Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
 *Rutan Kelas I Tangerang Pastikan Lingkungan Bersih dari Narkoba melalui Sidak dan Tes Urine.*

By On Jumat, Mei 08, 2026






Tangerang — Sebagai rangkaian dari kegiatan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan sidak kamar hunian, tes urine, serta sosialisasi bahaya narkoba bekerja sama dengan BNN Kota Tangerang, Jumat (08/05).


Kegiatan tersebut dilaksanakan usai apel deklarasi ikrar dan menjadi satu kesatuan dalam upaya penguatan pengawasan serta pemberantasan peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan.


Sidak dilakukan bersama jajaran stakeholder terkait dengan menyasar kamar hunian warga binaan. Barang-barang terlarang yang ditemukan dalam kegiatan tersebut langsung diamankan dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap 50 warga binaan dan 140 petugas Rutan Kelas I Tangerang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.


Sebagai bentuk penguatan edukasi dan pencegahan, BNN Kota Tangerang turut memberikan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada petugas maupun warga binaan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pihak akan pentingnya menjaga lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari narkoba.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa kegiatan sidak, tes urine, dan sosialisasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pengawasan sekaligus memastikan seluruh jajaran dan warga binaan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.


“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun handphone ilegal. Kami akan terus melakukan pengawasan secara konsisten dan bersinergi dengan aparat terkait,” tegas Irhamuddin.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

*Masyarakat Kabupaten Tangerang Menggelar Unjuk Rasa di Gedung DPRD Memprotes Kenaikan BBM Non Subsidi*

By On Jumat, Mei 08, 2026




Kabupaten Tangerang || Aksi unjuk rasa dari aliansi Masyarakat Kabupaten Tangerang yang menamakan Gerakan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (GMPKP), lokasi tersebut bertempat di area Gedung DPRD kabupaten Tangerang ( Rabu 07/05/2026).


Ratusan warga yang mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tangerang yang didominasi oleh kaum emak-emak dengan membawa spanduk bertuliskan *Tolak Kenaikan Harga BBM*.


Tujuh aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat  beserta masyarakat Tangerang datang bersamaan untuk menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Kabupaten Tangerang.


Dalam orasinya mewakili warga yang ada, Alamsyah sekaligus Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia menyampaikan dua poin.

1.Tinjau kembali mengenai MBG yang dirasa tidak tepat sasaran/ mengena.

Lebih utama dibagikan dalam bentuk nominal bukan jenis makanan yang siap santap/ makan.

2.Menolak kenaikan harga BBM Non Subsidi, Alamsyah menilai kenaikan harga BBM Non Subsidi yang kian anjlok, akan berdampak pada nilai jual beli dipasaran.

Karena pihak perusahaan akan terbebani dengan pembelian bahan bakar jenis solar untuk keperluan transportasi.


Selang beberapa menit orasi digelar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar menemui serta menyambut para pengunjuk rasa.

Muhamad Amud, S.Sos. dari Partai Golkar dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tangerang periode 2024-2029.


"Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan, ini tentunya menjadi catatan penting bagi kami untuk segera menyampaikan aspirasi ke tingkat provinsi dan pusat, aspirasi ini adalah yang perdana di Kabupaten Tangerang dalam menyampaikan suara hatinya ke kami, tentunya kami akan menerima dengan baik para warga Kabupaten Tangerang yang saat ini hadir digedung ini dengan penyampaian-penyampaiannya, kami hanya menerima bentuk aspirasi saja, karena kewenangan kami DPRD Kabupaten Tangerang terbatas, keputusan adanya dipusat. Kami akan teruskan aspirasi ini secepatnya hari ini, semoga ada hasil yang dapat diterima nantinya " ujar Amud selaku ketua DPRD Kabupaten Tangerang.


Emak-emak juga mengeluhkan imbas dari kenaikan harga BBM Non Subsidi, jualannya sering tidak membawa kantong plastik karena harga yang tidak sesuai dari semula biasa dibeli dipasaran. Ditambah lagi harga sembako yang dirasa banyak kenaikan ketimbang turunnya.


Aksi Unras tersebut mendapat pengawalan ketat dari Polres Tangerang  yang menerjunkan anggota personil sebanyak 50 untuk memantau jalannya unjuk rasa, serta Satuan Polisi Pamong Praja  Kabupaten Tangerang ikut menjadi bagian dari pengamanan jalannya unjuk rasa yang digelar di area Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.


Acara selesai dengan tertib, setelah Muhamad Amud, S.Sos,.sebagai Ketua DPRD berjanji akan meneruskan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang hari ini.

 *LSM Bintang Indonesia Kritik Tekanan DPRD seolah Menjadi Corong Proses Izin Tempat Dugem di Citra Raya*

By On Kamis, Mei 07, 2026











Kabupaten Tangerang — Sikap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait izin tempat hiburan malam (THM) One Two Six di kawasan Citra Raya menuai sorotan dan kritik dari LSM Barisan Intelek Anak Negeri (Bintang) Indonesia.


Ketua LSM Bintang Indonesia, Panji Abdilah, menilai Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah tepat bersikap hati-hati dalam menerbitkan izin THM karena mempertimbangkan muatan lokal serta kearifan masyarakat Cikupa dan Panongan yang dikenal religius.


“Pemkab Tangerang jangan ditekan hanya karena persoalan legal formal semata. Pemerintah daerah punya tanggung jawab menjaga stabilitas sosial dan moralitas masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Ketua LSM Bintang Indonesia, Kamis (7/5/2026).


Sorotan muncul saat menjelang berakhirnya RDP, ketika Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo, meminta Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, serta pihak Disperindag yang diwakili Kabid Industri dan Perdagangan, Kiki, untuk memberikan keputusan tegas apakah izin THM One Two Six bisa diterbitkan atau tidak.


Dalam forum tersebut, Kabid Disperindag, Kiki, akhirnya mengiyakan terkait kemungkinan izin dapat diproses. Namun sejumlah pihak menilai jawaban itu muncul karena adanya tekanan dalam forum RDP.


Sebelumnya, pihak manajemen One Two Six mengaku telah mengajukan proses perizinan sejak November 2025.


“Kami merasa dengan diadakannya RDP ini sangat terwakili. Jadi unek-unek kami sebagai pengusaha, mengapa begitu sulitnya mengajukan izin. Untuk taat kepada aturan perizinan ini kami berusaha berinvestasi di sini dan berupaya patuh dan taat,” ungkap perwakilan One Two Six dalam forum tersebut.


Meski demikian, Panji menegaskan bahwa persoalan THM tidak bisa hanya dilihat dari aspek investasi dan administrasi semata.


“Keberadaan THM punya dampak sosial yang besar. Maka langkah Pemkab Tangerang yang meminta pengusaha duduk bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan unsur lingkungan sebelum izin diterbitkan itu sudah benar sebagai filter sosial,” katanya.


Selain itu, Muhamad Suryawan, selaku masyarakat asli Cikupa mengingatkan agar DPRD tidak terkesan lebih berpihak kepada kepentingan pengusaha dibanding menjaga aspirasi masyarakat lokal.


“Jangan sampai DPRD malah terlihat menjadi corong tempat hiburan malam. Masyarakat Cikupa dan Panongan punya hak mempertahankan nilai sosial dan budaya yang selama ini dijaga,” tegas Wawan


Menurutnya, jika seluruh kebijakan dipaksakan hanya berdasarkan legalitas administrasi tanpa mempertimbangkan dampak sosial, maka potensi degradasi moral di lingkungan masyarakat akan semakin besar.


LSM Bintang Indonesia pun meminta DPRD Kabupaten Tangerang menghormati langkah Pemkab yang mengedepankan pendekatan sosial dan kearifan lokal dalam proses perizinan THM di kawasan Citra Raya.

Reggy

 *PEDULI KESEHATAN, RUTAN MANNA GANDENG PUSKESMAS PASAR MANNA GELAR CEK KESEHATAN GRATIS*

By On Rabu, Mei 06, 2026








Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Manna – Komitmen memberikan pelayanan kesehatan optimal terus diwujudkan Rutan Kelas IIB Manna. Rabu, 06 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna berkolaborasi dengan Puskesmas Pasar Manna menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan.


Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Manna ini disambut antusias oleh pegawai dan WBP. Puluhan peserta memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan secara gratis.


Tim medis dari Klinik Pratama Rutan Manna, Ns. Aprianto, A.Md.Kep dan Yeni Susanti, A.Md.Kep, bersama tim medis Puskesmas Pasar Manna yang terdiri dari Zurnia Nita, S.Tr.Keb, Putri Permata Sari, S.Tr.Keb, Werdha Kamisari, S.Tr.Keb, Vitriana, A.Md.G, dan Meryh Haryati, A.Md.Keb, melayani peserta dengan humanis dan profesional.


Adapun layanan cek kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi dokter, serta pemberian obat dan vitamin sesuai indikasi medis.


Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi atas sinergi Puskesmas Pasar Manna. "Kegiatan ini bentuk nyata komitmen kami dalam memenuhi hak pelayanan kesehatan bagi WBP dan menjaga kesehatan pegawai. Terima kasih kepada tim medis yang sudah bekerja maksimal," ujar Hannibal.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Ke depan, Rutan Manna akan melaksanakan kegiatan serupa secara berkala serta memperkuat edukasi pola hidup bersih dan sehat di lingkungan Rutan.

(Humas Rutama Kreatif)

Pembangunan Paving blok di kp  Lebak Gedung Desa Cikande Jayanti banyak material Paving patah-patah dipasang

By On Rabu, Mei 06, 2026







Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Diduga Lemahnya pengawasan dari dinas terkait dalam pemasangan paving block di kampung Lebak gedong RT 1 RW 1 perbatasan kampung Cibeureum desa Cikande kabupaten Serang dengan Desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten tanggerang menuai pertanyaan para aktivis kabupaten Tangerang, pasalnya dalam pekerjaan banyak material paving blok yang sudah patah dan retak terpasang di lokasi pembangunan dan sistem kerja di borongkan, Rabu, 06/05/26.


Dalam proyek pemasang paving blok volume panjang 50 meter lebar 2 meter sumber dana dari Anggaran Dana Desa, (ADD) kini menuai pertanyaan pasalnya dalam pekerjaannya semua sistem diborong.


Pantauan awak media di lokasi yang terlihat dalam proyek pemasangan yang sudah hampir rampung, saat berbincang-bincang ke salah satu tukang mengatakan,, "iya kang cuman sampai segini aja, hanya panjang 50 meter, kalau kerjaan dari hari Senin (04/05/26), iya ini lambat dari barang  materialnya, pekerja selalu menunggu, kalau papan informasinya udah nggak ada udah di bawa kali sama pihak desa Cikande, ucapnya tukang, Selasa 05 mei 2026


Awak media mencoba konfirmasi ke pihak kantor desa TPK jaro mengatakan,  "iya kang semuanya di borongkan materialnya juga, kami dari pihak desa kendalanya ga punya duit, kan harus ada dana talangan dulu, coba aja kang konfirmasi ke pemborongnya ia RW 06 pak Mitro, ucapnya jaro.

A. Bewok/Red xbi//.*


Saat mencoba konfirmasi ke pemborong Mitro untuk menanyakan barang matrial pakai kW berapa dan banyak yang sompel retak pecah menjadi dua sampai saat ini Mitro belum menjawab samapi berita di layangkan

*Perdana, GEMATAS TAWAF di Kabupaten Tangerang Siap Jadi Role Model Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf*

By On Rabu, Mei 06, 2026







Kab Tangerang – xbintangindo.com

 Rabu, (6/5/2026) Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah wakaf melalui peluncuran Gerakan Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMATAS TAWAF) yang dilaksanakan di lingkungan Yabika Islamin School, Kabupaten Tangerang.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menyampaikan apresiasi atas langkah progresif yang diambil oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. Ia menilai percepatan program ini sebagai bentuk keberanian dan komitmen kuat dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan kepastian hukum atas tanah wakaf.


“Yang membuat saya selaku Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten merasa sangat bangga adalah keberanian dan kebesaran tekad Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang. Target yang semula dirancang dalam 3 tahun anggaran — dengan teliti dipetakan dalam sebuah roadmap yang komprehensif bersama Kantor Kementerian Agama — diputuskan untuk dipercepat menjadi hanya 1 tahun anggaran. Seluruh 1.634 bidang ditargetkan selesai pada Tahun 2026,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa langkah percepatan tersebut merupakan keputusan yang berani dan strategis, yang didukung oleh sistem yang kuat, koordinasi yang solid, serta semangat kolaborasi yang tidak padam. Dengan fondasi tersebut, ia optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai harapan.


Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten menegaskan dukungan penuh terhadap program ini. Seluruh dukungan teknis, kebijakan, dan koordinasi akan terus diperkuat guna memastikan pelaksanaan percepatan sertifikasi tanah wakaf di Kabupaten Tangerang berjalan lancar dan optimal.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Bupati Kabupaten Tangerag, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Badan Wakaf Indonesia (BWI) serta Nahdlatul Ulama (NU) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebagai salah satu pihak yang memiliki aset wakaf di wilayah tersebut. Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak bersepakat untuk bergerak bersama menetapkan batas-batas tanah wakaf sebagai langkah awal proses sertifikasi.


Penetapan batas tersebut menjadi dasar bagi Badan Pertanahan Nasional dalam melaksanakan tahapan selanjutnya, yakni pembuatan Peta Bidang Tanah (PBT) hingga penerbitan sertipikat. Dengan pola kerja kolaboratif ini, proses yang semula direncanakan selama 3 tahun dapat dipercepat menjadi hanya 1 tahun, sehingga memberikan manfaat yang lebih cepat bagi masyarakat.


Ke depan, model kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai role model pertama, dengan harapan keberhasilan ini dapat direplikasi di daerah lain sehingga percepatan sertifikasi tanah wakaf dapat terwujud secara menyeluruh.(Oman ncek)

Diduga Lambat ditangani, Korban Penganiayaan dan Perampasan Uang oleh Oknum Pegawai Tol Jasa Marga Pertanyakan Perkembangan Laporannya ke Diskrimun Polda Banten

By On Minggu, Mei 03, 2026








‎Tangerang, -- xbintangindo.com --

Dugaan penganiayaan, pengeroyokan, perampasan hingga pencurian terhadap Juli sopir kontener dilakukan 2 orang oknum tim jasa marga jalan tol Balaraja dan 1orang security, Minggu 03 Mei 2026.

‎Meski korban bernama Juli telah melaporkan kejadian tersebut  pada tanggal 26 April 2026 di SPKT Polda Banten. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan atau pemberitahuan dari Ditresrimum Polda Banten.

‎Dari hasil video yang diberikan ke tim Redaksi, terlihat dengan jelas korban mengalami luka luka dan lecet. Korban juga kehilangan uang jalan sebesar Rp. 700.000 ( tujuh ratus ribu rupiah) yang diduga dirampas oleh 3 orang oknum dibawah naungan Jasa Marga jalan tol Balaraja. Tak hanya itu, kunci kendaraan Juli pun dibawa oleh oknum tersebut.

‎Ketika diminta keterangannya, Juli korban dijalan tol mengatakan, saya lagi berhenti, dari arah Tanjung Priok ke Cilegon karena radiator kendaraan yang saya bawa panas bawa muatan berat.

‎" Tidak berselang lama saya didatangi oleh 2 orang tim jasa marga dan 1 berpakaian security, mereka nanya kamu ngapain berhenti disini, saya jawab, lagi dinginin radiator dan cek angin ban, tapi jawaban saya tidak dihiraukan mereka langsung memukuli saya lalu membawa kunci kontak mobil kontener, saya kembali bertanya kenapa saya dipukul mereka tidak menjawab hanya mengatakan nanti ambil kuncinya, suruh pengurus lo datang ke cikupa, jelas Juli.

‎Dan setelah kejadian tersebut saya melaporkan ke SPKT Polda Banten, dan diterima oleh Ditresrimum, akan tetapi sampai saat ini belum mendapat kabar baik, sehingga saya mengadukan ke awak media," bebernya.

‎Sedangkan Andoy sebagai paman dari juli  berasal dari desa panyabrangngan sangat menyayangkan insident yang terjadi menimpa ponakannya karena pekerjaan supir adalah pekerjaan yang paling mulia. Dan saya meminta untuk Polda Banten untuk segera menangkap oknum sekuriti dan oknum jasa marga, ungkapnya.

Juman Spdi, " Rutinitas Kultum di SDN Jayanti 1 Agar Murid-murid Memperbanyak ilmu Pengetahuan Agama Islam":

By On Jumat, April 24, 2026










Foto : Guru Juman Spdi saat memberikan kultum kepada murid-murid SDN Jayanti 1.

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Kuliah tujuh menit (Kultum) tentang pengetahuan ilmu agama khususnya Islam hal tersebut dilaksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah menjadi agenda rutin setiap hari Jumat.


Juman Spdi dewan Guru SDN Jayanti 1 saat konfirmasi wartawan menjelaskan jika olahraga dan kultum sudah menjadi agenda Rutinitas murid-murid SDN Jayanti 1.










" Selain olahraga kultum pun sudah lama menjadi agenda Rutinitas yang dilaksanakan murid-murid SDN Jayanti 1, kultum tentang pengetahuan ilmu agama khususnya agama Islam hal tersebut agar anak-anak mendapatkan lebih banyak pengetahuan agamanya." Kata Juman.


Begitu pula dikatakan Kepala sekolah SDN Jayanti 1 R. Sumantri Spdi, " kami sangat mendukung program agenda Rutinitas Kultum tentang pengetahuan ilmu agama Islam di setiap hari Jumat sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar, menurut saya memperbanyak pengetahuan agama itu sangat penting untuk anak-anak sebagai regenerasi, " ujarnya.


Kepsek SDN Jayanti 1 mendoakan, " semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT... Amien.." ucap Kepsek SDN Jayanti 1.

Murid-Murid SDN Jayanti 1 Mengeluh, Diduga Menu Sisa, Basi dan Bau disajikan Kembali oleh SPPG Gandasari Desa Jayanti Kab. Tangerang

By On Rabu, April 22, 2026









Foto - SDN Jayanti 1 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

 Ada-ada kelakuan SPPG Gandasari Desa Jayanti kecamatan Jayanti Kabupaten Tanggerang Banten diduga menu sisa kemarin (Senin 20/04/26) disajikan kembali ke murid-murid SDN Jayanti 1 (Selasa 21/04/26), akhirnya ketika hendak dimakan oleh murid-murid bau makanan basi sudah menghilangkan selera makannya. Rabu, 22/04/26.


Salah satu murid SDN Jayanti 1 saat menceritakan keluhan tentang makanan MBG yang basi dan bau kepada wartawan media online xbintangindo.com.


"Waktu hari Selasa 21 April 2026 makanan MBG yang dikirim ke SDN Jayanti 1 gak kemakan, makanannya udah pada basi dan bau, tapi menu ayamnya gak basi, yang basi itu sayurannya," katanya.


Lanjut, " itu makanan MBG tercium baunya udah terasa ketika membuka kotak nasi. Teman-teman saya juga bilangnya begitu, makanannya bau...teriak murid-murid lainnya waktu kemarin (21/04/26), pihak MBG juga datang ke sekolah orang nya gendut ngecek makanan basi itu. " Cerita keluhannya.


"Tapi untuk hari ini seh makanan nya bagus, tak abisin makanannya tadi." Ujarnya . Rabu, 22/04/26.


Pandji Abdillah SE ketua LSM Bintang Indonesia angkat bicara, " SPPG Gandasari Desa Jayanti ini sering ada keluhan tentang makanan yang disajikan ke anak-anak di desa Jayanti, saya berharap kepada ahli gizi nya lebih focus lagi tentang higienis makanan siap saji nya, anak-anak Indonesia harus sehat dan mendapatkan makanan yang layak makan. " Ujar Panji.


Panji juga berharap kepada BGN agar memberikan teguran keras kepada SPPG Gandasari Desa Jayanti agar kedepannya lebih baik lagi. " Harap Panji.


Sampai berita ini disiarkan pihak SPPG Gandasari Desa Jayanti belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*


Pemkab Tangerang Gencarkan Pembangunan Tandon Air untuk Atasi Genangan Banjir

By On Selasa, April 21, 2026







Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya mengurangi genangan air saat musim hujan dengan menggencarkan pembangunan tandon air di seluruh kecamatan.


Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penanggulangan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah rawan genangan. 


Tandon air tersebut berfungsi sebagai tempat penampungan sementara air hujan sebelum dialirkan ke saluran pembuangan utama. 


Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah Effendi menjelaskan bahwa pembangunan tandon air sudah berjalan secara bertahap dan ditargetkan menjangkau seluruh kecamatan dalam beberapa tahun ke depan. 


"Kami sudah melakukan pembangunan tandon air di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang hal ini untuk mengurangi genangan air seperti di Kecamatan Curug dan Kecamatan Tigaraksa," katanya. 


Ditambahkan Iwan, selain pembangunan tandon, pemerintah daerah juga melakukan normalisasi saluran air serta peningkatan sistem drainase untuk mendukung efektivitas pengendalian banjir.


"Normalisasi sungai juga kami lakukan, yaitu meliputi pengerukan sedimentasi, pembersihan sampah, serta pelebaran badan sungai guna memperlancar aliran air," ujarnya. 


Normalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampung Sungai Cirarab, sehingga risiko banjir dapat ditekan, khususnya saat musim hujan. 


Masyarakat pun diimbau untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air, agar fungsi tandon dan drainase dapat berjalan optimal. 


Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan risiko genangan air saat hujan deras dapat diminimalisir, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu. (Sly)

 *SMP Negeri 1 Jayanti Menggelar Upacara Bendera Merah Putih Bentuk Rasa Cinta Terhadap NKRI*

By On Senin, April 13, 2026





Kabupaten Tangerang || Upacara Bendera Merah Putih yang rutin digelar setiap harin Senin dihalaman Sekolah Menengah Pertama Negeri Satu Jayanti Kabupaten Tangerang-Banten  (Senin 13/04/2026).


Sejak pukul 07.00 WIB, siswa-siswi SMPN 1  Jayanti sudah berbaris untuk melaksanakan upacara bendera merah putih.





Kegiatan tersebut adalah  kesiapsiagaan serta memupuk rasa kekompakan  para Guru dan Murid di Lingkungan SMPN 1 Jayanti  dalam menumbuhkan  rasa cinta terhadap para pahlawan bangsa sebagai pejuang kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Pemimpin Upacara Bendera Merah Putih yakni  Andreas Sitinjak kelas 7 F, sebagai anggota Paskibra yang sudah ditunjuk oleh pihak Guru, sedangkan Pembina Upacara adalah Siti Rusdiah S.Pd.


Pesan yang disampaikan oleh Pembina Upacara dalam sambutannya.

" Harapan saya pada semua siswa-siswi yang ada dilingkungan sekolah SMPN 1 Jayanti adalah menjaga tata tertib yang sudah diterapkan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, disiplin dalam waktu, dan selalu bertanggung jawab dalam setiap tugas, serta  memupuk rasa semangat dalam kekompakan  gotong royong, dan selalu cinta tanah air serta mengenang para Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Agar dalam hati kita tumbuh cinta akan NKRI " ujarnya dalam pidato upacara.


Nampak semua siswa-siswi SMPN 1 Jayanti berbaris dengan tertib, Dewan Guru juga ikut upacara sebagai bentuk dukungan terhadap setiap kegiatan yang selalu rutin digelar setiap hari Senin.

Upacara selesai, siswa-siswi masuk dengan tertib serta siap untuk belajar.

Red xbi//.*

*Korban Pengeroyokan di Muscab PKB Kabupaten Tanggerang Buat Pelaporan di Polres Tangerang, oknum Kader PKB Baju Hijau dicari Polisi...!"*

By On Sabtu, April 11, 2026

Foto: Samsudin korban pengeroyokan di depan kantor PKB kabupaten Tangerang, sedang dimintai keterangannya saat buat laporan.

Kabupaten Tangerang || Acara persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat Kabupaten Tangerang berujung pelaporan di Polresta Tangerang (Jum'at 10/04/2026).


Acara yang semula berjalan damai, tiba-tiba berubah bak sedang menyaksikan drama film India. Seorang laki-laki berbaju hijau diduga sengaja memprovokasi rekan-rekannya untuk berbuat kisruh, mendorong kencang seorang aktivis kabupaten Tangerang. Jumat 10/04/26.







Samsudin selaku korban dari pengurus Ketua Ranting PKB Desa Sumur Bandung yang juga seorang aktivis kabupaten Tangerang angkat bicara saat dimintai keterangannya dihadapan awak Media.


"Berawal dari aksi ingin menyampaikan aspirasi perubahan dalam penentuan Calon Pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa tingkat Dewan Pimpinan Cabang kabupaten Tangerang, akhirnya suasana berubah menjadi ricuh bahkan sampai terlontar kata- kata "penyusup" kepada salah seorang , saya sampai didorong kencang oleh beberapa orang saya menjadi korban pengeroyokan," ujar Samsudin.


Tidak hanya disitu korban pengeroyokan juga mengalami kerugian materiil dan inmateriil, dan yang paling mengganggu keluarga korban adalah dengan beredarnya vidio kericuhan di medsos hingga keluarga saya pada menangis " terang korban.

Lanjut Samsudin, " Saya merasa di rugikan bukan hanya secara fisik,tapi juga materiil dan inmateriil ,dan persoalan ini juga sudah di laporkan kepada pihak penegak hukum demi memberikan efek jera kepada kader PKB yang arogan" ujar korban pengeroyokan dalam aksi di depan Kantor DPC PKB Kabupaten Tangerang.


Salah satu peserta aksi sekaligus Ketua Ranting PKB Desa Sumur Bandung PAC Jayanti menjadi korban pengeroyokan atas nama Samsudin , mendatangi Polres Tangerang untuk mengadukan persoalan yang sedang dialaminya.


Di Polres Tangerang, jajaran anggota  Reskrim Polres Tangerang menerima laporan tersebut, selanjutnya pihak Polres Tangerang bagian Reskrim akan melaksanakan tugasnya jika berkas pelaporan sudah dianggap lengkap.


Hingga terbitnya berita ini, pihak DPC PKB Kabupaten Tangerang belum dikonfirmasi.

Red xbi//.*

*HBP Ke-62, Rutan Kelas I Tangerang Laksanakan Bersih-Bersih Tempat Ibadah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.*

By On Kamis, April 09, 2026





Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan tempat ibadah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, Kamis (09/04).


Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Nur Akbar ini merupakan bagian dari implementasi program “Pemasyarakatan Bersih” serta tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan melibatkan jajaran pejabat struktural, petugas, serta warga binaan yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Bakti sosial diawali dengan kegiatan bersih-bersih yang mencakup seluruh area masjid, mulai dari ruang utama salat, tempat wudhu, toilet, karpet, hingga halaman sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar oleh tenaga kesehatan Rutan Tangerang, meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, serta pemberian obat dan vitamin.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian jajaran Pemasyarakatan kepada masyarakat sekaligus sarana pembinaan positif bagi warga binaan.


“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat integrasi antara petugas, warga binaan, dan masyarakat,” ujar Irhamuddin.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prinsip pembinaan berbasis masyarakat, di mana warga binaan dilibatkan dalam kegiatan positif yang memberikan dampak langsung dan terukur.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Pemasyarakatan dengan masyarakat, sekaligus membangun citra positif institusi sebagai bagian dari sistem pelayanan publik yang humanis dan berintegritas.

Proyek Rehabilitasi Jln Lingkungan Sistem  Hotmix Rp. 78.912.000,- Desa Carenang Cisoka diduga "dikorupsi"

By On Selasa, April 07, 2026








Foto : lokasi proyek yang telah di bangun 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Proyek pembangunan rehabilitasi, peningkatan, pengerasan jalan lingkungan pemukiman  dengan sistem Hotmix di Desa Carenang kecamatan Cisoka Kabupaten Tanggerang Banten dengan nilai anggaran Rp. 78.912.000,- (Tujuh Puluh delapan juta sembilan ratus dua belas ribu rupiah) pelaksana dengan sistem swakelola diduga proyek tersebut "dikorupsi". Selasa, 07/04/26.




Keluhan proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan pengerasan jalan lingkungan pemukiman desa Carenang dilontarkan salah satu warga kecamatan Cisoka AG," dalam pantauan saya jika Hotmix yang digelar di lokasi proyek diduga Hotmix dengan mutu tidak bagus, pasalnya Hotmix yang digelar mudah rapuh dan carang-carang, plingkut pada Hotmix tidak maksimal dan ketebalan Hotmix pun tipis, saya yakin jika nilai anggaran Rp. 78.912.000,- tidak dihabiskan untuk proyek tersebut, berapa rupiah pun yang mengurangi anggaran amanah pemerintah itu sama saja"Korupsi"." Ujarnya.


Lanjut AG," dugaan saya paling proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan pengerasan jalan lingkungan pemukiman di desa Carenang Cisoka " Dikorupsi " oleh pelaksana dan penanggung jawab, dugaan saya dan estimasi biaya yang dikeluarkan semuanya untuk dilokasi proyek tersebut paling menghabiskan Rp. 45.000.000,- an, saya minta kepada inspektorat kabupaten Tangerang dan kepolisian dapat segera turun ke lapangan lokasi proyek tersebut agar dugaan saya ini benar atau tidak jika proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan pengerasan jalan lingkungan pemukiman desa Carenang di "Korupsi"." Tuturnya.


Sampai berita ini ditulis pelaksana proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan pengerasan jalan lingkungan pemukiman desa Carenang Cisoka belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

 H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

By On Senin, April 06, 2026




KABUPATEN TANGERANG - Upaya mengatasi permasalahan sampah tak bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang sendirian. Untuk itu, Pemkab Tangerang diminta tidak menutup diri dari kelompok - kelompok pegiat lingkungan, termasuk masyarakat yang mengelola bank sampah.


Hal itu diungkapkan Aktivis Ketua LSM KOMPAK-TRB (Komunitas Masyarakat Pemberantas Korupsi - Tangerang Raya) sekaligus tokoh Masyarakat Kecamatan Sukamulya.(06/04/2026) 





Miris melihat kondisi badan jalan Raya Pasar Ceplak, Kecamatan Sukamulya - Kronjo, kini telah berubah fungsi secara liar dan menjadi tempat pembuangan sampah. Tumpukan sampah rumah tangga, sampah pasar Tradisional Ceplak tersebut terlihat menggunung di pinggir jalan hingga memakan badan jalan, dan memicu keresahan serius bagi warga dan para pengguna jalan,"tegasnya


Pemandangan ini bukan sekadar kumuh, tapi juga menimbulan aroma tak sedap, karena sejak 2 Minggu lalu menumpuk serta terkesan sengaja dibiarkan membusuk tanpa adanya penanganan serius dari dinas terkait. 


H. Retno Juarno SH, kepada Awak Media mengatakan," Ini sudah lebih dari 2 minggu, dan sangat mengangu kenyamanan masyarakat sekitar, kondisi ini jelas berpotensi menjadi PR serius. "Lihat sendiri,Lalat, Nyamuk, hingga tikus dengan leluasa berkembang biak di lokasi tersebut. Hal tersebut jika dibiarkan, maka siap - siap ancaman penyakit seperti Diare, demam berdarah, dan gangguan pernapasan pasti bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan tinggal menunggu waktu,"ucapnya kesal


Bau menyengat yang tercium hingga radius cukup jauh. Para pengendara yang melintas juga terpaksa menutup hidung, bahkan tak sedikit yang memilih memacu kendaraan lebih cepat demi segera keluar dari area tersebut.


Disini lagi - lagi masyarakat juga harus paham alurnya, jangan hal - hal seperti ini yang di salahkan Pemimpin Daerahnya (red.Bupati atau Camat), Padahal memang kinerja bawahan (red.UPTD Wilayah 1) yang diberikan tugas tidak bisa bekerja dengan benar serta laporannya ABS (Asal Bapak Senang)," ucapnya.


Oleh karena itu, Saya selaku Ketua LSM KOMPAK-TRB dan tokoh masyarakat Kecamatan Sukamulya, dalam waktu dekat akan segera bersurat secara resmi meminta kepada Kepala Dinas DLHK Kabupaten Tangerang atau pak Bupati, agar segera mengevaluasi kinerja Kepala UPTD Wilayah 1 atau d Non Job kan, jika memang tak " Becus " kerja serta tak pernah ada berkoordinasi atau berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan setempat, "tegasnya


Diketahui, ruas jalan tersebut merupakan wilayah pelayanan pengangkutan sampah oleh UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah I di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang. dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di jalur - jalur vital yang menjadi akses utama warga.


“Kebersihan lingkungan atau wilayah adalah tanggung jawab kita bersama. Tanpa adanya dukungan seluruh lapisan masyarakat, niscaya akan tercipta Tangerang Yang Semakin Gemilang,"tambahnya


Sementara itu Camat Sukamulya, H. Khalid Mawardi, S.Sos.,S.IP., MM menjelaskan, Jika Tim kebersihan Kecamatan Sukamulya setiap hari rutin bergerak ke lokasi titik - titik sampah  untuk merapikan sekaligus mengangkut sampah di 8 Desa," ungkapnya


Namun jika di cermati dengan benar, adanya keterbatasan armada kendaraan pengangkur di Kecamatan Sukamulya hanya 1 unit, sementara harus mengcover 8 Desa. "Itu sebenarnya kewenangan Dinas, karena untuk lintasan jalur atau ruas jalan tersebut merupakan wilayah pelayanan pengangkutan sampah oleh UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah I di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Namun demikian, pihak Pemerintah Kecamatan Sukamulya tetap mengambil, sebagai bentuk peran aktif serta sinergi lintas instansi dalam menjaga kebersihan lingkungan secara bertahap," ujar Khalid


Camat Sukamulya juga menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kecamatan dalam merespons keluhan masyarakat, terlebih saat ini Kecamatan Sukamulya telah memasuki Aniversary nya yang ke-19, dengan mengusung Motto nya : "Kolaborasi, Bersama Membangun, Untuk Kemajuan Masyarakat"


“Hal ini memang sudah menjadi kewajiban kami sebagai Pemerintah Kecamatan Sukamulya dalam menjawab keluhan masyarakat. Namun, kami juga menggandeng semua pihak, untuk ikut serta melakukan koordinasi lintas instansi agar penanganan sampah dapat berjalan optimal,” ujarnya kepada wartawan


Sikap diam,Kepala UPTD Wilayah 1, Bubung, memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Apakah persoalan ini dianggap remeh, atau ada unsur pembiaran ?


Diketahui sebelumnya, beredar video Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid sangat geram saat menanyakan jumlah Ritase pengangkutan sampah dalam sehari, yang dijawab oleh seorang sopir truk sampah tersebut hanya satu kali dalam sehari.


Sontak, Publik semakin banyak yang menilai bahwa kinerja DLHK Kabupaten Tangerang tidak sesuai ekspektasi Bupati Tangerang.

Red xbi//.*

 *DPP BIAS Soroti Tragedi Sopir Terlindas Tronton di PT Harindra Sukses Bersama, Akan Laporkan ke Disnaker*

By On Sabtu, April 04, 2026

Kabupaten Tangerang — Insiden tragis yang menelan korban jiwa kembali terjadi di lingkungan kerja. Seorang sopir asal Lebak, Rangkasbitung, bernama Ibrohim (25), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan tronton di area gudang PT Harindra Sukses Bersama yang berlokasi di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (03/04/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban diduga tengah beristirahat dengan posisi berada di kolong kendaraan milik rekannya yang akan melakukan aktivitas bongkar muat. Tanpa mengetahui keberadaan korban di bawah kendaraan, sopir tersebut kemudian menjalankan mobilnya setelah mendapat instruksi untuk maju dari pihak perusahaan.


Pergerakan kendaraan yang tidak disadari tersebut berujung fatal, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban sempat dilarikan ke RSU Balaraja untuk keperluan medis lebih lanjut sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga. Penanganan kejadian turut didampingi oleh pihak kepolisian dari Polsek Cisoka serta pengurus angkutan setempat.


Menanggapi peristiwa tersebut, Eky Amartin selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Independent Anti Suap Indonesia (DPP BIAS Indonesia) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus menyoroti aspek keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.


Eky menegaskan bahwa kejadian ini patut menjadi perhatian serius, khususnya terkait penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.


"Peristiwa ini tidak bisa dipandang sebagai musibah semata. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan pengawasan kerja di perusahaan, khususnya terkait penerapan K3. Pertanyaannya, apakah prosedur keselamatan sudah dijalankan secara optimal atau justru terjadi kelalaian yang berpotensi merugikan nyawa pekerja," tegasnya.


Lebih lanjut, Eky juga menyoroti peran dan fungsi pengawasan dari instansi terkait, dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja.


"Kami akan mengadukan kejadian ini kepada Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan apakah pengawasan terhadap perusahaan telah berjalan sebagaimana mestinya. Negara melalui Disnaker memiliki tanggung jawab untuk menjamin bahwa setiap perusahaan menerapkan standar keselamatan kerja secara ketat dan konsisten," lanjutnya.


DPP BIAS Indonesia menilai bahwa insiden ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, tidak hanya bagi perusahaan yang bersangkutan, tetapi juga bagi seluruh pelaku usaha yang bergerak di sektor serupa.


Eky menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan mengenai tanggung jawab serta langkah konkret yang diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Acep Eman Kades Cikande Kecamatan Jayanti Tutup Usia, Pokja Wartawan Jayanti MengUcapkan Turut Berduka cita

By On Jumat, April 03, 2026

Kabupaten Tangerang || Kepala Desa Cikande Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang tutup usia di hari Jum'at 03 April 2026.


Kepergian sosok Almarhum (Acep Eman) sebagai orang nomor satu di Desa Cikande Kecamatan Jayanti, tentu meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga, sahabat juga kolega serta warganya.


Sejak menjabat sebagai Kades, sikap sederhana dan disiplin selalu diterapkan pada bawahannya.


Contoh kecil yang sering diterapkan adalah datang tepat waktu di pagi hari kala bertugas ke desa, dan jalan kaki dari rumah ke kantor desa walau sebenarnya punya kendaraan. Serta selalu siaga di desa demi melayani masyarakat.


Hal-hal yang demikian jarang terjadi untuk Kades yang lain, berbeda dengan Acep Eman (Alm). Sejak hidupnya beliau selalu memberikan dedikasi yang baik untuk orang-orang yang dianggap sudah seperti saudara.


Sikap tegas selalu diterapkan pada setiap tugasnya, agar menjadi sebuah tuntunan dan pembelajaran pada bawahannya.


Do'a terucap dari Kelompok Kerja (Pokja) Jayanti. Yang tergabung di Media, LSM, Ormas, dan OPD se -Kecamatan Jayanti.


Semoga Almarhum Acep Eman pulangnya membawa Iman & Islam, di ampuni dosanya semasa hidupnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian yang pedih ini. Amiin...

Selamat jalan semoga bahagia dan tenang di alam kubur.

 1 Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi 2026.

By On Kamis, Maret 19, 2026







TangerangRumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melaksanakan pemberian Remisi Khusus (RK) Hari Raya Nyepi Tahun 2026 kepada satu orang warga binaan, pada Kamis (19/3).


Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik serta aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat di lingkungan Rutan Kelas I Tangerang.


Mewakili Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, kegiatan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2026 dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Sigit Teguh Riyanto.


Adapun jumlah warga binaan yang menerima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi Tahun 2026 sebanyak 1 orang, dengan besaran remisi yang diberikan adalah 1 bulan.


Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku.


“Remisi khusus Hari Raya Nyepi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Kami berharap hal ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Irhamuddin.


Ia juga menegaskan bahwa Rutan Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan secara optimal dalam rangka mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.


Dengan adanya pemberian remisi ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk menjalani masa pidana dengan penuh kesadaran serta semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Ramadhan Penuh Berkah Media  Suarabantenpost.com Bagikan 500 Takjil Santuni Puluhan Anak Yatim-Piatu Dan Buka Bersama

By On Minggu, Maret 15, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com +-

Marhaban ya ramadhan Bulan suci Ramadhan bulan yang penuh berkah bulan seribu bintang yang di laksanakan kaum umat muslim di isi dengan berbagi kebajikan dalam melaksanakan ibadah puasa mendapatkan keberkahan keridhoan dari Allah yang maha kuasa dalam mempertebal keimanan dan ketaqwaan pada Allah sang pencipta alam semesta.


Pimpinan Redaksi (Pimred) Suarabantenpost .Com RUDI bersama jajaran anggota media melaksanakan kegiatan bakti sosial Bagikan 500 takjil Santunan Anak Yatim & Buka Bersama di Kantor Redaksi 15/03/2026


Turut serta hadir dalam acara bakti sosial Pimred Suarabanten Post.com Rudi Dan Istri tercinta ibu Rahayu beserta jajaran anggota media (SBP) Ketua  Tokoh Agama Anak Yatim Piatu Dhuafa dan tamu undangan lainnya


“Pujisyukur kita ucapkan pada Allah yang maha kuasa yang sudah memberikan bermacam macam kenikmatan pada kita semua diantaranya nikmat sehat dan panjang umur sehingga kita semua bisa hadir dalam acara buka puasa bersama anak yatim dan duafa di kantor Redaksi Media Suarabantenpost.com kami.”Jelasnya Rudi Pimred Suara Banten Pos Com pada media.


Sebelumnya saya ucapkan terimakasih pada adek adek anak yatim piatu  yang sudah bisa menghadiri undangan kami untuk bisa melaksanakan buka puasa bersama dan alhamdulilah kami memiliki sedikit rezeki kami berikan santunan anak yatim piatu dalam acara buka puasa bersama tersebut.


Masih kata Rudi Pimpinan Redaksi (SBP) Suarabantenpost.com masih dalam Bicaranya tidak lupa kami memohon maaf pada semua yang hadir dalam acara bukber puasa bersama apabila jamuan kami yang kurang maksimal mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar besarnya.


Kami berharap apa yang sudah kami berikan berbagi rezeki dengan anak yatim piatu bisa diterima jangan dilihat nominalnya namun kami berharap apa yang sudah kami berikan bisa sedikit mengurangi untuk keperluan adek adek kita yang sudah di tinggal kan oleh orang tuanya dan mudah mudahan kita semua di berikan umur panjang rezeki yang lebih sehingga tahun depan bisa melaksanakan kegiatan sosial kedepannya bisa lebih banyak lagi.”Tutupnya.(RED)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *