Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Mode SPBU Ciagel Kibin, diduga Fasilitas dikomersilkan, Aktivis Serang,"Kotoran saja dibisniskan".

By On Senin, Oktober 20, 2025

Foto diambil di SPBU ciagel kecamatan Kibin kabupaten Serang 

Kab Tangerang, xbintangindo.com --

Mungkin kita masih ingat ketika Erik Tohir sebagai Mentri BUMN melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU-SPBU terkait fasilitas SPBU (toilet -Red) dikomersilkan oleh pihak SPBU.


Saat itu Erik Tohir langsung melarangnya dan menjelaskan jika fasilitas di SPBU-SPBU itu geratis untuk konsumennya, namun ternyata sampai sekarang larangan tersebut hanya menjadi isapan jempol saja.


" Fasilitas yang ada di SPBU-SPBU seperti di toilet itu memang tidak memaksakan konsumen untuk membayarnya namun pihak SPBU telah menyediakan kotak bertuliskan Rp. 2.000,- dan dijaga seseorang mau tidak mau para konsumen yang memakai fasilitas tersebut memberikan uang dengan nilai Rp. 2.000, " ujar Ahmad.


Begitu pula ditulis oleh aktivis kabupaten Serang AN dalam statusnya diaplikasi WhatsAppnya.


"Mode SPBU yang memberlakukan toilet berbayar, Pertamina wajib memberikan punishment kepada SPBU karena bukan soal berbayar tapi SPBU sengaja mengkombinasikan toilet..edan pan..Taxx..aja di bisnis" .


Punishment atau hukuman adalah suatu bentuk prosedur atau tindakan yang diberikan kepada individu atau kelompok atas kesalahan, pelanggaran atau kejahatan yang telah dilakukan dalam bentuk reinforcement negatif atau penderitaan dalam rangka pembinaan dan perbaikan tingkah laku sehingga tidak terulang kembali.


Begitu pula dikatakan warga kecamatan Kibin lainnya.


"Informasi nya seh katanya sudah di kontrak kepada pihak lain, entah itu nilainya berapa dan waktu lama kontraknya, hanya saja mengapa fasilitas sampai di kontak ke pihak kepolisian 3". Ujar AK.

RED xbi//.*

SOAL DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PENGANCAMAN TERHADAP JURNALIS MEDIA TABLOID TIPIKOR  KADES WIRASINGA TERANCAM DIPOLISIKAN

By On Senin, Oktober 20, 2025







Ilustrasi 

Kab. Pandeglang, xbintangindo.com --

Angkuh dan sombong adalah Sifat tercela yang membuat seseorang merasa lebih hebat dari orang lain dan merendahkan orang lain .

Hal ini terjadi yang dilakukan oleh oknum  kepala desa wirasinga kecamatan Mekarjaya Pandeglang Banten melakukan penganiayaan dan pengancaman kepada  wartawan Media Tipikor ( korban ) didepan kantor Desa wirasinga dengan cara mendorong sampai dua kali sehingga korban tersungkur ketaman dan kejalan yang masih berbatuan.

Pakaian seragam  sobek dan luka lebam akibat dorongan yang sangat keras seolah spontan akan membinasakan kepada seorang wartawan.

Korban segera dilarikan ke puskesmas terdekat sebelum melaporkan kepada pihak yang berwajib sebagai bukti dasar adanya penganiayaan.

Namun disayangkan pihak kepolisian Polsek Banjar Polres Pandeglang Banten hampir 2 bulan berjalan belum ada tindakan .

Berharap Kapolsek Banjar polres Pandeglang segera memerintahkan bawahannya kepada Unit Reskrim untuk memanggil oknum kepala desa untuk ditindak secara hukum yang berlaku dinegara ini..

Berita Masih dalam pengembangan ...Media Patwal Banten

 *PWI Banten Tuntaskan Dualisme PWI Kota Tangerang Selatan*

By On Senin, Oktober 20, 2025








Serang - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten resmi menuntaskan persoalan dualisme kepengurusan di tubuh PWI Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut diputuskan dalam rapat  Musyawarah Dualisme PWI Kota Tangerang Selatan yang digelar pada Senin, (20/10/25), bertempat di Sekretariat PWI Banten, Kota Serang.


Rapat penyelesaian tersebut berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, dengan suasana musyawarah yang kondusif dan penuh semangat kebersamaan.


Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 009-PGS/PP-PWI/LXXIX/X/2025 tentang penetapan PWI Provinsi Banten yang sah, yang kini dipimpin oleh Rian Nopandra sebagai Ketua dan Fahdi Khalid sebagai Sekretaris.


Sebelumnya, PWI Kota Tangerang Selatan diketahui mengalami dualisme kepemimpinan antara kubu  Ahmad Eko Nursanto dan Edy Riyadi. Melalui musyawarah bersama yang difasilitasi oleh PWI Provinsi Banten, kedua belah pihak hadir langsung bersama para anggota dan menyepakati penyatuan kepengurusan.


Dalam hasil musyawarah tersebut, PWI Provinsi Banten menetapkan Ahmad Eko Nursanto sebagai Ketua dan Edy Riyadi sebagai Sekretaris PWI Kota Tangerang Selatan. Penetapan ini disepakati bersama oleh kedua belah pihak dengan semangat kebersamaan, mengacu pada keputusan PWI Pusat serta Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.


Rapat tersebut dimediasi langsung oleh Ketua PWI Banten Rian Nopandra dan Sekretaris Fahdi Khalid, bersama jajaran pengurus PWI Provinsi Banten, seperti Wakilketua Bidang Organisasi, Teguh Akbar Idham, Dewan Kehormatan PWI Banten, Media Sucahya.


Sebagai tindak lanjut, PWI Provinsi Banten memberikan waktu selambat-lambatnya tujuh (7) hari sejak keputusan ditetapkan untuk menyusun komposisi pengurus baru yang berimbang dari kedua belah pihak, guna memperoleh pengesahan resmi dari PWI Provinsi Banten.


Keputusan ini menjadi langkah nyata PWI Provinsi Banten dalam menuntaskan persoalan dualisme organisasi di tingkat kabupaten/kota serta memperkuat soliditas wartawan di bawah naungan PWI. 

Persiapan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug: Rapat Pengurus Bentuk Steering dan Organizing Committee

By On Senin, Oktober 20, 2025






Tangerang | Menjelang akhir masa jabatan kepengurusan Karang Taruna Kecamatan Curug pada Januari 2026, rapat pengurus pleno digelar pada Minggu, 19 Oktober 2025. Kegiatan ini fokus membahas pembentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug.


Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug, Irwan Sofyan SE, menjelaskan bahwa dengan masa jabatannya yang akan berakhir, rapat ini membentuk SC dan OC melalui Surat Keputusan Nomor: 001/KT.Kec.Curug/X/2025. "Alhamdulillah, Ketua Steering Committee (SC) adalah Agus Budi Aji, S.Pd., dan Ketua Organizing Committee (OC) adalah Wawan Suawandi, SH," ujar Irwan Sofyan SE.


Irwan berharap pembentukan panitia ini memastikan Temu Karya berjalan lancar sesuai aturan organisasi. "Semoga dengan dibentuknya panitia ini, acara bisa berjalan dengan baik secara aturan organisasi," pungkasnya.


Steering Committee (SC), Agus Budi Aji, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Tangerang, menegaskan perannya sebagai wakil dari pengurus satu tingkat di atas. "Ini sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Karang Taruna, sebagai tim pengarah agar pelaksanaan Temu Karya sesuai arahnya," tegas Agus Budi.


Dengan langkah ini, Karang Taruna Kecamatan Curug siap menjalankan agenda penting menjelang pergantian kepengurusan. Acara Temu Karya diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kegiatan positif di wilayah Kecamatan Curug dan sekitarnya.

Baru 1 Bulan dikerjakan sudah rusak, CV. KABEJA Bangun Jalan PSU Pemukiman TA. 2025 Provinsi Banten di Salahaur RT. 010 Cijoro Lebak Terkesan Asal-asalan, Komeng LPPD Banten," Jika Tidak Segera diperbaiki Saya Akan Lapdukan Ke Kejati Banten".

By On Senin, Oktober 20, 2025






Foto : Tampak hasil fisik pembangunan, pemasangan paving blok renggang dan sudah rusak di beberapa titik.

Kab. Lebak, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan jalan yang dikerjakan dengan sistem paving blok di kampung Salahaur RT. 010 Desa Cijoro Kabupaten Lebak Banten dengan anggaran Rp. 189.390.000,- (Seratus Delapan puluh sembilan juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah) TA. 2025 dari Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi Banten hasil fisik pembangunannya dikeluhkan warga kabupaten Lebak. Senin, 20/10/25.






menurut salah satu warga kabupaten Lebak Komeng Abdul Rohman yang juga sebagai ketua LPPD Banten bahwa CV. KABEJA selaku pemborong mengerjakannya pembangunan jalan dengan sistem paving blok nya terkesan asal-asalan.


"Hasil fisik pembangunan jalan dengan sistem paving blok di kampung Salahaur RT. 010 Cijoro Lebak dalam pantauan kami pemborong mengerjakannya terkesan asal-asalan, mengapa saya katakan seperti itu, tampak pemasangan paving blok kurang rapih dalam pemberian pasir batu untuk Nat tidak maksimal terlihat renggang," ujar Komeng.


Lanjut Komeng," Kalau tidak salah pembangunan tersebut hampir 1 bulan selesai dikerjakan, namun kini fisiknya sudah ada beberapa titik yang sudah amblas, diduga pemadatan lantai dasar pada fisik bangunan tidak maksimal dalam pemberian matrial lantai kerja." Sambung Komeng ketua LPPD Banten.


Masih dengan Komeng,/" dugaan saya kondisi fisik pembangunan seperti ini minimnya pengawasan dan pengendalian dari Dinas Perkim Banten, mungkin juga tidak diawasi secara ketat oleh Dinas terkait sehingga pemborong mengerjakannya asal-asalan hasilnya pembangunan tersebut tidak kuat dan tahan lama." Tutur Komeng.


"Saya meminta kepada Dinas Perkim Banten segera menegur CV. KABEJA selaku pemborong yang mengerjakan jalan paving blok di Kampung Salahaur Cijoro Lebak yang sudah rusak agar memperbaikinya, jika tidak diperbaiki kami dari LPPD Banten akan melaporkan kegiatan tersebut ke Kejatil Banten agar memeriksa hasil pembangunan progress demi progress nya." Tegas Ketua LPPD Banten.


Sampai berita ini disiarkan pihak pemborong CV. KABEJA belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

LSM MAPPAK Banten Desak Pj. Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang Tinjau Kegiatan Di Desa Tirem - Lebak  Wangi

By On Senin, Oktober 20, 2025






Kab Serang,  xbintangindo.com --

Eli Jaro ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Masyarakat Peduli Pembangunan Aktualitas (MAPPAK) Banten, Di minta Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang meninjau kegiatan Pengurugan yang ada di Desa Tirem Kecamatan Lebak Wangi


Di duga kegiatan tersebut sarat dengan perizinan Kendatinya, lahan yang di urug berstatus lahan potensi (pesawahan) berada di jalan ciptayasa status jalan provinsi dan samping saluran irigasi sekunder, serta kedudukan Rencana Tata Ruang Wilayah yang bukan peruntukannya


Di tambah lagi, saat kegiatan pengurugan berjalan tidak ada informasi di lokasi pengurugan seperti halnya pemberitahuan kepada warga ataupun pengguna jalan, tidak ada rambu juga marka serta pekerja tidak ada kelengkapan KKK


Mengenai adanya pemakaian BBM Solar subsidi untuk alat berat (exavator), hingga terjadi penangkapan pada Kamis 16 Oktober 2025, terhadap penyalahgunaan BBM, berhasil di amankan 2 orang warga tirem yang di duga sebagai pengirim BBM jenis solar subsidi dan seorang operator exavator, oleh satuan anggota polres serang, di pergoki saat mengisi solar subsidi ke tangki alat berat


Lokasi yang di duga belum lengkap perizinan, yang rencananya akan di jadikan tempat usaha pabrik penggilingan padi, gudang penyimpanan dan pengeringan


Informasi ini penting untuk di tindak lanjuti, Eli Jaro sampaikan kepeduliannya terhadap yang terjadi, sekaligus sebagai kerja awal pejabat kepala DPMPTSP Kabupaten Serang



" Informasi ini dapat menjadi langkah dalam melanjutkan tugas Kadis sebelumnya sebagai kinerja awal Pj Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang yang baru, mengingatkan kepada para investor untuk selalu tertib administrasi dan mengikuti aturan yang di berlakukan "


Masih kata Eli jaro, di era modern segala sesuatunya mudah di ketahui tidaklah sulit membuat izin informasi tersedia dalam aplikasi layanan


" bila di masa sekarang ini masih ada pengusaha yang menanggalkan terhadap ketentuan perizinan dan di anggapnya izin menjadi hal yang memberatkan itu salah, ini perlu di luruskan, sesungguhnya dengan mengantongi izin resmi segala kemudahan akan di perolehnya " tegasnya 

Kurniawan/adhi/welf)

Warga Ingatkan Pemborong Pekerjaan Galian Kabel Optik Di Jalan Petir - Ciruas Terhadap Tekhnis Galian Dan Keselamatan Kerja

By On Minggu, Oktober 19, 2025








Kota Serang, di temui adanya kegiatan galian kabel optik ruas jalan petir - Ciruas yang di kerjakan oleh perusahaan subkontrak PT. DPP pada Minggu 19 Oktober 2025, 


Kurniawan selaku warga Pipitan Walantaka juga Aktifis Sosial, ingatkan pengawas lapangan (waspang) Wadro selaku pemborong dari PT. DPP terhadap tekhnis pekerjaan galian dan keselamatan kerja


mengenai tekhnis pekerjaan galian, tentang tanah bekas galian, saat lubang galian di tinggalkan dan menimbum kembali lubang galian


Namun sebelum pekerjaan di laksanakan perlu mengedepankan etika 


" Sebelum di lakukan penggalian terlebih lakukan pemberitahuan dulu dengan warga sekitaran yang di depan tanahnya di gali, 


Lalu di lanjut dengan tekhnis pekerjaan galian, dimana membuang tanah bekas galian dan mengatasi lubang galian yang belum sempat di timbun 


" Untuk mengatasi tanah bekas galian (disposal) minta petunjuk ke dinas terkait biasanya di dalam perencanaan di siapkan lahannya untuk pembuangan dan untuk mengatasi lubang galian yang belum sempat di tutup sementara gunakan tanda - tanda atau gambar agar dapat di ketahui baik oleh warga maupun pengguna jalan "


Alasan Kurniawan bekas galian jangan di gunakan kembali, kondisi tanah pinggir jalan keras dan padat serta kandungan materialnya terdapat banyak bebatuan


" Saat tanah di pinggir jalan di buat lubang sebaiknya tanah bekas galiannya jangan di pakai lagi buat menimbun "


Masih kata Aktifis Sosial, mengingat lokasi pekerjaannya berada di arus padat kendaraan maka saat bekerja pekerja galian agar di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD)


" Tolong mereka para pekerja galian agar di lengkapi dengan ADP soalnya banyak kendaraan " jelasnya


Dengan santun Wadro menjawab tentang apa saja yang sudah di sampaikan oleh warga walantaka


" Terima kasih atas saran - sarannya, mulai hari ini akan lebih di tingkatkan lagi kepedulian kami baik kepada masyarakat sini maupun untuk para pekerja agar selalu memakai APD " tegasnya. ( Adhi Sena)

Alat berat,Mobil Dan Cator pengangkut Sampah milik DLH Kota Serang Bermasalah, Walikota Harus Evaluasi Kadis DLHK Kota serang.

By On Minggu, Oktober 19, 2025

Kota serang– Anggaran pemeliharaan alat berat,Mobil dan cator sampah yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kota serang dipertanyakan. 


Pasalnya, saat ini banyak terlihat alat berat, mobil truck,cator sampah milik Pemerintah Kota serang dalam keadaan rusak dan  truck dan cator bannya pada gundul


Ironisnya, alat berat yang rusak, ban gundul mobil truck dan cator sampah tersebut sudah sekian lama dibiarkan sehingga beberapa waktu lalu sempat terkendala angkutan sampah dan para supir mogok kerja di kepandean. 



Hal tersebut seperti pantauan media yang mana beberapa waktu lalu truck dan cator mogok dan kini terlihat alat berat terlihat tidak bergerak di  TPA Cilowong, padahal anggaran pemeliharaan sangat besar. 



Alat berat milik DLH kota serang berjumlah 6 unit dan 3 yang beroperasi sementara 3 unitnya lagi di duga rusak, hal ini sangatlah berbanding terbalik dengan pengakuan Agam selalu kepala UPT Cilowong yang mengatakan bahwa alat berkata semua beroperasi padahal berdasarkan inforasi yang di himpun alat berat yang beroperasi hanya tiga unit., "Waalaikumsalam.... Terkait alat berat Alhamdulillah tidak ada masalah kang, memang kemarin ada yang rusak ringan itupun langsung di tangani dan Alhamdulillah sekarang sudah beroperasi kembali.

Saat wartawan menanyakan terkait junlah alat berat dari 6 alat berat yang operasi, kepala UPT Cilowong mengatakan bahwa alat berat yang jalan ada  5 karena yg 1 alat kondisinya sudah tidak layak pakai, karena udah tua, "tegas Agam pada media. 


Hal ini sangat bertolak belakang dengan keadaan yang ada, berdasarkan informasi yang di dapat wartawan bahwa dari 6 unit alat berat yang beroperasi hanya 3 unit itupun di tambah alat berat kecil yang peruntukannya untuk urgensi jikalau ada permasalahan sampah di lokasi tertentu. 




Akibat dari kerusakan alat-alat pendukung kebersihan sampah di DLHK kurang perawatan menjadi tumpukan sampah dimana-mana contoh di kasemen Kota serang 



Sehingga hal itu menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah pihak. Apakah walikota tidak mengelontorkan anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan alat berat tersebut, hingga dibiarkan rusak dan ban gundul untuk truck dan catornya. 


Andini salah satu wanita yang peduli terhadap kemajuan kota serang yang kini bergabung dalam aliansi  masyarakat kota serang menggugat menegaskan bahwa hal ini tidak bisa di biarkan, walikota serang budi rustandi harus mengambil langkah-langkah tegas terhadap permasalahan ini, "masalah sampah ini tidak bisa dianggap enteng, walikota harus mengevaluasi kepada dinasnya, apabila perlu di ganti, karena apa dalam kurun beberapa hari ini permasalahan pasilitas untuk pendukung persampahan selalu bermasalah artinya kepala dinas tidak mampu melakukan monitoring alat-alat itu, "ujar Andini. 


Andini juga menegaskan bahwa, " Bagaimana program walikota akan berjalan dengan baik apabila pembantu -pembantunya tidak seutuhnya mendukung program walikota bud rustandi ini, "kata Andini.

RUTAN TANGERANG PANEN CABAI, WUJUD NYATA DUKUNGAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL

By On Minggu, Oktober 19, 2025







Tangerang – Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. Hari ini, Rutan Kelas I Tangerang sukses melaksanakan panen raya cabai, dengan hasil mencapai 50 kilogram, Minggu (19/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan dan secara nyata sejalan dengan 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


​Panen yang berlangsung di lahan perkebunan Layanan Akselerasi Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan ini disaksikan langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, beserta jajaran. Keberhasilan panen cabai ini menjadi bukti optimalisasi pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Rutan untuk kegiatan pertanian produktif.


​Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh terhadap program ini.


​"Alhamdulillah, hari ini kita kembali memanen cabai dengan hasil yang menggembirakan, mencapai 50 kilogram. Ini adalah hasil kerja keras dan semangat dari Warga Binaan kita yang aktif dalam program pembinaan kemandirian," ujar Irhamuddin.


​"Kegiatan ini bukan hanya tentang menghasilkan panen, tetapi juga tentang memberikan bekal keterampilan bagi WBP agar kelak mereka siap kembali ke masyarakat dengan keahlian yang produktif. Lebih dari itu, aksi nyata ini menegaskan komitmen Rutan Kelas I Tangerang untuk mendukung sepenuhnya 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pilar ketahanan pangan. Kami berupaya menjadikan Rutan sebagai pusat pelatihan dan kontributor nyata bagi ketersediaan pangan lokal," tambahnya.


​Hasil panen cabai ini rencananya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Rutan, sehingga dapat menekan biaya operasional sekaligus menjamin ketersediaan bahan pangan segar yang ditanam secara organik oleh Warga Binaan sendiri


​Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian di sektor pertanian dan perkebunan, sebagai bagian dari upaya mencetak Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.

Berikan Pesan Bermakna Kepada Pemilik CV Mutiara Cisadane  Sambut Baik Dalam Proses Pemasangan Paving Blok Perum Gpc Cibugel Cisoka Tangerang

By On Minggu, Oktober 19, 2025








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Proyek pemeliharaan jalan Paving Blok di Perumahan Griya Permata Cisoka (GPC) RT. 04 RW. 07 Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka merupakan tindak lanjut dari usulan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Lu Lu uL Puadilah Fraksi Partai Nasdem Kabupaten Tangerang. 


Berdasarkan papan informasi di lokasi kegiatan, proyek yang dilaksanakan memiliki judul resmi "Pemeliharaan Jalan Paving Blok Rt.04 Rw.07 Perum GPC Desa Cibugel Kecamatan Cisoka". 


Proyek ini didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2025 dengan volume pekerjaan sepanjang 100 meter (P) dan lebar 3,50 meter (L). Nilai proyek mencapai Rp149.629.950,00 dan dikerjakan oleh CV. Mutiara Cisadane dengan waktu pelaksanaan 30 Hari Kalender.


Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cibugel, Cepy Sembiring menyampaikan rasa Terima kasihnya atas terealisasinya proyek ini. 


"Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah yang telah membantu merealisasikan pembangunan pemeliharaan jalan paving blok ini," ujar Cepy, pada Minggu 19 Oktober 2025.


Cepy menambahkan bahwa ia berharap program pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur di wilayahnya dapat terus berlanjut.


"Harapan kami, bentuk perhatian dan pembangunan infrastruktur di wilayah kami terus berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.


Antusiasme serupa juga diungkapkan oleh Umar, salah seorang warga Perumahan GPC. 


"Ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah kepada masyarakat. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena akhirnya pemeliharaan jalan paving blok di perumahan GPC ini terwujud," kata Umar.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *