinannya. Baginya, menyelaraskan pelestarian tradisi pencak silat dengan aksi kemanusiaan adalah komitmen mutlak yang harus terus dijaga demi marwah organisasi.
Ia pun menutup penjelasannya dengan memberikan ajakan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan warga Kragilan, untuk ikut ambil bagian dalam gerakan pelestarian budaya ini.
“Ya bagaimana ya, hidup sudah tidak lagi muda. Hayu kita berbenah diri bangun budaya kita, gabung ke TTKKBI. Biar budaya tetap terpelihara dan dilestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi, hayu bangun semuanya,” ajak Amin Kuncir mengakhiri pembicaraan.
« Prev Post
Next Post »


