Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Kebijakan internal tanpa transparansi SMA-IT Raudhatul Jannah Cilegon walimurid tertatih tatih tuntut pengembalian daftar ulang




Cilegon Banten, xbintangindo.com .com daftar ulang Murid Baru SPMB Tahun Ajaran 2026/2027. Di SMAIT Raudhatul Jannah Cilegon Banten Masih Dalam Misteri Untuk Pengembalianya, ini Rincian daftar ulang SMAIT RJ Cilegon Sebagai Berikut.


1.DPP Rp.7500.000

2.Buku Rp.1.600.000

3.Edukatif Rp.2.500.000

4.Seragam Rp.1.900.000.

5.SPP/Bulanan Rp.850.000

Total Rp. 14.350.000



Salah satu walimurid anaknya sudah daftar ulang dan sudah membayarkan uang Sebesar Rp. 13.850.000 ( Tiga Belas Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) Sesuai Kwitansi pada tanggal 10 November 2025. Saat anaknya masih dalam pelajaran Di SMPIT Raudhatul Jannah (6) Enam Bulan sebelum kelulusan Sekolah."



Melalui Kuasa Hukumnya, Harry Qurba SH.MH melampirkan surat kuasa dan copyan pengunduran diri/pengembalian dana klienya ke keyayasan Raudhatul Jannah Cilegon, harapanya agar uang daftar ulang klienya dikembalikan sepenuhnya sesuai kwitansi dalam bentuk diuang kan Sebesar Rp.13.850.000 ( Tiga Belas Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)." Pada hari Senin 20 Juli 2026.



Yayasan Raudhatul Jannah Cilegon Tanggal 22 Juli 2026. Memberikan balasan surat permohonan pengembalian dana Adapun rincian dari yayasan yang akan dikembalikan kepada walimurid sebagai berikut.


1. Dana Edukatif Rp. 2.500.000

2. SPP Rp. 850.000


Total Pengembalian dana oleh yayasan Raudhatul Jannah uang sebesar Rp. 3.350.000 ( Tiga Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) 


Adapun Buku Paket Dan Seragam Sekolah Dikembalikan kepada wali murid dalam bentuk barang."


Harry Qurba SH.MH Selaku Kuasa Hukum Klienya terkait pengembalian uang dari yayasan Raudhatul Jannah menurutnya terkesan sepihak kami sudah sampaikan bahwa yayasan sudah melanggar regulasi walaupun kebijakan internal, klien kami merasa terjebak dengan surat pernyataan yang baku tanpa ada pembahasan masalah refund secara tertulis dan surat pernyataan tersebut di sampaikan melalui anak tanpa sosialisasi kepada para walimurid dan kami meminta hak penuh sesuai daftar ulang yang diberikan Klienya yang tertera di kwitansi, namun kami tetap memaklumi aturan pihak yayasan terkait uang DPP/Gedung yang menurutnya bisa kami bantu 50% dari jumlah 7.500.000,dengan pertimbangan sedikitpun tidak pernah menikmati fasilitas tersebut dan itu sudah disetujui Klienya, namun dengan catatan dikembalikan buku dan seragam dalam bentuk diuangkan,"ucapnya.


Sementara itu Sekertaris Yayasan Raudhatul Jannah Cilegon H. Andi Thamrin Manggewa SH. Mengatakan Alhamdulillah sudah pa rekening orang tua kalau pengembalian buku dan seragam silahkan datang keyayasan ketemu saya aja ya tapi membawa surat kuasa pengambilan kalau diwakilkan, harus janjian dulu ya dan kalau sudah datang lapor satpam nanti yang mau ambil diantar satpam, kami tunggu ya tapi wa lagi karena saya suka keluar kota kebetulan saya aktif di kegiatan olahraga KONI dan juga aktif di traveling jadi kadang ada tugas yang diluar rencana, kalo seragamkan sudah dibuat kecuali ananda mundur sebelum mengukur kan mundurnya sudah injury time mau masuk, buku kita pesan sesuai murid yang diterima plus tambahan takut ada rusak atau hal lain, khawatir tahun depan berubah kan kami buat apa yang cadangan aja kadang masih ada, jadi mohon maaf untuk hal ini kami tidak bisa saya rasa semua lembaga pendidikan apalagi swasta hampir sama dalam memberlakukan hal-hal seperti ananda, swasta bisa berkembang dan memberikan lebih dalam hal kwalitas dan fasilitas kan dari wali murid, apalagi RJ bisa cek aja kwalitas lulusanya dan selalu memberikan kebanggaan bagi Cilegon Banten dan bahkan murid kami mengharumkan nama Indonesia, jadi kami harap masyarakat apalagi media berikan kami kesempatan untuk mengali potensi anak-anak Cilegon Banten untuk berkiprah didunia internasional tanpa terganggu oleh konsentrasi hal-hal yang bisa diselesaikan dengan baik, kebijakan yang kami berikan Alhamdulillah ada yang diberikan dalam bentuk uang walaupun seharusnya tidak ada karena kami yakin bpk juga adalah orang-orang dari sekian banyak yang membantu kami untuk berkembang".Ucapnya melalui pesan vhia WhatsAppnya.Rabu 5 Agustus 2026.


Untuk pendaftaran kami bagi dua, November 2025 internal anak-anak yang ingin melanjutkan kejenjang lebih tinggi dari RJ ke RJ, Januari 2026 External Quota yang masih tersisa, kalau anak-anak masih belum lulus ngga masalahkan tergantung kebijakan masing-masing sekolah untuk swasta kan ngga ada paksaan untuk ikut daftar atau ngga sekolah favorit atau yang kwalitasnya baik ada yang whaiting list sampai bertahun-tahun ngga masalahkan dan tidak ada walimurid yang sudah ikut tes lulus dan pindah karena diterima dinegeri ngga pernah kami denger klaim termasuk orang yayasan ada anaknya masuk swasta diyogya karena diterima dinegeri ngga dikembalikan ngga klaim karena sudah ketentuan masing-masing sekolah kita ngga bisa klaim, jadi kami harap bpk juga paham dan memahami aturan yang kami buat dan berlakukan setiap instansi punya aturan masing-masing kita ngga bisa mengintervensi yang hanya bisa saja kita lakukan ya mohon kebijakan saja, kalau sekolah negeri kan beda pak semua dibiayai negara jadi kalau ada pungutan yang tidak sesuai bpk bisa lapor kediknas sampai ombudsman bahkan lapor kepolisian juga bisa gitu ya."Tambahnya.


Sebagai sekolah swasta kami patuh pada aturan yang berlaku sekolah ini sudah 30 tahun berdiri dan baru ada walimurid komplain terhadap kebijakan internal kami, tahapan-tahapan yang kami lakukan sudah mendapatkan arahan dari Diknas selaku regulator, Besar kecilnya biaya pendaftaran tidak ada ketentuan yang mengatur sekolah swasta untuk mematok biaya murid barunya namun kami selalu mencari dengan kemampuan masyarakat pangsa pasar kami, banyak sekolah swasta sudah membuka pendaftaran setahun sebelum anak lulus dan tes lulus wajib bayar, kalau ngga bayar berarti mengundurkan diri".Tegasnya.(Red)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *