Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Rutan Kelas I Tangerang Pastikan Lingkungan Bersih dari Narkoba melalui Sidak dan Tes Urine.*

By On Jumat, Mei 08, 2026






Tangerang — Sebagai rangkaian dari kegiatan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan sidak kamar hunian, tes urine, serta sosialisasi bahaya narkoba bekerja sama dengan BNN Kota Tangerang, Jumat (08/05).


Kegiatan tersebut dilaksanakan usai apel deklarasi ikrar dan menjadi satu kesatuan dalam upaya penguatan pengawasan serta pemberantasan peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan.


Sidak dilakukan bersama jajaran stakeholder terkait dengan menyasar kamar hunian warga binaan. Barang-barang terlarang yang ditemukan dalam kegiatan tersebut langsung diamankan dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap 50 warga binaan dan 140 petugas Rutan Kelas I Tangerang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.


Sebagai bentuk penguatan edukasi dan pencegahan, BNN Kota Tangerang turut memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada petugas maupun warga binaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak akan pentingnya menjaga lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari narkoba.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa kegiatan sidak, tes urine, dan sosialisasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pengawasan sekaligus memastikan seluruh jajaran dan warga binaan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.


“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun handphone ilegal. Kami akan terus melakukan pengawasan secara konsisten dan bersinergi dengan aparat terkait,” tegas Irhamuddin.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

*Masyarakat Kabupaten Tangerang Menggelar Unjuk Rasa di Gedung DPRD Memprotes Kenaikan BBM Non Subsidi*

By On Jumat, Mei 08, 2026




Kabupaten Tangerang || Aksi unjuk rasa dari aliansi Masyarakat Kabupaten Tangerang yang menamakan Gerakan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (GMPKP), lokasi tersebut bertempat di area Gedung DPRD kabupaten Tangerang ( Rabu 07/05/2026).


Ratusan warga yang mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tangerang yang didominasi oleh kaum emak-emak dengan membawa spanduk bertuliskan *Tolak Kenaikan Harga BBM*.


Tujuh aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat  beserta masyarakat Tangerang datang bersamaan untuk menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kabupaten Tangerang.


Dalam orasinya mewakili warga yang ada, Alamsyah sekaligus Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia menyampaikan dua poin.

1.Tinjau kembali mengenai MBG yang dirasa tidak tepat sasaran/ mengena.

Lebih utama dibagikan dalam bentuk nominal bukan jenis makanan yang siap santap/ makan.

2.Menolak kenaikan harga BBM Non Subsidi, Alamsyah menilai kenaikan harga BBM Non Subsidi yang kian anjlok, akan berdampak pada nilai jual beli dipasaran.

Karena pihak perusahaan akan terbebani dengan pembelian bahan bakar jenis solar untuk keperluan transportasi.


Selang beberapa menit orasi digelar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar menemui serta menyambut para pengunjuk rasa.

Muhamad Amud, S.Sos. dari Partai Golkar dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tangerang periode 2024-2029.


"Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan, ini tentunya menjadi catatan penting bagi kami untuk segera menyampaikan aspirasi ke tingkat provinsi dan pusat, aspirasi ini adalah yang perdana di Kabupaten Tangerang dalam menyampaikan suara hatinya ke kami, tentunya kami akan menerima dengan baik para warga Kabupaten Tangerang yang saat ini hadir digedung ini dengan penyampaian-penyampaiannya, kami hanya menerima bentuk aspirasi saja, karena kewenangan kami DPRD Kabupaten Tangerang terbatas, keputusan adanya dipusat. Kami akan teruskan aspirasi ini secepatnya hari ini, semoga ada hasil yang dapat diterima nantinya " ujar Amud selaku ketua DPRD Kabupaten Tangerang.


Emak-emak juga mengeluhkan imbas dari kenaikan harga BBM Non Subsidi, jualannya sering tidak membawa kantong plastik karena harga yang tidak sesuai dari semula biasa dibeli dipasaran. Ditambah lagi harga sembako yang dirasa banyak kenaikan ketimbang turunnya.


Aksi Unras tersebut mendapat pengawalan ketat dari Polres Tangerang  yang menerjunkan anggota personil sebanyak 50 untuk memantau jalannya unjuk rasa, serta Satuan Polisi Pamong Praja  Kabupaten Tangerang ikut menjadi bagian dari pengamanan jalannya unjuk rasa yang digelar di area Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.


Acara selesai dengan tertib, setelah Muhamad Amud, S.Sos,.sebagai Ketua DPRD berjanji akan meneruskan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang hari ini.

 *LSM Bintang Indonesia Kritik Tekanan DPRD seolah Menjadi Corong Proses Izin Tempat Dugem di Citra Raya*

By On Kamis, Mei 07, 2026











Kabupaten Tangerang — Sikap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait izin tempat hiburan malam (THM) One Two Six di kawasan Citra Raya menuai sorotan dan kritik dari LSM Barisan Intelek Anak Negeri (Bintang) Indonesia.


Ketua LSM Bintang Indonesia, Panji Abdilah, menilai Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah tepat bersikap hati-hati dalam menerbitkan izin THM karena mempertimbangkan muatan lokal serta kearifan masyarakat Cikupa dan Panongan yang dikenal religius.


“Pemkab Tangerang jangan ditekan hanya karena persoalan legal formal semata. Pemerintah daerah punya tanggung jawab menjaga stabilitas sosial dan moralitas masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Ketua LSM Bintang Indonesia, Kamis (7/5/2026).


Sorotan muncul saat menjelang berakhirnya RDP, ketika Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo, meminta Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, serta pihak Disperindag yang diwakili Kabid Industri dan Perdagangan, Kiki, untuk memberikan keputusan tegas apakah izin THM One Two Six bisa diterbitkan atau tidak.


Dalam forum tersebut, Kabid Disperindag, Kiki, akhirnya mengiyakan terkait kemungkinan izin dapat diproses. Namun sejumlah pihak menilai jawaban itu muncul karena adanya tekanan dalam forum RDP.


Sebelumnya, pihak manajemen One Two Six mengaku telah mengajukan proses perizinan sejak November 2025.


“Kami merasa dengan diadakannya RDP ini sangat terwakili. Jadi unek-unek kami sebagai pengusaha, mengapa begitu sulitnya mengajukan izin. Untuk taat kepada aturan perizinan ini kami berusaha berinvestasi di sini dan berupaya patuh dan taat,” ungkap perwakilan One Two Six dalam forum tersebut.


Meski demikian, Panji menegaskan bahwa persoalan THM tidak bisa hanya dilihat dari aspek investasi dan administrasi semata.


“Keberadaan THM punya dampak sosial yang besar. Maka langkah Pemkab Tangerang yang meminta pengusaha duduk bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan unsur lingkungan sebelum izin diterbitkan itu sudah benar sebagai filter sosial,” katanya.


Selain itu, Muhamad Suryawan, selaku masyarakat asli Cikupa mengingatkan agar DPRD tidak terkesan lebih berpihak kepada kepentingan pengusaha dibanding menjaga aspirasi masyarakat lokal.


“Jangan sampai DPRD malah terlihat menjadi corong tempat hiburan malam. Masyarakat Cikupa dan Panongan punya hak mempertahankan nilai sosial dan budaya yang selama ini dijaga,” tegas Wawan


Menurutnya, jika seluruh kebijakan dipaksakan hanya berdasarkan legalitas administrasi tanpa mempertimbangkan dampak sosial, maka potensi degradasi moral di lingkungan masyarakat akan semakin besar.


LSM Bintang Indonesia pun meminta DPRD Kabupaten Tangerang menghormati langkah Pemkab yang mengedepankan pendekatan sosial dan kearifan lokal dalam proses perizinan THM di kawasan Citra Raya.

Reggy

 *PEDULI KESEHATAN, RUTAN MANNA GANDENG PUSKESMAS PASAR MANNA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS*

By On Rabu, Mei 06, 2026








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Manna – Komitmen memberikan pelayanan kesehatan optimal terus diwujudkan Rutan Kelas IIB Manna. Rabu, 06 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna berkolaborasi dengan Puskesmas Pasar Manna menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan.


Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna ini disambut antusias oleh pegawai dan WBP. Puluhan peserta memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan secara gratis.


Tim medis dari Klinik Pratama Rutan Manna, Ns. Aprianto, A.Md.Kep dan Yeni Susanti, A.Md.Kep, bersama tim medis Puskesmas Pasar Manna yang terdiri dari Zurnia Nita, S.Tr.Keb, Putri Permata Sari, S.Tr.Keb, Werdha Kamisari, S.Tr.Keb, Vitriana, A.Md.G, dan Meryh Haryati, A.Md.Keb, melayani peserta dengan humanis dan profesional.


Adapun layanan cek kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi dokter, serta pemberian obat dan vitamin sesuai indikasi medis.


Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi atas sinergi Puskesmas Pasar Manna. "Kegiatan ini bentuk nyata komitmen kami dalam memenuhi hak pelayanan kesehatan bagi WBP dan menjaga kesehatan pegawai. Terima kasih kepada tim medis yang sudah bekerja maksimal," ujar Hannibal.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Ke depan, Rutan Manna akan melaksanakan kegiatan serupa secara berkala serta memperkuat edukasi pola hidup bersih dan sehat di lingkungan Rutan.

(Humas Rutama Kreatif)

Pembangunan Paving blok di kp  Lebak Gedung Desa Cikande Jayanti banyak material Paving patah-patah dipasang

By On Rabu, Mei 06, 2026







Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Diduga Lemahnya pengawasan dari dinas terkait dalam pemasangan paving block di kampung Lebak gedong RT 1 RW 1 perbatasan kampung Cibeureum desa Cikande kabupaten Serang dengan Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten tanggerang menuai pertanyaan para aktivis kabupaten Tangerang, pasalnya dalam pekerjaan banyak material paving blok yang sudah patah dan retak terpasang di lokasi pembangunan dan sistem kerja di borongkan, Rabu, 06/05/26.


Dalam proyek pemasang paving blok volume panjang 50 meter lebar 2 meter sumber dana dari Anggaran Dana Desa, (ADD) kini menuai pertanyaan pasalnya dalam pekerjaannya semua sistem diborong.


Pantauan awak media di lokasi yang terlihat dalam proyek pemasangan yang sudah hampir rampung, saat berbincang-bincang ke salah satu tukang mengatakan,, "iya kang cuman sampai segini aja, hanya panjang 50 meter, kalau kerjaan dari hari Senin (04/05/26), iya ini lambat dari barang  materialnya, pekerja selalu menunggu, kalau papan informasinya udah nggak ada udah di bawa kali sama pihak desa Cikande, ucapnya tukang, Selasa 05 mei 2026


Awak media mencoba konfirmasi ke pihak kantor desa TPK jaro mengatakan,  "iya kang semuanya di borongkan materialnya juga, kami dari pihak desa kendalanya ga punya duit, kan harus ada dana talangan dulu, coba aja kang konfirmasi ke pemborongnya ia RW 06 pak Mitro, ucapnya jaro.

A. Bewok/Red xbi//.*


Saat mencoba konfirmasi ke pemborong Mitro untuk menanyakan barang matrial pakai kW berapa dan banyak yang sompel retak pecah menjadi dua sampai saat ini Mitro belum menjawab samapi berita di layangkan

*Perdana, GEMATAS TAWAF di Kabupaten Tangerang Siap Jadi Role Model Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf*

By On Rabu, Mei 06, 2026







Kab Tangerang – xbintangindo.com

 Rabu, (6/5/2026) Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui peluncuran Gerakan Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMATAS TAWAF) yang dilaksanakan di lingkungan Yabika Islamin School, Kabupaten Tangerang.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menyampaikan apresiasi atas langkah progresif yang diambil oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. Ia menilai percepatan program ini sebagai bentuk keberanian dan komitmen kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan kepastian hukum atas tanah wakaf.


“Yang membuat saya selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten merasa sangat bangga adalah keberanian dan kebesaran tekad Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. Target yang semula dirancang dalam 3 tahun anggaran — dengan teliti dipetakan dalam sebuah roadmap yang komprehensif bersama Kantor Kementerian Agama — diputuskan untuk dipercepat menjadi hanya 1 tahun anggaran. Seluruh 1.634 bidang ditargetkan selesai pada Tahun 2026,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa langkah percepatan tersebut merupakan keputusan yang berani dan strategis, yang didukung oleh sistem yang kuat, koordinasi yang solid, serta semangat kolaborasi yang tidak padam. Dengan fondasi tersebut, ia optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai harapan.


Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten menegaskan dukungan penuh terhadap program ini. Seluruh dukungan teknis, kebijakan, dan koordinasi akan terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan percepatan sertifikasi tanah wakaf di Kabupaten Tangerang berjalan lancar dan optimal.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Bupati Kabupaten Tangerag, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Badan Wakaf Indonesia (BWI) serta Nahdlatul Ulama (NU) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai salah satu pihak yang memiliki aset wakaf di wilayah tersebut. Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak bersepakat untuk bergerak bersama menetapkan batas-batas tanah wakaf sebagai langkah awal proses sertifikasi.


Penetapan batas tersebut menjadi dasar bagi Badan Pertanahan Nasional dalam melaksanakan tahapan selanjutnya, yakni pembuatan Peta Bidang Tanah (PBT) hingga penerbitan sertipikat. Dengan pola kerja kolaboratif ini, proses yang semula direncanakan selama 3 tahun dapat dipercepat menjadi hanya 1 tahun, sehingga memberikan manfaat yang lebih cepat bagi masyarakat.


Ke depan, model kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai role model pertama, dengan harapan keberhasilan ini dapat direplikasi di daerah lain sehingga percepatan sertifikasi tanah wakaf dapat terwujud secara menyeluruh.(Oman ncek)

Diduga Lambat ditangani, Korban Penganiayaan dan Perampasan Uang oleh Oknum Pegawai Tol Jasa Marga Pertanyakan Perkembangan Laporannya ke Diskrimun Polda Banten

By On Minggu, Mei 03, 2026








‎Tangerang, -- xbintangindo.com --

Dugaan penganiayaan, pengeroyokan, perampasan hingga pencurian terhadap Juli sopir kontener dilakukan 2 orang oknum tim jasa marga jalan tol Balaraja dan 1orang security, Minggu 03 Mei 2026.

‎Meski korban bernama Juli telah melaporkan kejadian tersebut  pada tanggal 26 April 2026 di SPKT Polda Banten. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan atau pemberitahuan dari Ditresrimum Polda Banten.

‎Dari hasil video yang diberikan ke tim Redaksi, terlihat dengan jelas korban mengalami luka luka dan lecet. Korban juga kehilangan uang jalan sebesar Rp. 700.000 ( tujuh ratus ribu rupiah) yang diduga dirampas oleh 3 orang oknum dibawah naungan Jasa Marga jalan tol Balaraja. Tak hanya itu, kunci kendaraan Juli pun dibawa oleh oknum tersebut.

‎Ketika diminta keterangannya, Juli korban dijalan tol mengatakan, saya lagi berhenti, dari arah Tanjung Priok ke Cilegon karena radiator kendaraan yang saya bawa panas bawa muatan berat.

‎" Tidak berselang lama saya didatangi oleh 2 orang tim jasa marga dan 1 berpakaian security, mereka nanya kamu ngapain berhenti disini, saya jawab, lagi dinginin radiator dan cek angin ban, tapi jawaban saya tidak dihiraukan mereka langsung memukuli saya lalu membawa kunci kontak mobil kontener, saya kembali bertanya kenapa saya dipukul mereka tidak menjawab hanya mengatakan nanti ambil kuncinya, suruh pengurus lo datang ke cikupa, jelas Juli.

‎Dan setelah kejadian tersebut saya melaporkan ke SPKT Polda Banten, dan diterima oleh Ditresrimum, akan tetapi sampai saat ini belum mendapat kabar baik, sehingga saya mengadukan ke awak media," bebernya.

‎Sedangkan Andoy sebagai paman dari juli  berasal dari desa panyabrangngan sangat menyayangkan insident yang terjadi menimpa ponakannya karena pekerjaan supir adalah pekerjaan yang paling mulia. Dan saya meminta untuk Polda Banten untuk segera menangkap oknum sekuriti dan oknum jasa marga, ungkapnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *