Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Aksi Tunggal Komeng Terkait Pemalsuan Struk BBM Palsu diterima Perwakilan Kejari Tangerang, Kejari," LAPDU Komeng diterima sedang dalam Proses,"

By On Selasa, November 18, 2025








Aksi demo Tunggal, Komeng saat berorasi di depan kantor Kejari Tangerang 

TANGERANG – xbintangindo.com --

Aktivis Komeng Abdul Rohman menggelar aksi unjuk rasa tunggal di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang, Selasa (18/11/2025). Dalam aksinya, Komeng mendesak kejaksaan segera menuntaskan penyelidikan dugaan pemalsuan struk BBM di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di Kabupaten Tangerang.


Komeng menilai dugaan praktik manipulasi struk BBM itu berpotensi merugikan negara dan harus segera dibuka ke publik. “Saya minta Kejari menindaklanjuti dan mengusut tuntas dugaan pemalsuan struk BBM ini. Banyak masyarakat bertanya-tanya,” ujarnya.


Aksi tersebut langsung direspons oleh perwakilan Kejari Tangerang dari bidang Intelijen. Mereka memastikan laporan terkait dugaan pemalsuan struk BBM sudah masuk dan sedang diproses.


Kami sudah menerima laporan ini dan sudah diterbitkan surat perintah sejak awal September. Setiap laporan pengaduan harus dicek terlebih dahulu kebenarannya sebelum dinaikkan ke tahap selanjutnya,” kata pejabat Kejari ilham keterangannya.


Kejari menjelaskan bahwa proses penanganan laporan membutuhkan waktu karena melibatkan sejumlah UPT, kecamatan, serta pemeriksaan saksi–termasuk pelapor.


“Penyidik juga manusia, butuh waktu. Tapi kami tegaskan, setiap laporan pasti kami tindak lanjuti. Hasil akhirnya akan disampaikan sesuai koridor hukum,” tegasnya.


Kejari juga meminta pelapor bersabar karena pemeriksaan lanjutan hanya dapat dilakukan setelah hasil pengecekan awal dinyatakan lengkap.


Kami menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat sesuai Pasal 28E UUD 1945. Silakan menyuarakan aspirasi, kami tindak lanjuti secara profesional,” ujarnya.


Kejari memastikan bahwa laporan Komeng telah diterima, ditelaah, dan berada pada tahap proses di bidang Intelijen.


 “Ini sudah ditindaklanjuti. Kami sampaikan langsung agar tidak menimbulkan spekulasi,” tambahnya.


Komeng pun menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.. dikutip dari media online juaramedia.com.

RED xbi//.*

*Temuan Mayat Tanpa Identitas di Semak Kebun Pisang, Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan*

By On Selasa, November 18, 2025






Tangerang, xbintangindo.com --

Warga di Kampung Bunder RT 05/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang geger karena penemuan mayat pria tanpa identitas, Selasa (18/11/2025) pagi. Mayat yang sudah dalam kondisi membusuk itu ditemukan warga di semak-semak kebun pisang. 


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengonfirmasi penemuan mayat itu. Setelah mendapat laporan, petugas langsung terjun ke lokasi. 



“Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi," kata Indra Waspada di lokasi penemuan. 


Kata Indra Waspada, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk autopsi. Indra Waspada pun turut mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi korban dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. 


Indra Waspada menerangkan, awal mayat ditemukan saat warga mencium aroma menyengat. Saat itu warga hendak mengecek lahan kebun yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan mayat. 


Dijelaskan Indra Waspada, berdasarkan keterangan warga, aroma tidak sedap sudah tercium sehari sebelumnya. Aroma itu kian menyengat sehari setelahnya. Oleh karena itulah, warga mencari sumber bau. 


"Warga lalu menemukan sebuah kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia. Selanjutnya warga melapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa," ujar Indra Waspada. 


Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan sterilisasi. Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam dengan posisi kepala menghadap ke bawah.


"Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui," kata Indra Waspada.


Indra Waspada menegaskan, pihaknya melakukan penyelidikan mendalam atas temuan mayat itu. Petugas melakukan penelusuran guna mencari bukti petunjuk selain keterangan saksi. Polisi juga mengecek laporan orang hilang sesuai dengan ciri-ciri yang ditemukan. 


Indra Waspada mengimbau masyarakat yang anggota keluarganya hilang untuk segera melapor. Selain itu, apabila ada masyarakat yang memiliki informasi seperti adanya peristiwa mencurigakan, terutama di sekitar lokasi, agar segera melaporkan. 


"Informasi dari masyarakat menjadi penting untuk membantu proses penyelidikan," tandas Indra Waspada.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko monitoring giat PKG warga Terpapar Calsium 137 di puskesmas Cikande dan Kibin

By On Selasa, November 18, 2025







 


SERANG,  Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko melakukan monitoring kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi warga yang terdampak paparan radionuklida Cesium 137 di Puskesmas Cikande dan Kibin, Selasa (18/11/2025). 





Kehadiran Kapolres dalam kegiatan PKG ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan seluruh proses pemeriksaan kesehatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. 


"Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi. Karena itu kami memastikan seluruh proses pemeriksaan kesehatan ini berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur," ujar Kapolres didampingi Kapolsek Cikande AKP Tatang.


Dikatakannya, sebelum pelaksanaan PKG dimulai, personel Polsek Cikande telah melakukan sosialisasi dan mobilisasi kepada masyarakat di dua desa tersebut. "Upaya ini dilakukan untuk memastikan warga hadir dan memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan terkait dugaan paparan radionuklida Cesium 137," ungkap Condro.


Dijelaskan, kegiatan PKG meliputi pemeriksaan fisik dasar serta pengecekan paparan radiasi menggunakan survei meter oleh tim teknis. Selain itu, dilakukan pula pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan gabungan dari berbagai instansi.


Tim tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari Puskesmas Cikande, Kibin, Carenang, dan Kragilan. Selain itu hadir pula tenaga medis dari RS Kencana, RS Fatmawati, RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), serta dukungan lembaga teknis seperti Bapeten dan BRIN.


Pemerintah daerah juga menurunkan tenaga kesehatan dari RSUD Banten, BBLKM, BKK Banten, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Kolaborasi lintas lembaga ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak kesehatan masyarakat terkait temuan radionuklida Cesium 137.


Di Desa Sukatani, jumlah sasaran pemeriksaan mencapai 250 warga. Dari total tersebut, sebanyak 53 orang hadir dan menjalani pemeriksaan lengkap, termasuk pengambilan sampel darah yang seluruhnya telah dikirim ke laboratorium untuk analisis.


Sementara itu di Desa Barengkok, Kecamatan Kibin, jumlah sasaran juga 250 warga. Kehadiran warga pada kegiatan PKG mencapai 121 orang, dan seluruhnya telah dilakukan pengambilan serta pengiriman sampel darah untuk pemeriksaan lanjutan.


Kapolres mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat membantu upaya pemerintah dalam meminimalkan risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat paparan radionuklida.


Beliau juga menyampaikan bahwa Polres Serang akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan bersama instansi terkait hingga seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dan hasilnya dapat disampaikan secara resmi kepada masyarakat.


"Kami berkomitmen mendampingi tenaga kesehatan serta memastikan warga mendapatkan pelayanan pemeriksaan yang benar-benar dibutuhkan terkait paparan radionuklida," ujarnya.


Kapolres mengimbau warga untuk tetap tenang serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan tenaga kesehatan. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah penanganan telah dilakukan secara maksimal dan berbasis standar keselamatan yang ketat.


"Saya mengimbau warga mengikuti setiap arahan pemerintah maupun tenaga kesehatan. Seluruh langkah penanganan telah dilakukan secara maksimal dan berbasis standar keselamatan," kata Kapolres.

Unit Reskrim Polsek Jawilan Kembali Meringkus Pengedar Hexymer dan Tramadol

By On Selasa, November 18, 2025








Serang, xbintangindo.com

Personil Unit Polsek Jawilan, Polres Serang kembali berhasil mengungkap peredaran obat keras daftar G di wilayah hukumnya, Senin, 17 Nopember 2025. Sebelumnya pada Sabtu (15/11), mengamankan 3 pelaku penyalahgunaan obat keras dengan barang bukti pil tramadol dan hexymer.


"Pengungkapan ini bermula dari diamankannya tiga butir tramadol dari seorang remaja, hingga akhirnya berkembang kepada tersangka pengedar yang menyimpan lebih dari 1.500 butir obat keras jenis tramadol dan hexymer," kata Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Selasa, 18 Nopember 2025.


Kapolres mengungkapan kasus bermula ketika Unit Reskrim Polsek Jawilan menerima informasi masyarakat terkait adanya peredaran obat-obatan terlarang jenis tramadol dan hexymer di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan. 


"Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud," terang Kapolres didampingi Kapolsek Jawilan Iptu Erwan Nurwanda.


Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan seorang remaja berinisial ZI (18) yang sedang nongkrong kedapatan membawa tiga butir tramadol. "Saat diinterogasi, ZI mengakui bahwa obat tersebut ia peroleh dari seseorang bernama AN yang tinggal di wilayah Kecamatan Petir, Kabupaten Serang," ujarnya.


Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Jawilan kemudian melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan AN. Dari hasil pengejaran, AN (29) berhasil diamankan tidak jauh dari rumahnya di Desa Padasuka, Kecamatan Petir. 


"Dalam penggeledahan, ditemukan barang bukti obat keras dalam jumlah besar yang disimpan di dalam tas selempang yang dibawa tersangka. Barang bukti tersebut terdiri dari 706 butir hexymer dan 838 butir tramadol siap edar.


Selain ribuan butir obat terlarang, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp1.100.000, yang diduga merupakan hasil penjualan sebelumnya. Satu unit ponsel milik tersangka turut diamankan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi.


Kapolres mengapresiasi kinerja cepat Polsek Jawilan dalam mengungkap peredaran obat keras ilegal ini. Ia menegaskan bahwa peredaran tramadol dan hexymer merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena kerap disalahgunakan hingga menimbulkan dampak kesehatan dan kriminalitas.


“Tersangka bersama seluruh barang bukti saat ini telah diamankan di Polsek Jawilan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres. Ia memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan undang-undang.


Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh polsek di jajaran Polres Serang diperintahkan untuk melakukan operasi pemberantasan narkoba serentak setiap hari. "Operasi sebagai bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Serang," tandasnya.

Truk-truk Tanah Penuhi Jalan Cisoka-Tigaraksa, RW Kabir, " Sudah 2 hari ini Truk-truk Tanah Nyusahin Warga Cisoka, Solear Saja."

By On Selasa, November 18, 2025











Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Walaupun sudah ada peraturan himbauan dan larangan gubernur Banten Andra Soni terkait jam operasional truk Fuso besar melintas di jam kerja. Jam larangan 05.00 wib sampai jam 22.00 wib. Jam lintas operasional truk Fuso besar pukul. 22.00 wib sampai jam 05.00 wib.


Namun yang terjadi truk-truk besar muatan tanah merah tersebut masih saja membandel jam larangan tetap saja di terobos, akibatnya banyak korban dan warga yang dirugikan, pasalnya sudah 2 hari ini (17-18/11/25) truk-truk besar muatan tanah tersebut membuat macet jalan Solear -cisoka - Tiga raksa.


RW Kabir selaku warga kecamatan Cisoka mengeluhkan keberadaan truk-truk besar yang melintas di jalan solear- Cisoka Tigaraksa, .


"Waduh sudah 2 hari ini keberadaan truk-truk Fuso Besar mengganggu aktivitas warga Solear- Cisoka, sudah 2 hari ini jalan Solear -cisoka Tigaraksa macet total, masyarakat yang hendak beraktifitas ke luar cisoka kesulitan untuk melintas, kalau bisa mah truk-truk besar muatan tanah mah jangan lintas ke jalan Solear -cisoka Tigaraksa lah, lebih baik truk-truk Fuso Besar tersebut lintas melalui jalan Cikande saja, jalannya kalau Cikande luas, kalau lintas jalan Cisoka mah sempit, kasihan masyarakat Cisoka ini pak polisi, bapak dishub." Celoteh RW Kabir.


Begitu pula dikatakan warga Cisoka lainnya," parah ini mah parah, jalan Cisoka beberapa hari ini macet gara-gara mobil truk truk Fuso besar berjejer di pinggir jalan Cisoka, separo jalan Cisoka dipenuhi oleh Truk-truk Tanah, kami masyarakat sulit untuk melintas." Kata warga Cisoka.

RED xbi//.*

Beredar video Pantai Cibeureum Anyer Banten Saung-saung dan Tenda-tenda Pengunjung Acak-acakan, rusak diterjang angin Kencang

By On Selasa, November 18, 2025









Kab. Serang, xbintangindo.com --

Cuaca extreme intensitas tinggi hujan deras disertai angin kencang hari ini (18/11/25) Warga yang tinggal diwilayah pantai Anyer kabupaten serang provinsi Banten lebih waspada.


Hujan disertai angin kencang kali ini dirasakan warga wilayah dekat pantai Anyer dan sekitarnya, beredar video berdurasi 0.30 detik terlihat saung - saung pinggir pantai dan tenda-tenda pengunjung di pantai Cibeureum Anyer acak-acakan dan berhamburan di terjang angin kencang.


Video tersebut dishare Salah satu warga Cikande Bos Kemy, jika dirinya mendapatkan informasi bahwa diwilayah pantai Anyer dan sekitarnya dilanda hujan deras disertai angin kencang.


"Saya mendapatkan informasi dari teman saya yang di wilayah Anyer jika teman saya yang dianyer sedang mengungsi ke rumah saudaranya yang lebih aman, diwilayah pantai Anyer sedang saung-saung tempat istirahat pengunjung pantai rusak acak-acakan diterjang angin kencang, pengunjung yang memasang tenda-tenda juga acak-acakan berhamburan terbawa angin kencang." Ujarnya.


Lanjut kemy," saya juga di kirim video kejadian hari ini saat hujan deras disertai angin kencang mengobrak-abrik saung-saung pantai dan menerjang tenda-tenda milik pengunjung, warga dan pengunjung pantai Anyer panik menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman " Tutur Bos Kemy.

RED xbi//.*


Sempat Melawan, Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor Bersenpi*

By On Selasa, November 18, 2025







Kab. Tangerang, xbintangindo.com -- 

Satreskrim Polresta Tangerang meringkus dua pria berinisial IS dan MY, terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam menjalankan aksi, kedua tersangka kerap menggunakan senjata api, bukan hanya untuk menakuti, tapi bahkan untuk melukai korban. Keduanya juga diketahui merupakan residivis kasus serupa yang beraksi antarwilayah. 


"Dari tangan kedua tersangka, kami amankan satu pucuk senjata api dan enam unit motor diduga hasil kejahatan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Selasa (18/11/2025) dalam sesi keterlibatan pers. 


Kata Indra Waspada, kedua tersangka terakhir beraksi di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/11/2025). Pada aksi itu, keduanya berhasil menggondol motor korban. Peristiwa itu pun dilaporkan korban ke kepolisian. 


Tindak lanjut atas laporan itu membuahkan hasil. Petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan para tersangka di daerah Jakarta. Petugas pun langsung bergerak untuk melaksanakan penangkapan. 


Indra Waspada menjelaskan, salah seorang pelaku sempat menodongkan senjata api ke arah petugas saat hendak ditangkap. Beruntung senjata api macet sehingga gagal meletus. 


"Beruntung, peluru tidak meledak sehingga petugas dapat melumpuhkan pelaku tanpa korban jiwa," ujar Indra Waspada. 


Menurut Indra Waspada, para pelaku sudah melakukan aksi pencurian di 12 lokasi di Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sedangkan modus yang digunakan yaitu merusak pintu atau jendela rumah, kemudian merusak kunci kontak kendaraan menggunakan kunci letter T.


Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Kompol Septa Badoyo menerangkan, senjata api rakitan yang digunakan para pelaku dibawa dari daerah asal mereka. Kata Septa, para pelaku memang sengaja membawa senjata api rakitan ke wilayah Banten dengan tujuan melakukan tindak pidana. 


"Bukan hanya curanmor, tapi tindak pidana lainnya juga," ujar Septa. 


Kepada petugas, para tersangka mengaku menggunakan travel untuk menyeberang ke Banten. Kemudian menggunakan moda transportasi kapal laut. Untuk mengelabui petugas jaga, senpi dimasukkan ke dalam buah pepaya. Adapun menurut pengakuan tersangka, senjata api rakitan itu dibeli seharga Rp4 juta per pucuk. 


"Senpi tidak dikirim, tapi dibawa langsung oleh para pelaku," ucap Septa. 


Terkait senjata api rakitan itu pun, Polresta Tangerang bakal berkoordinasi dengan kepolisian di mana senjata api rakitan itu dibeli oleh para pelaku. 


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa hak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kasihan..!" Jelang Subuh di SPBU 34-42107 Jl. Raya Jakarta-Ciruas Banten hanya 1 orang operator melayani konsumen

By On Selasa, November 18, 2025

Foto : konsumen BBM pertalite sedang menunggu operator yang sedang melayani BBM peramax

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Konsumen SPBU 34-42107 jalan raya jakarta - Ciruas Serang Banten mengeluhkan saat dirinya akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite harus bersabar menunggu operator yang sedang sibuk melayani pengisian di pulau bagian BBM Pertamax. Selasa, 18/11/25. Pukul. 04.00 wib.








Dhika selaku konsumen SPBU 34-42107 menerangkan keluhannya kepada awak media, jika dirinya sudah 2 kali membeli BBM pertalite di SPBU 34-42107 selalu melihat hanya 1 operator yang melayani pengisian para konsumen.


"Waktu beberapa hari yang lalu saya membeli BBM pertalite di SPBU jalan raya jakarta Ciruas Serang Banten sekitar pukul 03.30 wib operator yang melayani konsumen hanya 1 orang, kelihatannya extra sibuk operator tersebut harus bolak balik melayani di pulau BBM pertalite, pulau BBM Pertamax juga pulau BBM solar, memang di SPBU tersebut ada 3 tempat (pulau) pengisian BBM.": Ujar Dhika.


Lanjut Dhika, " Begitu pula saat saya mengisi tadi usai solat subuh, kondisinya sama, yang melayani pengisian hanya 1 operator, untuk subuh ini konsumen yang datang membeli lebih ramai karena sudah banyak warga yang beraktivitas berangkat kerja, jadi operator tersebut terlihat sibuk sekali karena harus pindah ke pulau BBM satu ke pulau satunya, semua konsumen harus di layaninya," sambungnya.


" Saya sempat tanyakan ke operator tersebut, kenapa hanya 1 orang operator yang melayaninya..?" Jawabnya teman saya yang operator lainnya sedang tidur pak, nanti beres melayani pengisian saya bangunkan," kata Dhika menirukan ucapan si operator.


Aktivis Banten Panji abdilah SE mengomentari kinerja para operator atau karyawan bagian pengisian dengan sistem kerja merugikan konsumen.


" Kalau sistem kerjanya seperti itu, operator malam harus bergantian jaga 3 pulau untuk melayani konsumen repotlah, jika dalam waktu yang sama banyak konsumen yang datang bersamaan dengan membeli BBM berbeda-beda jelas dengan operator 1 orang jelas kewalahan, apa lagi di jam-jam karyawan berangkat kerja waktu subuh, para konsumen pasti kesal dengan menunggu antrian, saya berharap kepada pengelola SPBU 34-42107 untuk sistem kerja operator malam sampai paginya di benahi kembali, agar tidak ada kegiatan lagi konsumen yang mengeluh ketika membeli BBM di SPBU 34-42107 tersebut," Tutur Panji.

Red xbi///.*

Kapolsek Serang Turun Langsung Dampingi Pemberian Pupuk Urea pada Lahan Jagung dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

By On Selasa, November 18, 2025

Serang – Kapolsek Serang AKP Hery Wiyono, S.H., M.M., turun langsung mendampingi proses pemberian pupuk urea pada lahan jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, pada Selasa (18/11/2025).


Kegiatan ini dilakukan di lahan jagung binaan Polsek Serang bersama kelompok tani setempat, sebagai bagian dari upaya memastikan program pemerintah, khususnya dalam peningkatan produksi pertanian melalui program ketahanan pangan, dapat berjalan dengan baik dan optimal.


Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Serang melihat langsung kondisi tanaman jagung, proses pemupukan, serta berdialog dengan para petani terkait perkembangan tanaman dan kebutuhan dalam pengelolaan lahan. Kehadiran Kapolsek Serang ini sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung masyarakat dalam sektor pertanian.


AKP Hery Wiyono menyampaikan bahwa Polsek Serang akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan program ketahanan pangan.


“Melalui pendampingan ini, kami berkomitmen untuk memastikan program pemerintah berjalan optimal. Kami berharap hasil panen dapat meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Serang.


Kegiatan pendampingan berjalan dengan baik. Kondisi lahan jagung terpantau tumbuh subur, dan situasi di wilayah tetap aman serta kondusif.

Akademisi sekaligus Kaprodi hukum Universitas Al khairiyah Cilegon menilai Polri bisa menempati jabatan sipil

By On Senin, November 17, 2025







Cilegon  -  Kaprodi Hukum Universitas Al Khairiyah menegaskan bahwa  menilai Polisi Masih Bisa Tempati Jabatan Sipil di Posisi Sesuai Tupoksi Polri,Cilegon, 17/11/25


Akademisi sekaligus kaprodi hukum universitas Al Khairiyah Cilegon Muhammad Ryan.S.H.M.H menyikapi putusan MK nomor 114 /PUU/XXIII/2025 yang menyatakan larangan anggota polri menjabat atau menduduki di luar struktur kepolisian bahwa MK hanya membatalkan satu Prasa pasal 28 ayat 3 UU Polri tanpa mengubah norma utamanya, sehingga Polri masih bisa menjabat pada bidang tugas yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kepolisian seperti harkamtibmas dan penegakan hukum serta disesuaikan atau tidak bertentangan dengan persyaratan pada undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang ASN."tuturnya

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *