Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Polresta Tangerang Amankan Dua Orang Kasus Kekerasan Seksual Kepada Anak di Bawah Umur*

By On Sabtu, Juni 27, 2026



Aparat Polresta Tangerang mengamankan dua orang atas kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Dua orang yang diamankan adalah D, seorang pria berusia 46 tahun dan N, seorang perempuan berusia 36 tahun. 


"N adalah ibu dari korban, anak perempuan yang baru berusia 12 tahun," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Kamis (25/6/2026). 


Indra Waspada kemudian menerangkan kronologis peristiwa tersebut. Awalnya, Korban diajak ibunya ke suatu tempat di daerah Mauk sekitar September 2025. Di tempat itu, korban dan ibunya bertemu dengan D.


Setelah itu, ibu korban meninggalkan korban bersama D. sebelum meninggalkan anaknya, ibu korban diberi uang oleh D sebesar satu juta rupiah. 


"Saat itulah korban mengalami kekerasan seksual diduga dlakukan oleh D," ujarnya. 


Selang beberapa saat kemudian, ibu korban kembali untuk menjemput korban. Pada saat itu, ibu korban kembali menerima uang dari D sebesar satu juta rupiah.


Korban embali mengalami kekerasan seksual yang masih dilakukan D pada awal Juni 2026 di kontrakan D di daerah Sindang Jaya.


Korban pun menceritakan peristiwa yang dialami ke ayahnya yang sudah bercerai dengan ibunya. Selanjutnya ayah korban melaporkan peristiwa itu Polresta Tangerang.


"Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan lalu menetapkan D dan ibu korban sebagai tersangka," kata Indra Waspada. 


Dari keterangan para tersangka, modus yang digunakan adalah menikahkan korban yang masih di bawah umur dengan tersangka D. Tersangka N yang merupakan ibu korban, mengaku menerima uang dari tersangka D dengan total Rp14,5 juta. 


Pada kesempatan itu, Indra Waspada mengimbau para orang tua, orang dekat, dan masyarakat untuk memberikan perlindungan kepada anak.


"Kami juga pastikan, akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan kepada anak," pungkasnya.

 *Ngaku Polisi Lalu Peras Warga, Enam Orang Diamankan Polresta Tangerang*

By On Sabtu, Juni 27, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Aparat dari jajaran Polresta Tangerang mengamankan enam pria yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menerangkan, awal kasus terungkap saat seorang pria berinisial DP melapor ke Polsek Rajeg terkait dugaan tindak pidana pemerasan.


"Laporan itu kami langsung tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan," kata Indra Waspada, Kamis (25/6/2026).


Dari serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pria yakni JR (39) dan MT (39). Keduanya ditangkap di rumah masing-masing di wilayah Tigaraksa. Dari hasil pemeriksaan, dugaan pemerasan yang dilakukan terhadap korban terjadi pada Rabu (3/6/2026) di salah satu minimarket di Desa Sukamanah, Rajeg.


Saat itu, korban DP yang hendak pulang dicegat beberapa orang yang mengendarai satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Menurut keterangan korban, para tersangka mengaku sebagai anggota polisi, namun tidak menyebutkan tuduhan tertentu kepada korban.


Korban lalu diminta masuk ke dalam mobil, kemudian dipaksa menyerahkan kartu ATM beserta nomor PIN. Para tersangka lalu mengambil uang dari mesin ATM menggunakan kartu ATM korban sebesar Rp7,9 juta.


"Korban lalu diturunkan di jalan. Motor dan kartu ATM korban dikembalikan," terang Indra Waspada.


Polisi terus melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lain. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui para tersangka sebelumnya diduga telah melakukan tindak pidana serupa di daerah Pasar Kemis pada Rabu (20/5/2026).


Saat itu para tersangka mendatangi rumah seorang pria berinisial MH di sebuah kampung di wilayah Pasar Kemis. Para tersangka yang mengaku sebagai anggota polisi langsung memegang tangan korban. Sementara tersangka lain masuk ke rumah korban dan mengambil beberapa bungkus rokok.


"Korban lalu dibawa menggunakan mobil dengan posisi tangan diikat dan mata dilakban," ujar Indra Waspada.


Selain itu, para tersangka juga mengambil uang Rp5,3 juta dari saku celana korban dan merampas ponsel korban. Di dalam mobil tersebut, korban dituduh menjual rokok ilegal. Untuk uang damai, para tersangka meminta uang sebesar Rp80 juta. Namun korban tidak menyanggupi sehingga nominal tersebut diturunkan menjadi Rp40 juta.


Korban juga dipaksa mencari pinjaman, namun korban hanya mendapat pinjaman Rp2 juta dari keponakan korban. Saat melintas di sekitar Perumahan Grand Batavia, Pasar Kemis, korban diturunkan lalu dipesankan taksi online. Sementara ponsel korban dikembalikan kepada korban.


Kemudian, pada Jumat (19/6/2026), polisi menangkap empat tersangka lainnya yakni MTB (34), JA (38), dan S (40) di rumah masing-masing di wilayah Rajeg. Polisi juga menangkap YS (47) di wilayah Sindang Jaya. Selain itu, polisi masih memburu tersangka lain yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).


Indra Waspada mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai anggota polisi tanpa dapat menunjukkan identitas dan surat tugas yang sah. 


Masyarakat juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan pengaduan kepolisian apabila menemukan tindakan mencurigakan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum.


"Saat ini kasus masih terus kami kembangkan. Kami berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang merugikan masyarakat," pungkas Indra Waspada.

Putra Ketua DPRD Provinsi Banten Lolos  Taruna Akpol T.A. 2026

By On Sabtu, Juni 27, 2026




Serang – Kabar membanggakan datang dari Provinsi Banten. Fahriz Nabil Hakim, putra dari Ketua DPRD Provinsi Banten, Bapak Fahmi Hakim, S.E., berhasil lolos seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.


Berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan, Fahriz Nabil Hakim berhasil menempati peringkat ke-4 pada kategori Akpol Pria dengan nilai akhir 71,63. Capaian tersebut diraih setelah melewati seluruh tahapan seleksi yang berlangsung secara ketat, objektif, serta mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).


Keberhasilan Fahriz menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan ketekunan merupakan kunci utama dalam meraih cita-cita menjadi seorang perwira Polri. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Fahmi Hakim, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Banten.


Sebagai putra Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahriz diharapkan mampu menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian, serta menjadi teladan selama menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian hingga nantinya mengemban tugas sebagai Perwira Polri.


Selamat dan sukses kepada Fahriz Nabil Hakim atas kelulusannya sebagai Taruna Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menempuh pendidikan, serta menjadi perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan selalu mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Cerita Pagi CEO Uun & Amrozi jadi Anak Rantau di Pontianak Kalimantan, Cah Kangkung dan kulit Melinjo Khas Banten Tetap Jadi Idola

By On Sabtu, Juni 27, 2026








CEO Uun sedang memasak cah kangkung khas Banten.

Kalimantan, xbintangindo.com --

Menjadi anak rantau tidak seindah dan seenak dari Nina Bobo keluarga ditempat asal (Banten), jadi anak rantau harus memiliki jiwa bermental baja dan bekerja keras agar bisa bertahan hidup.


Pasutri pejuang tangguh dari Provinsi Banten tersebut mencari rezeki di perantauan menjadi perisai BPJS mempromosikan program keunggulan dan manfaat menjadi peserta BPJS.






Cerita Pagi CEO Uun dan Amrozi (Suami) Sang pujaan hati membawa 1 anak perempuan (ciek-ciek) di Pontianak Provinsi Kalimantan daerah tersebut dengan suhu panas karena daerah yang dilintasi garis khatulistiwa.


Uun dan Amrozi, " di Pontianak Kalimantan makanannya ala-ala Chinese and Korea jadi Walaupun kami di perantauan kami selalu masak khas Banten, agar kami selalu merasa berada di Banten. " Ujar CEO Uun.


Amrozi menambahkan, " makanan yang sering di masak istri tercinta yaitu cah kangkung khas Banten, sayur kulit melinjo, nasi rawon, grem asem bebek dan lain-lain, kalau masakan mah Banten punya selera. " Tutur Amrozi.

Red xbi//.*

Dana Revitalisasi Rp. 700 Jutaan diamanahkan oleh Negara ke Panitia, Pelaksana dan Kepala SMPN 3 Panggarangan Namun kini mereka “Menghilang Misterius "

By On Sabtu, Juni 27, 2026





Kab.Lebak, xbintangindo.com --

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kembali menjadi sorotan. Kali ini, pelaksanaan kegiatan di SMPN 3 Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, menuai tanda tanya besar. Sabtu 27 Juni 2026.






Program revitalisasi tahun anggaran 2026 tersebut mengalokasikan dana sebesar Rp739.478.000 dari APBN, dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender. 


Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi rehabilitasi ruang laboratorium IPA, perbaikan dua ruang kelas, pembangunan toilet baru, serta penataan lingkungan sekolah. 


Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMPN 3 Panggarangan.


Namun di balik tujuan mulia “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, pelaksanaan di lapangan justru memunculkan kesan sebaliknya. 


Kepala sekolah yang disebut sebagai penanggung jawab, Asmar, diduga tidak transparan dan terkesan menghindari awak media.


Selama dua hari berturut-turut, awak media yang hendak melakukan konfirmasi tidak berhasil menemui kepala sekolah di lokasi. 


Upaya lanjutan bahkan dilakukan hingga ke kediamannya sebanyak tiga kali, namun hasilnya tetap nihil. Sikap tertutup ini tentu menimbulkan kecurigaan, apalagi dalam proyek yang menggunakan anggaran negara ratusan juta rupiah.


Tak hanya itu, keberadaan Ketua Panitia dan Ketua Pelaksana kegiatan juga misterius. Dalam dua hari kunjungan, keduanya tidak berada di lokasi proyek. Yang ada hanya beberapa pekerja tanpa pengawasan yang jelas.


Lebih ironis lagi, para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Kondisi ini mengindikasikan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.


 Padahal, aspek keselamatan kerja adalah hal mendasar dalam setiap kegiatan pembangunan, apalagi yang bersumber dari dana negara.


Situasi ini memunculkan pertanyaan tajam: apakah program revitalisasi ini benar-benar dijalankan sesuai aturan, atau justru hanya formalitas di atas kertas? Ketika pihak yang bertanggung jawab sulit ditemui dan minim transparansi, publik tentu berhak curiga.


Jika program pendidikan saja dikelola dengan pola “sembunyi-sembunyi”, lalu bagaimana bisa menghasilkan lingkungan belajar yang berkualitas? Pemerintah seharusnya tidak hanya fokus pada pengucuran anggaran, tetapi juga memastikan pengawasan dan keterbukaan berjalan maksimal.

Kelurahan kemanisan Curug Kota Serang Menggelar Acara Pengajian Rutin dan berikan Santunan kepada 150 Anak yatim - Piatu

By On Sabtu, Juni 27, 2026








Foto : Saat pengajian dan santunan anak-anak yatim piatu di kantor kelurahan kemanisan kecamatan Curug Kota Serang.

Kota Serang, xbintangindo.com --

Dibulan Muharram 1448 Hijriah pemerintah Kelurahan kemanisan kecamatan Curug Kota Serang Banten menggelar pengajian rutin setiap bulan yang di gelar di lingkungan kantor kelurahan kemanisan acara tersebut sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 150 orang.  Jumat 26 Juni 2026.




Lurah kemanisan Sadeli S.sos Msi mengucapkan, " Terima kasih banyak kepada panitia pelaksana yang sudah dari kemarin mempersiapkan agar acara pengajian rutin dan santunan anak-anak yatim piatu ini berjalan dengan lancar dan sukses, tak lupa saya ucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat kelurahan kemanisan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tamu undangan yang sudah menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara sederhana ini. " Ucap Sadeli S.sos MSI.






Lanjut Sadeli, " Untuk menjaga tali silaturahmi dan memperkuat iman Islam kita, pengajian rutin bulanan ini mari kita laksanakan bersama-sama semoga jama'ah yang ikut pengajian rutin bulanan bertambah setiap bulannya,  pengajian rutin bulanan di kelurahan kemanisan ini gagasan kita bersama, dilaksanakan dari kita manfaatnya untuk kita." Tutur Lurah kemanisan.




Hal senada juga dikatakan Tokoh masyarakat KH khaeroni. " Pentingnya diadakan acara pengajian di kantor kelurahan kemanisan ini, tak lain adalah menjaga silaturahmi dengan masyarakat kelurahan kemanisan dan menambah wawasan serta ilmu pengetahuan tentang agama Islam yang pastinya semua bermanfaat, juga saya ucapkan terima kasih kepada para dermawan yang sudah memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu, semoga apa yang dilakukan kita di pengajian rutin ini menjadi ladang ibadah oleh Allah SWT...aminen...! Ungkap KH. Khaeroni.


Tamu undangan yang dalam acara pengajian rutin bulanan di kelurahan kemanisan yaitu, Tokoh masyarakat H. Namin, anggota DPRD kota Serang Hj. Ade suminar SE, Camat Curug Eni Sudaryani, anak-anak Yatim-piatu 150 orang Babinkamtibmas Aiptu rasio dan Babinsa Sertu Budi. Red xbi//.*

Malam satu suro warga  Kp Pasir Sempur RT 16 002 Desa Bojot Jawilan menggelar Pengajian Rutin dan santunan anak yatim-piatu

By On Sabtu, Juni 27, 2026










Panitia pelaksana, tokoh agama tokoh masyarakat dan tamu undangan saat memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Masyarakat kampung pasir Sempur menggelar pengajian dengan membaca ayat suci Al-Qur'an seperti surat yasin sekaligus menggelar santunan anak yatim piatu Acara tersebut bertepatan dengan malam 1 suro bulan Muharram 1448 H. berlokasi di kampung pasir Sempur RT 16/002 desa bojot kec jawilan kab serang Banten.






Acara di mulai pukul 19:30 wib bada isya,sebelum Acra dimulai.para tokoh masyarakat antusias mengikuti Acra pengajian dan santunan anak yatim-piatu tersebut.


Rojak selaku warga kampung Sempur Desa Bojot kecamatan Jawilan menyampaikan  sangat bersyukur dan banyak banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan Rizki nya untuk anak anak yatim-piatu yang ada di sekitar kampung pasir Sempur semoga apa yang telah diberikan menjadi ladang ibadah dan semoga Allah SWT membalas dengan yang berlipat ganda aminn.ujar Rojak 


Masih dengan Rojak, " Semoga acara ini akan terus di adakan setiap tahunya dan menjadi keberkahan untuk para donatur dan masyarakat  kampung pasir Sempur RT 16//002 Desa Bojot kecamatan Jawilan kabupaten Serang Banten.aminn...". Ungkap Rojak.


Selanjutnya Acara di tutup dengan doa sebagai berakhir nya Acara yang di pimpin oleh.ustd Juhdi.

Apeng xbi//.*

Momentum 10 Muharram 1447 H, PSKBI Gelar Acara Santunan Anak Yatim Piatu

By On Kamis, Juni 25, 2026





Serang - xbintangindo.com --

Peguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) memanfaatkan momentum lebaran yatim pada bulan Muharram 1448 H dengan menggelar kegiatan dan acara santunan kepada ratusan anak yatim- piatu di Mako Ciracas,  Kota Serang, Kamis 25/06/2026.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir ketua harian DPP PSKBI H. Lutfi, Ketua PSKBI  DPD Kota Serang H. Miftahudin, Kepala Kecamatan Serang dan Kapolsek serang yang di wakili oleh Kanit Binmas Polsek kota serang, IPTU Irwan



Diungkapkan Ketua Panitia Panitia Hidayat, Acara santunan yatim piatu yang dilaksanakan bersama jajaran pengurus berjalan dengan lancar, hal ini tentu bagian dari kebahagiaan kami para pengurus untuk dapat berbagi kepada anak yatim-piatu yang berasal dari lingkungan sekitar.


"Dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini,  kegiatan ini sudah menjadi program rutin sosial PSKBI, Alhamdulillah tahun ini meningkat tahun lalu 50 saat ini 100 anak yatim piatu," ujar ketua pelaksana.


Diungkapkan Ketua Harian DPP PSKBI H. Lutfi Tri, Momentum 10 Muharram adalah waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai‑nilai kemanusiaan, rasa empati, dan persaudaraan sosial,” kata kahar Sapan akrab H Lutfi


ditambahkan kahar menyantuni anak yatim bukan sekadar tradisi yang baik, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir dan berbagi kebahagiaan bersama sesam.


Sementara itu diungkapkan Ketua PSKBI DPD Kota Serang H.Miftahudin, Dirinya menyambut baik momentum ini, Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat dan kebahagiaan, sekaligus menjadi dorongan semangat bagi anak‑anak untuk terus belajar dan berjuang meraih cita‑cita mereka.


"Dirinya berterimakasih kepada para panitia dan pengurus PSKBI yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, semoga kegiatan ini menjadi terus dan terus lebih meningkat lagi dalam menyantuni anak yatim dan pintu,"tuturnya.

Dewi*

Momentum 10 Muharram 1447 H, PSKBI Gelar Acara Santunan Anak Yatim Piatu

By On Kamis, Juni 25, 2026





Serang -  xbintangindo.com --

Perguruan Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) memanfaatkan momentum lebaran yatim pada bulan Muharram 1448 H dengan menggelar kegiatan dan acara santunan kepada ratusan anak yatim- piatu di Mako Ciracas,  Kota Serang, Kamis 25/06/2026.




Dalam kegiatan tersebut turut hadir ketua harian DPP PSKBI H. Lutfi, Ketua PSKBI  DPD Kota Serang H. Miftahudin, Kepala Kecamatan Serang dan Kapolsek serang yang di wakili oleh Kanit Binmas Polsek kota serang, IPTU Irwan


Diungkapkan Ketua Panitia Panitia Hidayat, Acara santunan yatim piatu yang dilaksanakan bersama jajaran pengurus berjalan dengan lancar, hal ini tentu bagian dari kebahagiaan kami para pengurus untuk dapat berbagi kepada anak yatim-piatu yang berasal dari lingkungan sekitar.


"Dirinya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini,  kegiatan ini sudah menjadi program rutin sosial PSKBI, Alhamdulillah tahun ini meningkat tahun lalu 50 saat ini 100 anak yatim piatu," ujar ketua pelaksana.


Diungkapkan Ketua Harian DPP PSKBI H. Lutfi Tri, Momentum 10 Muharram adalah waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai‑nilai kemanusiaan, rasa empati, dan persaudaraan sosial,” kata kahar Sapan akrab H Lutfi


ditambahkan kahar menyantuni anak yatim bukan sekadar tradisi yang baik, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir dan berbagi kebahagiaan bersama sesam.


Sementara itu diungkapkan Ketua PSKBI DPD Kota Serang H.Miftahudin, Dirinya menyambut baik momentum ini, Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat dan kebahagiaan, sekaligus menjadi dorongan semangat bagi anak‑anak untuk terus belajar dan berjuang meraih cita‑cita mereka." Ucapnya.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada para panitia dan pengurus PSKBI yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, semoga kegiatan ini menjadi ladang ibadah dan lebih meningkat lagi dalam menyantuni anak yatim dan piatunya,"tutunya.

Dewi*

Banten-Polda Banten berhasil membongkar dan menangkap sindikat penipuan Travel Umroh.

By On Kamis, Juni 25, 2026



Banten, xbintangindo.com --

Pelapor Atas nama M.Excelino dalam Laporan Polisi Nomer LP/B/226/VII/SPKT I.Ditreskrimum/2026/polda Banten tanggal 02 juni ..


Tersangka atas nama Nurul zahra ( Ira ) & Nova Nurlina Masindra yang panggilan akrab dipanggil Bunda nova diduga terbukti menipu puluhan jamaah Haji..


Berdasarkan penelusuran data dari pelapor bahwa Nova Nurlina dan Nuruh Zahra Telah banyak menipu jamaah umroh dan bermasalah hukum  dikarenakan  PT. Nurzata tanjung Telah dibubarkan oleh Kejaksaan Negeri Tabalong Karena adanya Surat Haji tidak resmi dari Dubes Arab saudi Terkait travel travel bermasalah


Saat ini Nova Nurlina juga berstatus DPO Polres Tabalong. Yang dikeluarkan pihak Polres tabalong tanggal 10 Agustus 2023

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *